Ini 20 Pemain yang Tersisa Pasca Pencoretan di Timnas Futsal Putri Indonesia

Seleksi minggu pertama timnas futsal putri Indonesia digelar pada 3-6 April lalu telah digelar di Score Futsal Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah. 5 Pemain gagal lolos seleksi tahap pertama ini.Pasca pencoretan ini, Masih tersisa 20 pemain lagi di skuat timnas futsal putri Indonesia yang mengikuti seleksi tahap kedua pada 9-12 April ini di Purwokerto. Ke-20 pemain ini masih akan kembali dikerucutkan sebelum memulai pemusatan latihan pada minggu ketiga di bulan April.Timnas futsal putri Indonesia tergabung di grup A AFC Women's Futsal Championship 2018 bersama Thailand, Macau dan Hong Kong. Ajang ini digelar pada 2-12 Mei mendatang di Bangkok, Thailand.Berikut 20 pemain tersisa di skuat timnas futsal putri Indonesia:KiperCitra Adisti (Kebumen Angels)Diyana Herliana (UPI Bandung)Windi Ayu Puspitasari (Banteng Muda Malang)AnchorMaulina Novryliani (Kebumen Angels)Suciana Yuliani (Kebumen Angels)Novita Murni Piranti (UPI Bandung)Sri Yulianti (Jaya Kencana Angels)Anggi Puspita Sari (Jaya Kencana Angels)Sabrina Mutiara Firdaus (Banteng Muda Malang)Frida Fauziah Arimbi (UPI Bandung)[suggestedarticle=3]FlankDinar Kartikasari (Kebumen Angels)Dhia Putri Hapsari (Kebumen Angels)Fitri Rosdiana (UPI Bandung)Yunita Sari (UPI Bandung)Fitriya Hilda (Jaya Kencana Angels)Jesella Arifya Sari (Banteng Muda Malang)PivotMaya Muharina Fajriah (Netic Ladies Cibinong)Febriana Kusumaningrum (Kebumen Angels)Nisma Francida (Kebumen Angels)Rani Mulyasari (UPI Bandung)

Batshuayi: Saya Bisa Mati Kalau Bukan Karena Futsal!

Eks penggawa Chelsea yang dipinjamkan ke klub Bundesliga, Borussia Dortmund, Mitchy Batshuayi, mengakui sempat frustasi karena jarang dimainkan oleh pelatih Antonio Conte.Untuk menjaganya tetap bugar karena jarang dimainkan, Batshuayi seringkali melampiaskan kekecewaannya dengan bermain futsal. Ya, futsal menjadi pelarian Batshuayi kala tak masuk dalam skuat the blues. Bermain futsal dikatakan Batshuayi, merupakan hal yang dilarang di Chelsea meski tetap dimainkannya untuk menjaga kondisi dan sentuhan bermain."Di klub, anda tak diizinkan untuk melakukannya, tapi saya bermain futsal (ketiga sering tak dimainkan). Jika saya tidak bermain futsal. Saya bisa mati. Sekarang saya mengakuinya, tetapi saya tidak pernah bilang hal ini ke siapapun di Chelsea," kata Batshuayi kepada Onze Magazine dilansir Mirror.[suggestedarticle=3]Delapan pertandingan bersama Dortmund, Batshuayi berhasil mencetak enam gol dan membuatnya menjadi sensasi baru di skuat asuhan Peter Stöger.Bermain futsal membuat Batshuayi merasakan kebebasan dan mengembalikan sentuhannya sehingga jika dimainkan kapan pun, dirinya bisa siap. "Saya menghabiskan waktu bermain futsal 1-2 jam. Ini jadi hal yang wajib buat saya," ungkapnya."(Futsal) membuat saya merasa lebih baik, membebaskan diri, merasakan sensasi memainkan bola, merasakan mencetak gol ke jala gawang dan tentu saja menciptakan kesenangan bermain dengan teman-teman saya," ungkap penggawa timnas Belgia tersebut.Penampilan sensasional Batshuayi di Dortmund membuatnya berpeluang besar dipermanenkan. Namun Conte sepertinya ingin memberikan kesempat kedua baginya di Chelsea dan sang pemain bakal pulang di awal musim mendatang.

