22 Apr 2017

Wanita dan Futsal

Kenalkan Silvia Anjasmara, Calon Suster Cantik yang Hobi Futsal. Double Kill!

Coba bayangkan jika ada suster cantik dan jago main futsal, ibaratnya double kill banget, khan. Nah, sosok itu ternyata ada didiri Silvia Anjasmara.Gadis cantik yang saat ini sedang menempuh Kuliah di Poltekkes Kemenkes Yogyakarta jurusan keperawatan sudah semester 4. Gadis kelahiran 3 Juni 1997 di Gunungkidul ini ternyata jago bermain sepakbola dan futsal, lho."Di Jogja sama Gunung Kidul futsal, cuman kalau di Jogja jarang ikut event di luar kampus, internal aja. Belum ada UKM futsal di kampus. Jadi, ya masih berusaha supaya dijadikan UKM," ungkap Silvia tentang aktivitasnya bermain futsal kepada Bolalob.[suggestedarticle] "Kalau futsal belum lama ini. Cuman kalau kenal sepakbola sudah sejak kecil. Karenakan rumahku di desa banget bisa dibilang pelosok kalau dimasa kecilku, nggak ada lapangan futsal disana, temen ceweknya dikit banget. Jadi, mainnya sama anak cowok. Dulu semboyannya pantang pulang sebelum Maghrib, tapi kalau pas tanding ga bisa ikut karena aku cewek," ujarnya menceritakan awal muasal kenapa dirinya yang cantik ini suka bola dan futsal."Mulai futsal bebarengan sama dilahirkannya klub Ponjong Angels. Sebelumnya belum ada wadah buat nampung cewek-cewek suka bola di Ponjong sana. Sama kita ya kerja sama cari cari pemain baru," ujar bidadari futsal yang tinggal di Kenteng, Ponjong, Gunungkidul, deket perbatasan Jogja-Jateng."Dulu waktu SMA pernah mau ikut klub ga dibolehin ortu. Banyak hobi yang ditentang ortu Karena takut merusak nilai akademik. Ada juga karena takut cidera. Soalnya sempat kena marah dulu pas pulang dari main trabas. Setelah punya adek dibolehin. Perhatiannya terbagi mungkin," kenangnya yang menceritakan bagaimana Orangtuanya menentang hobinya bermain bola."Kenapa suka bola, karena itu yang saya dalami sejak kecil. Dahulu kalau kami main suka dimanapun. Halaman balai desa, lahan bekas perkebunan yang dipanen pun kami pakai," lanjutnya.[suggestedarticle]"Main sebagai striker biasanya. Sebenernya semua olahraga itu sama rasanya bagi saya. Yang lebih menyenangkan sebenarnya main motor, cuman ya lagi lagi karena masalah izin orang tua. Kalau futsal mungkin karena sudah kebiasaan dari kecil mainnya bola ya," tambahnya gadis manis bertinggi badan 158 cm ini. "Harapan saya, futsal putri khususnya di daerah saya lebih maju. Sehingga lebih mampu bersaing. Di daerah saya memang peminatnya masih sedikit dibanding dengan daerah lain," pungkasnya.Wah, udah cantik, suka futsal, suka bola, calon suster. Idaman banget lh ya buat jadi pendamping. Kalau mimin sih, pengennya dirawat aja deh ama Suster Silvia. Btw, jangan kepoin instagramnya ya, takut kesandung ama kemanisan dan kecantikannya bisa bikin kepo berkelanjutan.   Buat apa cari dosa di socmed. Dilapangan aja dosaku sudah terlalu banyak ⚽🙈🙊 A post shared by Silvia Anjasmara (@silvia7villa) on Oct 17, 2016 at 4:45am PDT
21 Apr 2017

