26 May 2017

Tedi Berlian Bikin Petinggi PSS Sleman Menangis

Cedera kepala yang menimpa bek PSS Sleman, Tedi Berlian, membuat petinggi klub tersebut menangis. Direktur Operasional PT Putra Sleman Sembada, pengelola PSS, Rumadi, menitikkan air mata untuk Tedi.Tangisan Rumidi tak hanya cedera yang dialami Tedi saja, karena ternyata Rumidi sempat menasehati sang pemain agar tak mengeluarkan tenaga yang sia-sia.”Saya sampai memanggil dia secara khusus dan menasehatinya. Saya minta dia tidak boros tenaga. Persoalannya, Tedi memang masih muda,” kata Rumadi yang dilansir dari Juara.net.[suggestedarticle]”Saya sempat terpukul. Dia kembali melakukan hal yang tak perlu. Dia dalam posisi bebas dan tim sudah unggul 1-0." Lanjutnya.”Usianya 20 tahun. Staminanya sangat bagus. Saya ingatkan agar tidak membuang energi untuk hal-hal yang tidak perlu di lapangan. Begitu pula dia sering protes pada wasit. Ini juga harus menjadi perhatian,” ujarnya.Rumadi tak menyangka seusai dinasehati, Tedi mengalami cedera pada pertandingan Grup 3 melawan Persijap di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Rabu (17/5/2017).[suggestedarticle]Saat melakukan tendangan salto, Tedi mendarat dengan posisi leher dan kepala yang lebih dulu menyentuh tanah. Akibatnya, dia cedera di tulang leher dan mengalami edema (pembengkakan) pada otak.”Saya sempat terpukul. Dia kembali melakukan hal yang tak perlu. Dia dalam posisi bebas dan tim sudah unggul 1-0. Pertandingan pun hampir usai,” jelas Rumadi.”Dia bisa saja membuang bola tanpa perlu salto. Saya jadi kepikiran. Apakah ini gara-gara dia memikirkan ucapan saya sehingga tak lagi konsentrasi di pertandingan,” katanya.Rumidi pun berharap Tedi bisa segera pulih dan kembali membela PSS di putaran kedua nanti. ”Kami berharap dia sudah kembali bermain di putaran pertama grup. Bila butuh pemulihan lebih lama, dia diharapkan bermain di putaran kedua.” tandasnya.
26 May 2017

Banjir Sanksi! Komdis PSSI Hukum 6 Klub Liga 1 dan 14 Klub Liga 2

Perilaku tidak terpuji Marcel Sacramento terhadap wasit saat pertandingan antara Bhayangkara FC dan Semen Padang di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (20/5/2017) akhirnya berbuah sanksi. Penyerang andalan tim Kabau Sirah –julukan Semen Padang- tersebut dihukum Komisi Disiplin (Komdis) PSSI larangan bertanding dalam enam pertandingan serta denda Rp 20 juta.Dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Bhayangkara tersebut, Marcel terlihat berlari mengejar wasit kemudian mengaitkan kakinya sehingga membuat wasit hampir saja terjatuh.Marcel yang kemudian mendapat kartu merah langsung melakukan protes berlebihan kepada wasit, dia bahkan sempat membuang kaosnya ketika berjalan menuju ruang ganti.Selain menghukum Marcel, badan yang dipimpin Asep Edwin tersebut mengeluarkan beberapa keputusan lainnya setelah menggelar sidang, Kamis (25/5/2017).Di antaranya memberikan sanksi larangan bermain kepada kapten PS TNI Manahati Lestusen sebanyak empat pertandingan dan denda Rp 10 juta karena mencekik pemain PSM Makassar, Marc Klok.[suggestedarticle]Dari liga 2, beberapa tim, pemain, bahkan jajaran manajemen juga tidak luput dari sanksi komdis.Manajer PSBK Kota Blitar, Yudi Meira misalnya. Dia dilarang masuk ke ruang ganti dan mendampingi tim di bangku cadangan sebanyak dua kali serta denda Rp 10 juta.Sementara itu, pemain Mojokerto Putra Indra Setiawan mendapat sanksi larangan bermain dua kali dan denda Rp 10 juta karena dengan sengaja mengangkat kaki terlalu tinggi sehingga mengenai pemain Persik Kediri, Febly Gushendra.Laga Derby Ciliwung antara Persikabo Kabupaten Bogor dan Persikad Depok di Stadion Pakasari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (21/5/2017) yang sempat ricuh juga membuat panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persikabo dikenakan sanksi denda Rp 10 juta karena tidak mampu menjaga keamanan tim kebangaan Kabo Mania tersebut.Berikut Keputusan Komdis PSSI:1. Panitia Pelaksana Pertandingan Perssu Real Madura dikenakan sanksi denda Rp. 25.000.000,- karena pemukulan yang dilakukan LOC Perssu dan pelemparan botol ke bench pemain Persewangi Banyuwangi.2. Pemain PS. TNI Sdr. Manahati Lestusen dikenakan sanksi 3 kali larangan bermain pada kompetisi Liga 1 tahun 2017 dan denda Rp. 10.000.000,- karena mencekik pemain PSM Makassar Sdr. Marc Anthony Klok.3. Pemain Mojokerto Putra Sdr. Indra Setiawan dikenakan sanksi 2 kali larangan bermain pada kompetisi Liga 2 tahun 2017 dan denda Rp. 10.000.000,- karena dengan sengaja mengangkat kaki terlalu tinggi hingga mengenai pemain Persik Kediri Sdr. Febly Gushendra.4. Pemain Semen Padang Sdr. Marcel Sacramento dikenakan sanksi berupa larangan bermain di liga 1 sebanyak 6 (enam) kali dan denda Rp. 20.000.000,- karena melakukan protes berlebihan terhadap Wasit.5. Panitia Pelaksana Pertandingan Persela Lamongan dikenakan sanksi Peringatan Keras karena membiarkan suporter Arema masuk ke sentel ban untuk memasang bendera.6. Panitia Pelaksana Pertandingan Persewangi dikenakan sanksi denda Rp. 10.000.000,- karena penonton menyalakan flare.7. Manajer PSBK Kota Blitar Sdr. Yudi Meira dikenakan sanksi larangan masuk ke ruang ganti dan bangku cadangan sebanyak 2 kali dan denda Rp. 10.000.000,- karena melakukan protes berlebihan terhadap wasit dengan masuk ke dalam lapangan pertandingan.8. Tim Persikad Depok dikenakan sanksi denda Rp. 10.000.000,- karena supporter Persikad terbukti menyalakan flare.9. Panitia Pelaksana Pertandingan Persikabo Bogor dikenakan sanksi denda Rp. 10.000.000,- karena tidak mampu menjaga keamanan dari tim Persikabo
1495783497818 false