20 Feb 2017

Hasil La Liga, Minggu (19/2): Lionel Messi Selamatkan Barca dari Hasil Imbang

Peran Lionel Messi di Barcelona memang sangat menentukan. Tengok, Messi menyelamatkan Barca dari hasil imbang berkat gol dari titik penalti di menit terakhir pertandingan melawan Leganes pada lanjutan La Liga pekan ke-23 di Camp Nou, Senin (20/2) dini hari WIB.Gol dari Messi itu memastikan pasukan Luis Enrique mengamankan poin penuh hasil kemenangan 2-1 atas Leganes. Pada pertandingan itu, Messi juga menciptakan gol pembuka Barcelona.Kemenangan ini membuat Barcelona mengumpulkan poin 51 angka dari 23 laga, atau selisih satu angka dari pemuncak klasemen Real Madrid yang baru memainkan 21 pertandingan.Barcelona menggeser Sevilla untuk turun ke peringkat tiga dengan perolehan 49 poin, sedangkan Leganes tertahan di peringkat 17 klasemen sementara.[suggestedarticle]Pada jalannya pertandingan, Blaugrana sebenarnya mampu unggul cepat di menit ke-4 berkat gol Lionel Messi yang meneruskan umpan pendek penyerang Uruguay Luis Suarez.Namun Leganes mampu menyamakan kedudukan lewat gol Unai Lopez yang bekerjasama dengan pemain pengganti Darwin Machis untuk menaklukkan Ter Stegen pada menit 71.Jalannya pertandingan pun berlangsung alot di mana Barcelona kesulitan melancarkan serangan kendati tetap menguasai kepemilikan bola.Barcelona akhirnya memastikan kemenangan dari eksekusi penalti Lionel Messi menyusul pelanggaran Mantovani terhadap Neymar di menit 90. Skor 2-1 untuk kemenangan Barcelona bertahan hingga selesai.Susunan pemain: Barcelona: Ter Stegen; Roberto, Umtiti, Mathieu, Digne (Jordi Alba 81); Rakitic, Gomes (Andres Iniesta 80), Rafinha (Denis Suarez 80); Messi, L.Suarez, Neymar.Leganes: Herrerin; Tito, Mantovani, Siovas (Pablo Insua 87), Rico; Alberto, Moran (Unai Lopez 65); El Zhar, Pires, Szymanowski (Darwin Machis 70); Guerrero.Hasil pertandingan lainnya:Sabtu (18/2)Real Sociedad 0 - 1 VillarrealValencia 2 - 0 Athletic BilbaoMinggu (19/2)Celta Vigo 3 - 0 OsasunaKlasemen sementara
19 Feb 2017

