Awal Terbentuknya Asosiasi Klub Futsal Indonesia
Awal terbentuk dan langkah-langkah awal Asosiasi Klub Futsal Indonesia seperti yang dijelaskan Sekjen-nya, Ikhlas Bahar.
visibility  1751 kali
Uniba Batam Tunggu Kongres Futsal PSSI
Dualisme kepengurusan futsal Nasional yang terjadi di awal 2014 ini membuat tim-tim futsal seperti bingung untuk memilih jalan. Tim ini pun akhirnya seperti ikut terbelah karena dualisme. Salah satu tim futsal amatir yang bermain untuk Nusantara Futsal League (NFL) Uniba FT Batam mengaku, tetap ingin berada di bawah PSSI meski sempat ragu. Uniba Batam sendiri merupakan juara NFL Serie A dan berhak promos ke Indonesia Futsal League 2014 (IFL). "Uniba hanya memilih organisasi yang resmi, bukan yang ilegal yang ibaratnya akan menyaingi BFN dan PSSI," kata Jamal, pelatih Uniba. BACA JUGA: Ini 7 Peran Kerja Untuk Futsal Indonesia Yang Perlu Dijalankan AKFI Diungkapkan Jamal, timnya saat ini sudah mempersiapkan diri untuk berlaga di IFL dari awal Januari. "Kami saat ini sedang persiapan menuju Liga Pro saja. Latihan rutin dan kompetisi antar Mahasiswa kami juga kami programkan." Saat ini, Uniba lebih memilih menunggu hasil kongres futsal yang akan diadakan PSSI sambil persiapan menghadapi IFL. "Kami menunggu hasil dari kongres futsal yang akan dijalankan PSSI saja. Kami juga tunggu kejelasan kelanjutan kompetisi yang diadakan BFN dan PSSI," ujar Jamal. "Kami berharap kedepannya PSSI dan BFN mau lebih turun ke daerah-daerah untuk menyaring pemain-pemain potensial dari daerah. Bukan hanya pemain dari pulau Jawa saja yang diperhatikan. Promosi dan publikasi kompetisi yang diadakan juga sangat perlu untuk menaikkan demam futsal di Indonesia," pungkas Jamal.
visibility  3565 kali
Futsal Indonesia Harus Punya Kalender dan Program Jangka Panjang
Futsal Indonesia yang tiga tahun belakangan terlihat tak terlalu menanjak prestasinya disinyalir akibat kegagalan Badan Futsal Nasional (BFN) yang tak membuat program jelas untuk olahraga yang semakin berkembang ini. Menurut Ikhlas Bahar, sekjen Asosiasi Klub Futsal Indonesia (AKFI), ketidakbecusan BFN untuk menangani masalah program ini mengakibatkan klub-klub menjadi tak jelas arah setelah bermain di Indonesia Futsal League yang hanya berlangsung 4-5 bulan. "Kalau alasannya hanya mentok di dana berarti mereka tak mengerti manajemen komunikasi yang baik. Masalahnya hanya komunikasi para petinggi BFN ini terhadap industri-industri yang mau menginvestasikan keuntungan atau CSR-nya di futsal. Banyak perusahaan yang mau mendanai kegiatan futsal Indonesia hanya dengan dana CSR," ucap Ikhlas. BACA JUGA: PSSI Larang Asprov Hadir di Kongres Futsal AKFI? Untuk itu Ikhlas bersama AKFI yang akan menyelenggarakan Kongres Futsal Nasional pada 19-20 Januari nanti sudah membawa cetak biru rencana mereka untuk kemajuan olahraga ini kedepannya. "Di kongres nanti kami akan paparkan blueprint dan rencana jangka panjang AKFI. Kami sudah siapkan program dan rencananya. Kami sudah punya pemikiran untuk jangka panjang. Program ini memang sangat dibutuhkan untuk futsal Indonesia saat ini," tambah pemilik klub Brilyan Sport ini. Selain membuat kalender kegiatan selama setahun dan untuk jangka panjang, AKFI juga sudah membuat standarisasi penilaian profesionalitas klub-klub futsal yang ada. "Saya pikir banyak orang yang melihat kegiatan yang kami buat ini dari sisi positifnya untuk futsal nasional," pungkasnya. Kongres AKFI sendiri akan rencananya akan digelar pada 19-20 Januari di Hotel Mercure Convention Center, Ancol, Jakarta Utara dengan mengagendakan pembentukan kepengurusan Asosiasi Futsal Indonesia dan program futsal kedepannya.
visibility  1946 kali
PSSI Larang Asprov Hadir di Kongres Futsal AKFI?
