Beranda

Futsal

Sepak Bola

Kompetisi

Galeri

Ragam




Menyedihkan, Pemain Futsal Terbaik Dunia Dipermalukan Klubnya Sendiri


  •   Rissalah Maulana
  •   30/06/20 - 22:29
  •   27745 kali

Akhir Bahagia untuk pemain futsal terbaik dunia, Ricardinho, tampaknya tak akan terjadi di Inter Movistar. Klub yang telah dibelanya selama tujuh tahun tersebut 'mempermalukan'-nya di akhir kebersamaannya.

Bagaimana tidak, di hari-hari akhir kebersamaannya bersama Inter, Ricardinho, yang tak mengalamai cedera dan dalam kondisi bugar, dibangkucadangkan di partai play-off Liga Futsal Spanyol 2019/2020.

Sejak babak perempat final hingga final yang akhirnya dimenangkan Inter, Ricardinho tak satupun masuk ke lapangan. Wajahnya yang muram; sedih bercampur marah dengan mata yang memerah tak dapat disembunyikan. Pemain asal Portugal tersebut bahkan hanya duduk di bangku cadangan, tanpa perintah apapun dari pelatih kepala Tino Perez.






Bahkan di final, terlihat salah satu momen menyedihkan kala seluruh pemain mendapat arahan dari pelatih di waktu time-out, tetapi sang pemain tak ikut berkumpul mendengar arahan Tino Perez. Dia hanya diam dengan tatapan kosong.

Bisa dibilang, ini menjadi momen Inter mempermalukan pemain peraih enam trofi pemain futsal terbaik dunia yang telah membantu tim meraih enam gelar juara liga serta dua trofi antar klub Eropa. "Ini menjadi masalahnya daripada saya, jadi tanya saja ke dia. Saya tak bisa berkomentar," kata Tino setelah pertandingan perempat final, enggan berkomentar tentang alasannya mendiamkan Ricardinho.

Meski tidak ada komentar dari Ricardinho, hal ini ditengarai karena komentar Ricardinho yang mengkritik timnya sendiri beberapa waktu lalu.



Berawal Dari Paris

Tim futsal ACCS Paris mengumumkan resmi meminang Ricardinho untuk bermain di Liga Futsal Prancis pada musim 2019/2020. Berita ini tentunya menjadi sensasi dan musim terakhir Ricardinho bersama Inter harusnya menjadi yang diingat. Tetapi tidak. Pandemi virus Corona membuat tim libur sementara pada Maret lalu. Ini jadi masalah baru kala sang pemain berkomentar di salah satu acara tanya jawab.

"Saya minta maaf atas kurangnya kontak ini. Sejak kami karantina, para direktur berbicara kepada saya pada minggu pertama. Saya tidak tahu apakah saya seorang pemain Inter atau tidak. Apakah ini perpisahan yang pantas saya terima? Saya pikir saya pantas mendapatkan lebih banyak dukungan, pesan sederhana yang menanyakan apakah semuanya baik-baik saja. Saya kecewa, tapi saya akan selalu berterima kasih kepada klub ini," kata Ricardinho dalam acara tersebut dilansir AS.

Masalah ini sepertinya menjadi konflik Internal di Inter. Pelatih Tino Perez menyindir Ricardinho yang sepertinya sudah perang dingin dengan manajemen Inter. Selain Ricardinho, ada kapten Carloz Ortiz dan Humberto serta Gadeia yang cabut dari Inter di akhir Juni.

"Jika ada pemain yang pergi dan tidak ingin bermain pada final Juni (meski memiliki kontrak), saya akan menerimanya. Saya butuh orang-orang dengan komitmen. Saya tidak punya masalah jika seseorang memberi tahu saya, tetapi saya perlu agar mereka jujur," kata Tino 6 Juni lalu.





Komentar ini dibalas Ricardinho yang menyebut dirinya tak akan bermain di partai play-off. Apalagi menurut AS, gaji bulan Mei Ricardinho telat dibayarkan oleh klub.

"Jika ada playoff, dalam kondisi yang bisa saya miliki, jelas saya bersedia membantu, tetapi saya lebih suka untuk tidak bermain karena, setelah semua yang terjadi, hubungan (dengan klub) dirusak dan hal terbaik untuk semua orang adalah bahwa tidak bermain."

"Saat ini lebih dari sembilan pemain tidak memiliki kapasitas psikologis untuk memainkan kompetisi seperti ini. Playoff saat ini tidak menguntungkan bagi Inter dan menguntungkan klub-klub lainnya," ujar Ricardinho dalam akun Instagramnya.

Akhirnya, Ricardinho tak dimainkan, meski Ortiz dan Humberto tetap bermain dan membantu tim untuk lolos ke final. Sementara Gadeia sudah tak bergabung dengan tim.

Tentunya ini akhir yang buruk untuk tujuh tahun yang Indah buat Ricardinho. Mulai 1 Juli 'El Magico' sudah resmi menjadi pemain ACCS Paris.






Ayo ikuti kursus pelatihan futsal online bersama pelatih-pelatih terbaik di Indonesia mulai Juni ini. Kalian bisa lakukan pendaftaran disini. bit.ly/PendaftaranLevelUpSesi1

Untuk mengetahui apa itu Level Up coaching online bisa cek disini.

Untuk melihat info singkat para pelatih Level Up Coaching Online bisa cek disini.

Untuk melihat jadwal sesi Level Up coaching online bisa cek disini.

Untuk mendaftar Level Up coaching online Bolalob bisa cek disini.


 Terakhir diubah:  01/07/20 - 10:36