25 Apr 2017

Persija Ketar-Ketir Lirikan Maut Luis Milla

Bagi seorang pemain, dipanggil tim nasional adalah kebanggaan luar biasa. Pengakuan akan kualitasnya, sekaligus kesempatan berbakti pada bangsa dan negara. Namun, bagi pihak klub, tak selamanya pemanggilan tim nasional disambut antusias. Risiko tak bisa menggunakan jasa pemainnya harus ditanggung, apalagi jika ada partai krusial di tengah pemanggilan itu.Beberapa waktu lalu Luis Milla secara khusus menyebut satu nama yang dianggapnya menunjukkan permainan bagus. Rezaldi Hehanusa, nama pemain itu, tampil apik saat Timnas Indonesia U-22 menggelar uji coba melawan Persija Jakarta yang berakhir imbang.[suggestedarticle]Menanggapi kemungkinan bek muda andalannya dipanggi Luis Milla, pelatih Persija Jakarta kelihatan tak terlalu antusias. Stefano Cugurra Teco mengaku timnya sangat membutuhkan tenaga Bule, panggilan si pemain, dan bakal kehilangan jika benar dipanggil masuk skuad Luis Milla. "Bek kiri akan jadi masalah kalau Bule dipanggil. Ini sepak bola. harus proses latihan, fisik, taktik. Bule cukup bagus prosesnya. Saya senang sama kerjanya. Dari awal dia agak kurang," ujar Teco seperti dilansir Indosport."Sebagai pelatih, saya kasih motivasi. Bule tahun lalu tidak banyak main. Bule bermain sedikit. Ini tidak cukup," tambah Teco.Hasilnya, Bule mulai mapan menempati posisi bek kiri Persija sejak pra-musim. Sebagai satu-satunya pemain kidal di posisinya, kesempatan tampil Bule menjadi lebih terbuka. "Sekarang waktu dia masuk dari Piala Presiden, lalu ada peraturan U-23, dia bisa main. Jadi dia dibutuhkan tim. Dia harus siap buat main," tambah Teco.[suggestedarticle]"Bule saya lihat latihan rutin sama kita tapi dia juga latihan sendiri. Semangat ada. profesional ada. Bagus. Saya senang kerja sama dia," tutur pelatih kelahiran Brazil itu.Jika Bule dipanggil skuad Timnas Indonesia U-22, Teco bakal melepas pemain Persija ketiga. Sebelumnya, Ryuji Utomo dan Muhammad Hargianto sudah terlebih dahulu dipanggil Luis Milla.
25 Apr 2017

Cristian Gonzales dan Djadjang Nurdjaman Masuk Nominasi Golden Award SIWO

Cristian Gonzales, pemain sepak bola Arema FC, menjadi satu dari lima nominasi atlet terbaik pada pagelaran Golden Award 2017 Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Pusat di Hotel Peninsula, Jakarta, Jumat (28/4). Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman juga bakal dapat penghargaan pada acara ini.Selain pemain naturalisasi itu, panitia penyelenggara Golden Award 2017 SIWO PWI Pusat yang diwakili oleh Gungde Ariwangsa di Jakarta, Selasa (25/4), nominasi atlet terbaik adalah La Memo (dayung), Daud Yordan (tinju), Rio Haryanto (balap) dan Eko Yuli Irawan (angkat besi).Untuk atlet putri, nominasi atlet terbaiknya adalah Dewi Yuliawati (dayung), Sri Wahyuni (angkat besi), Lindswell Kwok (wushu), Maria Londa (lompat jauh) dan Ika Yuliana Rochmawati (panahan).[suggestedarticle]Tidak hanya atlet, Golden Award 2017 SIWO PWI Pusat ini juga memberikan penghargaan kepada pelatih olahraga yaitu Dirja Miharja (angkat besi), Richard Mainaky (bulu tangkis), Djadjang Nurdjaman (Persib Bandung), Agustinus Ngamel (atletik) dan Ibarsjah Djanu (bola voli)."Mereka ini terpilih berdasarkan kemampuan, prestasi dan track record masing-masing atlet maupun pelatih," kata Gungde Ariwangsa di sela persiapan pelaksanaan Golden Award 2017 SIWO PWI Pusat.Menurut dia, atlet maupun pelatih yang menjadi nominasi ini sebelumnya telah melalui penjaringan yang dilakukan oleh SIWO PWI Pusat. Kelima atlet maupun pelatih ini dinilai memiliki poin yang tinggi sehingga berhak menjadi nominasi kegiatan bergengsi itu.Untuk keputusan pemenang sendiri, kata dia, baru akan ditentukan menjelang gelaran berlangsung. Pihaknya akan benar-benar merahasiakan siapa pemenangnya hingga pemerintah penghargaan berlangsung.Sementara itu Ketua SIWO PWI Pusat Raja Parlindungan Pane mengatakan pemberian penghargaan ini adalah untuk menyambung kegiatan rutin yang sebelumnya terputus. Pelaksanaannya sendiri agak mundur dari jadwal. Biasanya pemberian penghargaan dilakukan bersamaan dengan Hari Pers Nasional (HPN)."Meski agak terlambat, kegiatan ini akhirnya bakal terlaksana. Kami harapkan kegiatan mampu menggaungkan kembali semangat olahraga di Indonesia," katanya saat dikonfirmasi.Menurut dia, pada pemberian penghargaan olahraga ini tidak hanya untuk atlet maupun pelatih terbaik. Namun ada sembilan kategori lagi diantaranya adalah pembinaan olahraga terbaik, gubernur dan bupati yang berperan banyak dalam pembangunan olahraga, hingga atlet favorit baik putra dan putri."Baru pertama kali akan ada kategori best of the best. Salah satu indikatornya adalah prestasi olahraga yang luar biasa. Khusus untuk kategori ini akan tentukan oleh tim juri," kata pria yang juga anggota Komite Eksekutif KOI itu.
1493116732304 false