Meski tak direstui PSSI, kongres yang akan dihelat Asosiasi Klub Futsal Indonesia pada 19-20 Januari nanti akan terus bergluir. Namun satu lagi halangan yang didapat AKFI untuk menggelar hajatan mereka ini. Menurut Efraim Ferdinand, sekjen Badan Futsal Nasional (BFN) yang hadir dalam rapat kordinasi seluruh badan di bawah PSSI beberapa waktu lalu di kantor Badan Liga Indonesia bilangan Kuningan Jakarta Selatan, PSSI tak mengenal organisasi tidak resmi seperti AKFI. Untuk itu Efraim menambahkan, seluruh badan serta Asosiasi Provinsi PSSI (Asprov) dilarang untuk mengikuti kongres AKFI. "PSSI tak mengizinkan Asprov ikut dalam kongres futsal AKFI karena kongres ini hanya PSSI yang berhak menyelenggarakan kongres." BACA JUGA: Dua Kongres Futsal Tak Direstui PSSI "PSSI telah membuat surat larangan Asprov untuk mengikuti kongres AKFI. Surat dari AKFI untuk menyelenggarakan kongres saja tak dibalas PSSI karena memang tak mengenal dan bukan dibawah PSSI," lanjut Efraim. "Untuk klub futsal yang ingin ikut Kongres ya silahkan saja karena memang AKFI kan perkumpulan klub futsal. Tak dilarang jika mereka berkumpul dan bertukar pendapat," tandasnya. Sebelumnya, BFN juga harus gigit jari karena kongres yang akan digelarnya ditolak oleh PSSI. Menurut PSSI, hanya komite futsal arahan merekalah yang berhak menyelenggarakan Kongres. Belum diketahui kapan kongres futsal nasional PSSI akan dihelat.
visibility  1696 kali
Dua Kongres Futsal Tak Direstui PSSI
PSSI rupanya tak merestui dua kongres yang digelar oleh Badan Futsal Nasional dan Asosiasi Klub Futsal Indonesia (AKFI). Hal ini diketahui pada rapat kordinasi yang digelar PSSI di kantor Badan Liga Indonesia, bilangan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (9/1/2014). Menurut sekjen BFN, Efraim Ferdinand, PSSI tak memberi izin digelarnya kongres oleh BFN maupun AKFI. "Hanya PSSI yang dapat menyelenggarakan kongres futsal Nasional." ucap Efraim kepada Bolalob. Dalam hal ini, komite futsal PSSI yang berhak menyelenggarakan kongres. BACA JUGA: Mau Jago, Timnas Futsal Indonesia Harus Berguru ke Luar Negeri "PSSI sepertinya memang belum terpikirkan ingin membuat kongres. Jadi kemungkinan kongres futsal ini ditunda sampai waktu yang tak ditentukan. Saya belum dapat memprediksi kapan Kongres ini akan berlangsung," lanjutnya. Untuk masalah Kongres AKFI, Efraim menyebut, PSSI tak mengenal AKFI karena diluar dari PSSI. "PSSI tidak mengenal AKFI kaena diluar organisasi yang dibawhinya, jadinya mereka tak membalas surat yang dikirimkan AKFI," tambahnya. Kongres AKFI sendiri rencananya akan digelar pada 19-20 Januari di Hotel Mercure Convention Center, Ancol, Jakarta Utara dengan agenda utama mendirikan Asosiasi Futsal Indonesia.