5 Calon Pelatih Baru Barcelona Pengganti Luis Enrique

Kekalahan telak Barcelona 4-0 atas Paris Saint Germain di leg pertama babak 16 besar Liga Champions berujung masa depan sang pealtih Luis Enrique semakin tak menentu.Musim ini Barcelona masih memiliki peluang untuk merebut trofi pada ajang Copa del Rey, dimana Neymar dkk. akan tampil di laga final melawan Alaves.Sedangkan di La Liga, Barcelona masih terus membuntuti sang rival Real Madrid di puncak klasemen. Walau berbeda hanya satu poin, El Real masih memiliki dua 'tabungan' pertandingan yang belum dimainkan.Baik fans dan juga media tak yakin akan ada perpanjangan kontrak untuk Enrique yang berakhir pada 30 Juni 2017.Beberapa sosok pelatih pun mulai dikaitkan dengan klub asal Catalunya itu. Mulai dari Ronald Koeman, Mauricio Pochettino, Eusebio Sacristan, hingga Jorge Sampaoli.Berikut 5 calon pelatih baru Barcelona pada musim depan:1. Jorge SampaoliPelatih asal Argentina ini sukses membawa Sevilla merangsek naik ke papan atas pada musim ini. Dalam 35 laga menangani Sevilla, Sampaoli memiliki rasio kemenangan 54.29%.Saat melatih klub Universidad Chile, Sampaoli sukses mempersembahkan gelar Liga Chile Clausura dan Apertura. Ia juga sempat memenangkan gelar Supercopa Euroamericana 2011. Dan, ia juga membawa timnas Chile tampil mengesankan di Piala Dunia 2014 dan juga meraih gelar Copa America tahun 2015 lalu.2. Mauricio PochettinoMulai menunjukan tajinya sebagai manajer muda berbakat saat berada di Southampton dua musim lalu.Pelatih asal Argentina ini diyakini sulit untuk pindah ke Nou Camp, selain kontrak jangka panjang di Tottenham Hotpsur, dirinya pernah bermain untuk Espanyol yang merupakan rival sekota dari Barca.3. Ronald KoemanPelatih asal Belanda yang pernah bermain untuk Barca selama enam musim. Saat ini menangani Everton sejak dibajak dari Southampton di awal musim.Koeman juga sempat menjadi asisten pelatih Louis van Gaal di Barca pada tahun 1998 hingga 2000.4. Juan carlos UnzueNama Unzune populer di telinga fans Barca, dirinya sudah mendampingi Luis Enrique dalam tiga musim terakhir sebagai asisten pelatih, serta perna juga di Celta Vigo.Namun pengalamannya sebagai pelatih kepala hanya ada di klub kecil seperti Numancia dan Racing Santander.5. Eusebio SacristanSacristan pernah berkostum Barca pada periode 1988-1995. Pemain yang memiliki posisi sebagai gelandang ini juga pernah bermain untuk Celta Vigo dan Valladolid. Pengalaman ini membuat dia masuk dalam daftar calon pelatih Barcelona.Seperti Enrique dan Guardiola, Sacristan pernah juga menjadi pelatih Barcelona B selama empat musim. Ini membuatnya paham betul filosofi bermain Barcelona dan potensi pemain mudanya.Sejak tahun 2015 silam Sacristan melatih untuk Real Sociedad.
16 Feb 2017

Neymar Siap Buat Keajaiban di Nou Camp

Pemain Barcelona Neymar memiliki misi berat saat timnya ganti menjamu Paris Saint Germain di stadion Nou Camp dua pekan dari sekarang.Kekalahan telak 4-0 Barcelona atas PSG di ajang Liga Champions, di Parc des Princes membuat timnya dalam posisi sangat sulit. Namun Neymar dan rekan setimnya akan berusaha sebisa mungkin untuk membuat keajaiban.Barca butuh lima gol tanpa kebobolan jika ingin lolos ke babak perempat final Liga Champions.“Ini adalah pertandingan tak biasa yang jarang sekali menimpa kami. Tapi Paris layak mendapatkan kredit. Mereka menjalani laga yang luar biasa, mereka memiliki penyelesaian yang prima, dan menyerbu gawang kami dengan apik pula," ujar Neymar.BACA JUGA: Meski Menang Telak, Unai Emery Tak Mau SesumbarBarca pernah melakukan comeback gemilang di ajang Liga Champions musim 2013/14 lalu. Tertinggal dua gol dari Milan di San Siro, Lionel Messi dkk. sanggup mengembalikan keadaan menjadi 4-0 di Nou Camp.“Kini kami harus berpikir soal laga berikutnya (di leg kedua) untuk melihat, apa yang kami bisa untuk membalikkan kedudukan, yang sangat sulit. Secara praktik, itu mustahil. Tapi, kami tidak boleh menyerah.”“Sangat sulit untuk mempersiapkan diri menuju laga seperti itu (dituntut menang lima gol). Saya tidak berpikir, pernah berada dalam situasi seperti ini sbeelumnya. Tapi, yang ingin saya lakukan adalah memberikan segalanya di leg kedua, sehingga kami bisa membalikkan agregat.”Namun catatan buruk juga pernah dialami oleh Barca di musim 2013/14 lalu, kala itu mereka kalah agregat 7-0 dari Bayern Muenchen di babak perempat final.
1487222205607 false