Beranda

Futsal

Sepak Bola

Kompetisi

Galeri

Ragam




Cerita Fajar Ramadhan: Desainer Jersey Away Timnas


  •   Kukuh Wahyudi
  •   10/08/20 - 17:30
  •   1650 kali

Delapan tahun silam Fajar Ramadhan hanyalah seorang remaja yang hobi desain dan mulai tertarik pada dunia jersey. Kini delapan tahun berselang mimpinya telah tercapai, yaitu mendesain jersey timnas.

Ia adalah orang dibalik layar jersey away timnas yang didominasi warna putih dan elemen hijau. Awalnya, mendesain jersey timnas hanyalah sebuah angan-angan baginya.

Toh, sebelumnya PSSI lebih memilih merek luar negeri ketimbang podusen dalam negeri. Alhasil, kesempatan untuk putra Indonesia berkreasi di jersey timnas tak sebesar saat ini kala pabrikan dalam negeri menjadi apparel timnas, Mills.

"Jadi pada awal tahun, tiba-tiba ada ajakan dari pihak Mills. Saya kira ajakan apa, eh ternyata yang ditawari projeknya yang tidak disangka dan diduga," kata Fajar kepada Bolalob.

"Impianku selama ini, mengerjakan apparel untuk timnas Indonesia. Ajakan ini tak bisa saya tolak sampai akhirnya saya resign dari kantor saya yang lama," ucapnya melanjutkan.






Sebelumnya, nama Fajar memang sudah kondang di ranah desain jersey. Ia pernah mendesain jersey Persija kala League menjadi apparel mereka dan musim lalu ia mendesain jersey kedua Persela yang berwarna biru gelap.

Ia kini pun bangga karyanya bakal dipakai timnas kala berlaga di level internasional. Tak hanya dia, seharusnya pemain timnas pun bangga karena banyak makna ke-Indonesia-an yang hadir di balutan seragam tempur mereka.

"Maknanya itu jersey yang benar-benar ada nuansa nusantaranya. Temanya khatulistiwa saya pikir benar-benar bisa mewakili Indonesia secara keseluruhan. Khatulistiwa jadi inti designnya," ujarnya.

"Di jersey muncul sebagai garis putih di bagian dada, di atas blok hijau besar yang saya buat untuk mewakili kesuburan Indonesi," tutur Fajar melanjutkan.

Bagi Fajar yang pastinya pencinta timnas, merasa bangga bisa menghasilkan karya untuk jersey timnas yang bukan template.

"Mungkin sekarang Indonesia bisa sedikit lega karena punya design yang bespoke. Tak hanya berangkat dr template saja," kata Fajar.
 Terakhir diubah:  10/08/20 - 15:17