Wanita dan Futsal

Inilah 7 Kartini Futsal Indonesia Masa Kini

Setiap tanggal 21 April diperingati sebagai Hari Kartini di Indonesia. Hari peringatan perjuangan wanita Indonesia agar bisa setara dengan kaum Adam disegala bidang.Kaum wanita di Indonesia pun hingga kini terus berjuang untuk penyetaraan, termasuk di olahraga futsal. Siapa sangka olahraga yang sering dimainkan oleh kamu lelaki ini kini juga sudah banyak dimainkan oleh kaum wanita. Bahkan sejak musim lalu sudah bergulir liga pro wanita Indonesia. Para pemain futsal wanita pun bermunculan dan bahkan sudah diakui hingga level internasional. Berikut ini adalah 7 pemain futsal wanita di Indonesia yang bisa diibaratkan mereka adalah para Kartini futsal Indonesia.[suggestedarticle]1. Rani Mulyasarisiapa yang tidak kenal dengan Odoy sapaan dari Rani Mulyasari. Pemain mungil yang memiliki kecepatan luar biasa dari UNJ dan juga Jaya Kencana Angels. Beragam prestasi telah ia raih, termasuk berlaga di luar negeri. Bahkan ia kini sedang berlaga di Maladewa untuk tahun ketiganya, dan di dua tahun sebelumnya ia selalu meraih juara bersama klubnya, Club Immigration.Pemain kelahiran Tangerang, 4 Maret 1993 ini kini membela Lampung Angels S-One. Kehebatannya dalam mencetak gol di lapangan futsal menjadikannya sebagai salah satu Kartini futsal Indonesia.2. Fitri RosdianaInilah pemain lincah dari UPI Antam Bandung yang juga pemain terbaik liga pro tahun 2015 saat membawa timnya menjadi juara. Pemain kelahiran Bandung, 26 Maret 1993 ini telah meraih banyak prestasi di futsal wanita Indonesia. Prestasi yang membuatnya selalu dipanggil timnas futsal wanita Indonesia.Pemain yang selalu percaya jika proses latihan maksimal dan kerja keras akan memberikan hasil ini merupakan mahasiswa S2 keolahragaan di UPI. Pemain futsal yang layak menjadi idola karena tidak lupa akan pendidikan disaat dirinya sudah menjadi pemain pro terkenal. Sosok yang pantas menjadi salah satu Kartini Futsal Indonesia.3. Novita Murni PirantiInilah pemain yang banyak diidolai oleh para pecinta futsal wanita di Indonesia. Pemain kelahiran Cianjur, 2 November 1990 ini bisa dikatakan kapten hebat yang dimiliki oleh UPI Bandung. Sudah banyak prestasi yang ditorehkannya untuk timnya ini, baik level kampus hingga umum, dan tentu saja yang terhebat adalah menjadi juara liga pro ditahun 2015 dan tahun lalu ikut membantu Jaya Kencana Angels menjadi juara AFF Futsal Club Championship 2016.Ia pun memiliki harapan untuk bisa memberikan kontribusi di futsal putri Indonesia. Pemain yang layak menjadi idola dan salah satu Kartini futsal Indonesia.4. Maulina NovrylianiSiapa yang tidak kenal dengan kapten timnas futsal Indonesia. Berawal dari pemain sepakbola dan kini menjadi pemain futsal, sepak terjangnya sudah tidak diragukan lagi. Tapi, siapa sangka pemain kelahiran Samarinda, 14 November 1987 ini merupakan lulusan S2 Pendidikan Keolahragaan UNJ yang kini menjadi guru olahraga SMAN 8 Tangerang Selatan.Cimot sapaan akrabnya telah banyak meraih prestasi bersama UNJ dan juga klubnya sekarang Jaya Kencana Angels. Dirinya bahkan pernah bermain di luar negeri membela klub Maladewa. Sosok kapten idola para pemain futsal wanita ini sendiri memang layak menjadi salah satu Kartini futsal Indonesia. [suggestedarticle]5. Maya Muharina FajriahInilah pemain futsal wanita yang sedang menjadi idola saat ini. Maya Muharina Fajriah, pemain futsal wanita yang juga mengenakan jilbab saat bermain ini tidak menjadi penghalang bagi dirinya menjadi pemain futsal. Kehadiran dirinya seolah-olah menyatakan jika jilbab bukanlah halangan bagi wanita untuk berpretasi di olahraga, terutama futsal.Pemain kelahiran Bogor, 19 Mei 1996 ini awalnya adalah jagoan atletik, hingga akhirnya ia beralih ke futsal saat di SMPN 3 Cibinong. Sekolah yang juga memiliki klub Netic Cibinong, klub yang dibelanya hingga ia kuliah saat ini. Dan jangan salah, ternyata ia juga memiliki lisensi futsal nasional level 1. Rajin beribadah, taat agama, jago main futsal, dan punya lisensi kepelatihan tentunya membuat dirinya layak menjadi salah satu Kartini futsal Indonesia.6. Citra AdistiSiapa yang tidak kenal dengan pemain kelahiran Tangerang, 25 Oktober 1989 ini. Kiper cantik dari Jaya Kencana Angels yang juga pemain timnas. Siapa sangka dirinya telah meraih S1 disela-sela kesibukannya bermain futsal dan kini sedang mengejar S2 Magister Akuntansi di Universitas Trisakti. Kiper yang juga jago karate ini sudah banyak meraih prestasi bersama Jaya Kencana Angels, termasuk menjadi juara liga pada musim lalu yang membawanya meraih gelar pemain terbaik. Dirinya juga sukses membawa timnya meraih juara diajang internasional, AFF Futsal Club Championship 2016. Cantik, pintar, dan jago futsal layak menjadi Kartini futsal masa kini.7. Deliana Fatmawati Junior KabanKiper futsal wanita mungkin ada banyak, tapi juga handal sebagai wasit futsal dan sepak bola itu baru nilai lebih. Deliana Fatmawati Junior Kaban adalah kiper yang ikut membawa UPI Antam Bandung juara liga 2015, dan kini membela Muara Enim Unyted.Siapa sangka pemain kelahiran Medan, 8 Juli 1988 ini mempunyai lisensi wasit futsal nasional. Ia bahkan telah beberapa kali memimpin pertandingan liga pro. Tentunya sangat layak untuk jadi Kartini futsal.
04 Apr 2017

