Odemwingie dan Fabiano Beltrame Terancam Absen Saat Madura United Hadapi PSM

Madura United terancam tampil tanpa marquee player mereka, Peter Odemwingie dan Fabiano Beltrame saat menghadapi PSM Makassar, Sabtu (29/7). Odemwingie dan Fabiano masih berusaha pulih dari cedera yang didapat saat melawan Barito.Tidak hanya gagal meraih kemenangan saat menghadapi Barito Putera, Madura United juga kemungkinan tidak akan diperkuat Odemwingie dan Febiano saat menghadapi PSM Makassar. Kedua pemain tersebut harus menjalani perawatan karena cedera di bagian kaki.[suggestedarticle]"Untuk Fabiano dia masih istirahat. Kelihatannya kakinya masih bengkak. Peter Odemwingie juga bengkak di kaki. Mungkin dia cedera, harus ditangani fisioterapis untuk bisa sembuh dan kembali berlatih," kata Gomes de Olivera, pelatih Madura United, Rabu (26/7) dikutip dari Tribunnews Surabaya.Gomes masih belum mengetahui apakah kedua pemain tersebut bisa kembali tampil saat laga melawan PSM. Gomes menyatakan masih harus menunggu perkembangan dari tim medis terkait pemulihan dua pemain penting skuad Madura tersebut."Soal itu kami masih belum bisa memastikan. Kami akan lihat perkembangan keduanya. Semoga saja bisa segera pulih dan kembali bersama tim," tambah Gomes.Pelatih asal Brasil tersebut menyatakan kedua pemain tersebut adalah bagian yang krusial untuk skuad Madura United. Terlebih Odemwingie yang kini menjadi sumber gol untuk Madura United. Total 13 gol sudah ditorehkan Odemwingie dalam gelaran Liga 1 sejauh ini."Kedua pemain ini merupakan pemain yang memiliki kualitas dan penting bagi tim ini. Peran mereka di posisi masing-masing sangat berpengaruh. Peter pencetak gol, Fabiano penghadang serangan lawan. Tentu keduanya sangat dibutuhkan tim," kata Gomes.

Ternyata Timnas U-22 Tidak Ditargetkan Raih Emas di SEA Games 2017

Jika Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi menginginkan medali emas di cabang sepakbola untuk Tim nasional Indonesia, berbeda dengan yang dimiliki oleh Satlak Prima.Hal ini dikatakan oleh Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga, Gatot S Dewa Broto, yang menyebutkan bahwa medali perak menjadi target mereka untuk Evan Dimas dkk. di ajang SEA Games."Kami ingin konfirmasi soal target, setiap paparan Pak Tjip (Ahmad Sutjipto, Ketua Satlak Prima) selalu rapi sekali soal target medali," kata Gatot setelah sebelumnya menerima perwakilan PSSI di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Rabu 26 Juli 2017. Gatot mengatakan, sebelum Piala AFF 2016 Satlak Prima menyebut sepakbola berpotensi meraih emas di SEA Games. Namun, setelah melihat hasil Piala AFF, proyeksi tersebut berubah menjadi perak. "Harapan Ketum (PSSI) juara, tapi hitung-hitungan sepak bola menurut Prima di SEA Games hanya perak. Indikatornya adalah barometer di Piala AFF 2016, saat kita finis di posisi kedua. Ini dikeluarkan Prima supaya PSSI punya gambaran utuh mekanisme Prima dalam perhitungan target," kata Gatot. [suggestedarticle]Seluruh pemain dan ofisial timnas yang sudah didaftarkan ke satlak akan menjadi tanggung jawab mereka dalam segi anggaran.PSSI sendiri telah mengirimkan proposal anggaran untuk kebutuhan timnas sepanjang 2017, yakni sebesar lebih dari Rp60 miliar. Namun nominal tersebut tidak hanya untuk SEA Games saja. "Setelah itu (SK) keluar, Prima sudah bisa menggelontorkan honor atlet kecuali pelatih asing, karena tidak cukup kalau untuk bayar (Luis) Milla. Untuk kebutuhan peralatan, untuk fasilitasi peralatan dan ketiga soal akomodasi," jelas Gatot.
1501119001672 false