visibility  2384 kali
Dianggap Sudah Bubar, BFN Tak Diundang di Kongres Futsal AKFI
Kongres Futsal Indonesia yang digelar Asosiasi Klub Futsal Indonesia (AKFI) akan diselenggarakan pada 19-20 Januari mendatang di Jakarta. Namun, Badan Futsal Nasional (BFN) tak dilibatkan dalam penyelenggaraan kongres ini. Menurut Ikhlas Bahar, Sekjen AKFI, tak diundangnya para pengurus BFN di perhelatan yang mereka adakan ini dikarenakan track record-nya yang dianggap tak membawa futsal Indonesia maju ke arah yang baik. "Futsal Indonesia ini lebih baik tahun 2009 daripada saat ini. Buktinya peringkat Indonesia di FIFA menurun terus," kata Ikhlas kepada Bolalob. "Kami menganggap pengurus BFN sudah bubar per januari ini seperti yang diberitakan. Selain itu pengurus BFN juga kurang aktif. Harusnya jika sudah tak mau lagi mengurus BFN, bisa mundur dari kemarin-kemarin," ucap Ikhlas. BACA JUGA: Mau Bikin Kongres Futsal? Ini Tipsnya Nantinya peserta dari kongres ini yang terdiri dari perwakilan Asosiasi Provinsi (Asprov), Badan Futsal Daerah (BFD) serta klub-klub profesional dan amatir akan diverifikasi terlebih dahulu oleh tim dari PSSI. "Kami berharap PSSI mempunyai andil dalam proses verifikasi ini," lanjut Ikhlas. Kongres sendiri sedianya akan memakan waktu dua hari yang mengagendakan pembentukan Asosiasi Futsal Indonesia (AFI) dan program jangka panjang yang bertempat di Hotel Mercure Convention Center, Ancol Jakarta Utara.
visibility  1686 kali
Kongres Futsal Nasional BFN Belum Direstui PSSI
Hajatan Badan Futsal Nasional (BFN) yang akan menyelenggarakan Kongres pertama sepertinya tak menemui jalan mulus. PSSI rupanya belum mau merestui Kongres Futsal Nasional yang sedianya akan digelar pada 11 Januari ini. Menurut ketua BFN, Yerico Umbas, pihaknya akan kembali berkordinasi dengan PSSI mengenai masalah ini. "Ya, kami belum mendapat surat rekomendasi penyelenggaraan Kongres dari PSSI. Kamis besok kami akan melakukan rapat kordinasi dengan PSSI," ucap Yerico kepada Bolalob. Selain itu, Yerico enggan memprediksi kapan pastinya Kongres ini akan segera digelar. "Saya belum bisa memastikan tanggalnya apakah sebelum atau sesudah kongres PSSI. Yang pasti jika surat keputusan direstuinya kongres futsal belum dikeluarkan dari PSSI, kami belum bisa berbuat banyak," ujarnya. Baca perkembangan kongres futsal Nasional di sini "Sebenarnya kongres futsal ini bukan diundur, melainkan ditunda sampai waktu yang tidak ditentukan karena belum keluarnya surat izin dari PSSI. Kami akan rapat kordinasi lagi dengan Sekjen PSSI kamis besok," kata Efraim Ferdinand, sekjen BFN. Kongres Futsal buatan BFN ini rencananya akan dihadiri oleh klub-klub Indonesia Futsa League dan Nusantara Futsal League serta perwakilan dari Badan Futsal Daerah untuk membahas pembuatan organisasi baru pengganti BFN yaitu Asosiasi Futsal Indonesia (AFI).
visibility  1660 kali
PSSI Belum Menerima Undangan Kongres Futsal Nasional
Kongres Futsal Nasional rencananya akan digelar oleh Badan Futsal Nasional (BFN) pada awal Januari mendatang. Namun, hingga saat ini, baik PSSI maupun Komite Futsal belum mengetahui atau diundang untuk ikut dalam Kongres tersebut. Padahal, menurut Hardi Hasan selaku Ketua Komite Futsal menyatakan jika Kongres Futsal Nasional ini harus mengundang PSSI dan Komite Futsal untuk mengecek keabsahan kongres tersebut. BACA JUGA : AKFI Siap Menyelenggarakan Kongres Futsal Nasional "Kongres Futsal Nasional, siapapun yang mengadakan wajib untuk mengundang PSSI dan juga Komite Futsal," ujar Hardi Hasan ketika dihubungi oleh Bolalob. "Hal ini dikarenakan PSSI dan Komite Futsal yang akan memverifikasi semua peserta kongres yang ikut, baik dari klub maupun BFD secara legal," lanjutnya. "Keabsahan para peserta Kongres ini akan menentukan sejauh mana Kongres Futsal Nasional tersebut sah dimata PSSI, dan yang akan menjadi wakil futsal Indonesia dalam Kongres PSSI," pungkas Hardi Hasan. (Foto: Bolalob) TRIVIA BFN adalah singkatan dari Badan Futsal Nasional BFD adalah singkatan dari Badan Futsal Daerah