Bolalob FFI U-20

Boot Watch: Deretan Sepatu Pilihan di Bolalob FFI U-20 Futsal Championship 2017

Ajang Bolalob FFI U-20 Futsal Championship 2017 pada 25-31 Maret lalu mempertontonkan aksi-aksi para pemain muda yang membuat penonton betah untuk menyaksikannya langsung di GOR Pasar Minggu.Aksi-aksi terbaik para pemain ini tentunya dengan dibekali sepatu-sepatu pilihan. Pilihan-pilihan sepatu para pemain ini cukup bagus dan kiranya bisa menjadi referensi kalian untuk jadi senjata di lapangan futsal.Bolalob memilih enam sepatu yang bisa menjadi favorit kalian kedepannya:Pahma Pirdaus (Kamiada FC) - Mizuno Basara 103 IN Seri kedua dari Silo Basara. Dibuat dari material sintetis yang baik, sepatu ini akan mewujudkan harapan anda untuk menemukan kecepatan di lapangan secara maksimal. Hal ini sangat membantu untuk meningkatkan kontrol bola disaat berlari dengan kecepatan yang tinggi.Fikri Untung (Vamos Mataram) - Real RFF001 SPEED CRAFTSalah satu sepatu futsal yang biasa menjadi buah tangan anak futsal jika sedang melancong di Thailand. Cukup ringan dan memiliki daya tahan yang kuat.[suggestedarticle]Aditya Yoga (Vamos Mataram) - PUMA Tricks evoPOWER 4.3Sepatu yang menggabungkan keringangan, kenyamanan, dan daya tahan. Low-profile cut dan non-markingrubber membuat pemakai sepatu ini nyaman dalam mengontrol dan mendribbel bola.Muhammad Budyanto (My Futsal Antam) - Nike Magista Onda INSalah satu sepatu futsal dengan desain yang cukup unik dengan tonjolan-tonjolan kecil yang menghiasi permukaannya. Memberi kenyamanan saat mengumpan atau menggiring bola. Cocok digunakan untuk pemain berkaki lebar.Agustus Ricky (Kaimana) - Specs ACCELERATOR GARUDA INGrafis menarik dengan warna merah dan putih menjadi salah satu keunggulan sepatu ini. Cukup nyaman terutama saat digunakan dalam permainan tempo tinggi. Mempunyai fitur TPU heel stabilizer dan teknologi Vertecs Outsole.Eko Wahyudi (Kancil BBK) - SPECS ACCELERATOR KOKOKBELUK INBaru dirilis pada pertengahan maret lalu. Namanya terinspirasi dari jenis burung hantu yang hidup di Indonesia. Terdapat teknologi foottube agar pergelangan kaki terlindungi dan pemakai merasa fit di kaki.
1491295879321 false