23 Feb 2017

Ezra Walian Menunggu Promosi ke Tim Senior Ajax

Gol perdana Ezra Walian di Eeerste Divisie untuk Jong Ajax saat melawan Achilles '29 (18/2) ternyata bisa berdampak luas. Selain mengakhiri paceklik gol sepanjang 11 pertandingan sebelumnya dan merupakan gol pertama Ezra sebagai pemain profesional, gol itu bisa memberi tiket untuk promosi ke tim utama Ajax Amsterdam!Memanggil pemain muda untuk melengkapi sesi latihan tim utama atau bahkan turun bertanding di pertandingan resmi sudah menjadi tradisi bagi klub-klub Eropa. Apalagi Ajax yang memang punya filosofi membesarkan pemain muda. Awal tahun ini, misalnya, pelatih Ajax Peter Bosz membawa dua rekan setim Ezra di Jong Ajax, Justin Kluivert (17 tahun) dan Pelle Clement (20) mengikuti latihan di Portugal pada awal Januari 2017. Dua forward muda ini dibawa untuk menambal kekurangan pemain di posisi sayap kanan.[suggestedarticle]Justin sudah diturunkan 6 kali di Eredivisie dengan total 247 menit bermain. Sedangkan Pelle baru sempat turun selama 24 menit sebelum divonis harus naik ke meja operasi karena cedera.Peluang Ezra masuk tim utama sangat terbuka jika melihat kondisi Ajax sekarang. Mereka sedang kekurangan stok pemain depan karena cedera. Bertrand Traore belum fit 100 persen sejak pulang dari Piala Afrika 2017 membela Burkina Faso. Vaclav Cerny, Amin Younes dan Pelle Clement semua sedang dalam proses penyembuhan cedera cukup berat. Penyerang kanan Anwar El Ghazi pindah ke Lille, Perancis.Kini Ajax tinggal punya Justin Kluivert, Matteo Cassierra, Kasper Dolberg, dan David Neres yang baru dibeli dari Sao Paolo, David Neres. Jika dibutuhkan, gelandang Lasse Schone bisa didorong sebagai penyerang kanan. [suggestedarticle]Peluang Ezra semakin besar karena Cerny dan Cassierra dalam beberapa pekan sudah dikembalikan ke Jong Ajax. Artinya, jumlah pemain depan di tim utama masih kekurangan personel.Ezra yang semakin sering dimainkan di Jong Ajax punya kelebihan bisa dimainkan lebih dari satu posisi. Saat mencetak ke gol Achilles '29 di pekan ke-26, Ezra menjadi starter dengan kostum nomor 11. Nomor 11 di Ajax kerap diasosiasikan sebagai posisi penyerang kiri.Dua pekan sebelumnya, saat kalah 2-5 dari Fortuna Sittard, Ezra memakai jersey no 19. Dia masuk di babak kedua menggantikan Noussair Mazraoui sebagai penyerang kiri. [suggestedarticle]Di pekan ke-23 saat menang 4-1 atas RKC Waalwijk, giliran nomor 9 yang dipakai Ezra. Nomor ini identik dengan penyerang tengah di Ajax. Posisi penyerang kanan juga pernah dilakoni Ezra di pekan ke-20 ketika diimbangi FC Emmen, 0-0. Saat itu, Ezra memakai kostum nomor 7. Nomor yang dipakai seorang right wing.Pelatih tim utama Ajax, Bosz, pasti tidak akan lepas memantau perkembangan Ezra di Jong Ajax. Apalagi setelah gol pertama berhasil disarangkan ke gawang lawan. Tinggal menunggu waktu jika sang pelatih merasa perlu memanggil pemain dari tim reserve untuk menambal kekurangan di tim asuhannya.Ezra selangkah lagi bisa promosi ke tim utama AJax![suggestedarticle]
23 Feb 2017