visibility  1263 kali
Kendati Hanya Raih Perunggu, BFN Cukup Puas dengan Performa Timnas Futsal Putra
Tim nasional futsal putra Indonesia kembali meraih medali perunggu pada ajang SEA Games, kali ini pada SEA Games 2013 setelah sebelumnya meraih medali yang sama pada SEA Games 2011. Timnas sendiri pada awalnya ditargetkan minimal melaju hingga partai fnal, atau setidaknya meraih medali perak. Artinya, Timnas tidak mencapai target yang diinginkan oleh pemerintah. BACA JUGA : Justinus Lhaksana Mengajukan Pengunduran Diri dari BFN Meskipun demikian, Badan Futsal Nasional (BFN) melalui Justinus Lhaksana selaku Wakabid Teknis BFN menyatakan jika mereka cukup puas dengan performa Timnas. Hal ini dikarenakan berbagai kendala yang menerpa Timnas selama persiapan jelang terjun pada ajang SEA Games ini. "Terkait masalah target memang harus diakui jika hal tersebut meleset dari yang ditargetkan, namun tetap harus dianalisa kenapa melesetnya," ujar Justinus atau biasa disapa Coach Justin kepada Bolalob. "Harus dilihat situasi dan kondisinya. Tim ini semuanya banyak diisi pemain baru dan kurang memiliki jam terbang, ditambah absennya pemain Pelindo. Jadi, raihan medali perunggu sudah cukup bagus," lanjutnya. "Selain itu, tim ini juga tidak mendapat sokongan dana untuk melakukan try out ke luar negeri. Berbeda dengan negara lain yang mampu melakukan ujicoba keluar negeri ataupun mengadakan turnamen internasional di dalam negeri." "Semoga saja untuk persiapan selanjutnya dapat lebih matang lagi, dan mendapat bantuan dana dari pihak terkait. Penetapan target juga harus realistis dengan persiapan yang ada," pungkasnya. (Foto: Bolalob) TRIVIA Indonesia meraih peringkat keempat futsal putri AIMAG 2013. Indonesia meraih peringkat keempat futsal putri SEA Games 2013.
visibility  2902 kali
Justinus Lhaksana Mengajukan Pengunduran Diri dari BFN
Kabar mengejutkan datang dari Justinus Lhaksana selaku Wakabid Teknis Badan Futsal Nasional (BFN) yang telah mengajukan surat pengunduran dirinya kepada BFN. Coach Justin panggilan akrab Justinus menyatakan jika dirinya telah memberikan surat pengunduran diri kepada BFN sebelum Timnas berlaga di SEA Games 2013. Kesibukannya dalam bekerja menjadi alasan Coach Justin mengundurkan diri. BACA JUGA : Inilah Posisi Timnas Putri Indonesia di Asia Tenggara, Bayi yang Baru Mulai Berjalan "Saya sudah tidak memiliki waktu lagi (bagi Timnas). Di dua event terakhir saya nyaris hampir tidak terlibat dalam persiapan karena sibuknya pekerjaan yang saya tangani," uajr Coach Justin kepada Bolalob. "Timnas akan menjalani laga AFF pada Maret, kemudian akhir April ada Piala Asia. Sebagai Direktur teknis haruslah profesional dengan fokus ke Timnas. Sementara pekerjaan saya begitu padat. Saya pun sadar diri dan karenanya mengajukan surat pengunduran diri." "Pengunduran ini juga tidak terkait bagaimana hasil Timnas di Myanmar (SEA Games 2013) karena saya telah mengajukannya sebelum event tersebut," tegasnya. "Kini saya akan fokus dalam bekerja, tapi tetap tidak meninggalkan dunia futsal. Saya masih memiliki akademi dan juga tim futsal yang berlaga di IFL." "Harapan saya kedepan semoga PSSI lebih memberikan perhatian kepada futsal, terutama dalam hal dana karena terlihat bagaimana butuhnya sokongan dana untuk membentuk sebuah timnas futsal yang tangguh seperti terlihat pada Thailand," harap Coach Justin yang ingin futsal Indonesia terus maju. Coach Justin sendiri telah malang melintang di dunia futsal Indonesia. Bahkan dianggap salah satu yang ikut mempopulerkan olahraga ini di Indonesia. Coach Justin juga pernah menjabat sebagai pelatih timnas Indonesia. Namun, hingga saat ini belum ada keputusan dari BFN apakah akan menerima pengunduran diri Coach Justin atau tidak. (Foto: Bolalob) TRIVIA Justinus Lhaksana lahir pada 28 Juli 1967. Justinus Lhaksana pernah menjabat sebagai pelatih timnas futsal putra Indonesia.
visibility  6881 kali
1387692300000 false