5 Pemain Asing yang Berpeluang Tampil di Pro Futsal League 2018

Bursa transfer paruh musim Pro Futsal League 2018 telah dibuka. Untuk grup A, bursa transfer dilakukan sejak 19 Februari hingga 2 Maret mendatang. Sedangkan untuk grup B, dibuka pada 26 Februari hingga 9 Februari mendatang.Selain itu belum semua tim memakai jasa pemain asing dan masih dibuka kesempatan untuk mereka menggunakan jasa pemain asing demi meramaikan persaingan di PFL 2018. Bolalob punya beberapa pemain asing yang bisa jadi rekomendasi untuk berlaga di PFL 2018 putaran kedua.Berikut ulasannya:Mahdi Javid (Iran - Pivot - Tasisat Daryei)Berposisi pivot dan punya minat untuk bermain di Indonesia. Namun gajinya terlampau tinggi yaitu 15 ribu US Dollar per bulan. Belum ditambah akomodasinya selama di IndonesiaKaoru Morioka (Jepang - Pivot - Pescadola Machida)Meski sudah berusia hampir kepala empat, pivot gaek ini masih menjadi andalan timnas futsal Jepang di ajang AFC Futsal 2018 lalu. Liga futsal Jepang yang sudah off-season membuatnya punya peluang bermain di luar negeri.Bruno Alexandre (Timor Leste - Anchor, Pivot)Penggawa Timor Leste keturunan Portugis yang memperkuat beberapa klub di kompetisi futsal di Portugal dan Inggris. Di AFF Futsal 2017 lalu mencetak lima gol. Berminat main di Indonesia.[suggestedarticle=3]Ali Abedin (Iran - Flank)Musim lalu memperkuat Vamos Mataram dan punya peluang besar kembali ke Indonesia di putaran kedua PFL 2018 dengan klub yang sama (?).Nattaporn Suttiroj (Thailand - Chonburi - Anchor)Salah satu pemain senior yang telah mengabdi lama dengan Chonburi Bluewave. Masih konsisten masuk ke dalam skuat timnas futsal beberapa tahun belakangan. Tertarik bermain di Indonesia mengikuti jejak rekan-rekannya.BACA JUGA >> 5 Pemain Asing yang Berpeluang Tampil di Pro Futsal League 2018 (PART 2)

Pemain Asing di PFL 2018 Harus Bawa Kesan Positif Setelah Bermain di Indonesia

Terdapat enam pemain asing hingga saat ini yang bermain di Pro Futsal League 2018. Ini membuat gelaran liga futsal profesional tertinggi di Indonesia ini bakal makin meriah dan menarik minat penonton awam.Namun kemasan yang menarik dengan hadirnya pemain asing di PFL 2018 harus diimbangi dengan kualitas dari beberapa bagian di dalam pertandingan tersebut sepeti perangkat pertandingan, pemain, pelatih, dan juga penonton."Saya hanya ingin bilang, kalau ada big match, atau match biasa pun, jangan sampai pemain atau ofisial ada pikiran lain. Jadi ini berkaitan dengan pemilihan wasit yang baik pula, agar permainan jadi enak dilihat," kata Yori van der Torren, pelatih Black Steel Manokwari.[suggestedarticle=4]Yori berharap semua elemen mampu berubah dan bisa membawa kualitas pertandingan futsal di Indonesia menjadi lebih baik, apalagi PFL 2018 diikuti enam pemain asing yang bakal membawa kesan ke negaranya masing-masing."Wasit, pemain, ofisial, organisasi, kita harus pikirin bagaimana caranya futsal harus bisa lebih bersih, lebih baik di lapangan. Tahun ini kita ada beberapa pemain luar negeri, jangan sampai mereka mendapat kesan tidak baik di Indonesia," ujar pelatih timnas futsal Indonesia di AFC U-20 Championship dan SEA Games 2017 lalu ini.Black Steel sendiri merekrut dua pemain sekaligus bintang timnas futsal thailand yaitu Suphawut Thueanklang dan Kritsada Wongkaeo untuk berlaga membantu tim di PFL 2018.
1518355055817 false