Ternyata Ezra Walian Merajah Tato Berbahasa Indonesia di Tubuhnya

Masih menyangsikan kecintaan Ezra Walian pada Indonesia? Masih ragu bahwa usahanya menjadi WNI dengan menghafal Pancasila dan lagu Indonesia Raya sekadar pencitraan dan syarat untuk lolos tes?Bagaimana jika tato dalam bahasa Indonesia?Ya, di tubuhnya, tepatnya di tulang rusuknya, Ezra merajah sebuah kalimat yang penuh makna. Bunyinya: "Mamma sayang, kau telah pergi, tapi dirimu tetap di hati kami. Aku akan selalu menjaga pappa, Dewi dan Lizzy, keluarga indah kita."   I know mom you are watching from above I miss you every day and then I think of how good you were to us for daddy and the kids. you're the best mother I love you Mom😥😔❤ A post shared by Ezra Walian (@ezrawalian) on Jul 18, 2013 at 8:56am PDT Ah... indahnya... Tato itu dibuat Ezra sudah sejak tahun 2013 ketika ibunda tercinta dipanggil Yang Maha Kuasa. Bukan ketika dirinya diisukan diminati PSSI dan Timnas Indonesia untuk dinaturalisasi baru-baru ini. love me tattoo you in my heart and from my heart loveyou mamma ❤ pic.twitter.com/npfjurLdmz — Ezra Walian (@ezzie1020) June 10, 2013 Linda Bosch, ibu yang sangat diciantai Ezra, meninggal di akhir tahun 2012. Rasa cinta yang sangat besar pada wanita yang melahirkannya 20 tahun lalu itu mendorong Ezra mengabadikan kenangan itu melalui rajah di tubuhnya. [suggestedarticle]"Untuk mengenang ibunya, dia membuat tato di lengan kiri atas dengan tulisan "Mamma 30-10-1963", dan dia mengecup lengannya itu setiap kali mencetak gol. Sebab dia yakin ibunya menyaksikannya," kata Glenn Walian, bapak Ezra yang rajin mengajak anaknya berkunjung ke Manado di saat liburan. Dan, tato itu kembali dicium Ezra akhir pekan lalu saat mencetak gol perdana untuk Jong Ajax di kompetisi resmi nan bergengsi, Eerste Divisie. Celebrating my goal on Saturday for my mother, who I miss for 2 years already. Love you mam pic.twitter.com/EQn8PUH3Nu — Ezra Walian (@ezzie1020) November 24, 2014 Linda Bosch pasti bangga pada anak kesayangannya ini...
23 Feb 2017

PS TNI Coret Dua Legiun Asingnya

Tak bisa lolos ke babak 8 besar Piala Presiden 2017 membuat PS TNI resmi mencoret dua legiun asingnya, yaitu Ibrahim Conteh dan Mamadou Barry.Manajemen klub langsung akan mencari pengganti mereka dalam waktu dekat, untuk tampil di kompetisi Indonesia Super League (ISL) atau Liga 1 2017.“Tawaran (pemain asing) sudah ada. Kemarin saya rapat dengan manajer membahas kemungkinan untuk mendatangkan pemain asing untuk posisi inti di stopper, playmaker dan, striker,” tutur pelatih PS TNI, Mustaqim, beberapa waktu lalu.“Pemain asing yang kami perlukan adalah pemain asing yang mempunyai kualitas lebih baik dari pemain lokal. Kami ingin cari dengan selektif karena pemain asing itu mahal. Jadi kualitasnya tidak boleh biasa-biasa saja,” lanjutnya.[suggestedarticle]Sang pelatih juga masih melihat kekurangan dari anak asuhnya di ajang Piala Presiden yaitu fisik dan stamina yang masih belum maksimal.Fisik mereka belum mendukung. Sebenarnya persiapan kami saat itu masih berkutat di fisik.”“Sebagus apapun visi mereka, ketika mental jatuh. fisik pasti akan cepat terkuras. Mereka masih muda dan terlihat sangat panik saat menerima tekanan sehingga melakukan kesalahan sendiri,” lanjutnya.“Sekarang kami genjot kembali fisiknya agar mereka bisa tampil sesuai karater PS TNI yang bermain cepat dan ngotot,” ucap Mustaqim.Manajemen pun sudah menyetujui permintaan pelatih untuk bisa merekrut pemain di luar anggota TNI.“Saya sudah meminta manajemen untuk menambah beberapa pemain yang di luar TNI, baik asing maupun sipil. Tentunya yang berkualitas.”“Perlu senioritas untuk membimbing adik-adiknya. Ke depan kami harus lebih baik, karena di liga nanti ada degradasi, dan kami tidak ingin terdegradasi,” tandasnya.
1487847596940 false