17 Jan 2017

Louis van Gaal Pensiun Jadi Pelatih, Ini Gelar-gelar yang Diraih

Louis van Gaal menyatakan pensiun dari kursi kepelatihan pada Senin (16/1) malam atau Selasa dinihari WIB. Pelatih berusia 65 ini telah menangani klub-klub besar seperti Ajax Amsterdam, Barcelona, Bayern Muenchen dan Manchester United.Belakangan Van Gaal mendapat tawaran melatih dari klub China dengan penghasilan besar, namun dirinya menolak. Keputusan ini didasari dari dorongan keluarga yang meminta dirinya untuk lebih banyak beristirahat.Meninggalnya suami dari anak Van Gaal pada bulan Desember 2016, menyentuh perasaannya untuk lebih dekat dengan keluarga dan mengurangi secara drastis kegiatannya seputar olahraga."Banyak sekali momen keluarga yang saya tinggalkan. Saya pikir saya harus berhenti, saya tak akan kembali lagi melatih," ungkap Van Gaal.Pelatih kelahiran Amsterdam, 8 Agustus 1951 ini, mengawali karier kepelatihannya di Ajax pada 1991 dan terakhir di Manchester United pada 2016.Van Gaal banyak melahirkan bintang Ajax dan pada era 1990-an ia membawa kejayaan klub tersebut dengan para pemain Patrick Kluivert, Marc Overmars, Dennis Bergkamp, Frank and Ronald de Boer, Edgar Davids, Clarence Seedorf, Winston Bogarde, Michael Reiziger dan Edwin van der Sar.Reputasinya berlanjut di Barcelona, Bayern Muenchen dan Manchester United. Meski tak menjadi pelatih, diperkirakan Van Gaal tetap berada di lingkungan sepak bola, namun hanya terlibat dalam manajemen klub.Gelar dan penghargaan yang diraih sebagai pelatih:Bersama Ajax AmsterdamJuara Liga Belanda: 1993–1994, 1994–1995, 1995–1996KNVB Cup: 1992–1993Johan Cruyff Shield: 1993, 1994, 1995Liga Champions: 1994–1995UEFA Cup: 1991–1992UEFA Super Cup: 1995Intercontinental Cup: 1995Bersama BarcelonaJuara La Liga: 1997–1998, 1998–1999Copa del Rey: 1997–1998UEFA Super Cup: 1997Bersama AZJuara Liga Belanda: 2008–2009Bersama Bayern MuenchenJuara Bundesliga: 2009–2010DFB-Pokal: 2009–2010DFB-Supercup: 2010Bersama Manchester UnitedFA Cup: 2015–2016Bersama Timnas Belanda2014 FIFA World Cup: Posisi ketigaPenghargaan World Soccer Manager of the Year: 1995Onze d'Or Coach of the Year: 1995Rinus Michels Award: 2007, 2009Dutch Sports Coach of the Year: 2009, 2014German Football Manager of the Year: 2010
16 Jan 2017

11 Talenta Terbaik Brazil U-23 Sepanjang 2016

Brazil tak pernah habis dengan pemain muda bertalenta. Setelah Pele, Zico, Ronaldo, sampai Neymar, Liga Brazil terus memproduksi pemain bintang.Berikut ini 11 talenta terbaik Liga Brazil berusia di bawah 23 yang tampil cemerlang sepanjang musim 2016. Mereka adalah pemain terbaik pada setiap posisi. Siapa saja mereka:Caique, klub Vitoria, 19 tahun, kiperSulit untuk menyebutkan kelemahan Caique yang menjadi kiper reguler Vitoria. Kiper jangkung ini disebut-sebut sebagai Dida (kiper timnas Brazil) baru. Ia dipanggil ke timnas Brazil U-20 yang bakal tampil di Copa America dan sudah dilirik klub Benfica Portugal. Pilihan berikutnya, Ulison (Atletico Mineiro), Lucas Franca (Cruzeiro).Jorge, Flamengo, 20, bek kiriSudah menjadi bek yang matang meski usianya masih muda. Performanya yang apik telah menyedot perhatian klub-klub besar di Eropa. Konsisten penampilannya, tacklingnya bagus dan mampu membaca permainan lawan. Sukses mencetak dua gol lewat tendangan volinya dan kini diicar klub Libertadores. Pilihan berikutnya, Zeca (Santos), Douglas Santos (Atletico Mineiro).William, Internacional, 21, bek kananMeski menjadi bagian dari degradasinya Internacional, namun bek muda ini telah menampilkan permainan yang menawan. Ia juga bisa diposisikan sebagai winger, terbukti dengan empat assists-nya dari tendangan jarak jauh. Ia ikut pula membawa timnas Brazil saat meraih medali emas Olimpiade. Pilihan berikutnya, Gimenez (Chapecoense), Dodo (Coritiba).Yerry Mina, Palmeiras, 22, bek tengahPemain muda jangkung ini direkrut dari klub Santa Fe Kolombia. Ia ikut membawa sukses Palmeiras meraih gelar juara 2016. Terpilih sebagai bek terbaik di Brazil. Ia juga memiliki tendangan keras dan menyumbangkan empat gol dari 13 kali tampil. Pilihan berikutnya, Emerson Santos (Botafogo).Juninho, Coritiba, 21, bek tengahPemain ini adalah salah satu kunci Coritiba hingga bisa bertahan di persaingan bergengsi Liga Brazil. Musim ini ia sudah 36 kali main dan telah memperlihatkan performa yang apik hingga sempat mendapat tawaran dari klub Italia, Fiorentina. Juninho kini tengah dilirik Palmeiras yang akan menggantikan posisi Yerry Mina dan Victor Hugo yang telah ditawar klub Eropa. Pilihan berikutnya, Gabriel (Atletico Mineiro).Thiago Maia, Santos, 19, gelandang bertahanSalah satu pemain yang ikut membawa Tim Olimpiade Brazil meraih medali emas ini, memiliki umpan pendek yang akurat, rata-rata 86,7 persen akurasi dan tertinggi di Liga Brazil. Memiliki teknik tackling yang baik, mampu membaca serangan lawan. Pilihan berikutnya, Douglas (Fluminense), Rodrigo Dourado (Internacional).Hernani, Atletico Paranaense, 22, gelandang bertahanPemain ini sudah dipesan oleh klub Zenit, namun ia masih menahan diri. Punya kemampuan yang komplit dalam mengolah bola, tendangan jarak jauhnya pun keras dan sudah menghasilkan enam gol. Mampu juga sebagai playmaker. Pilihan berikutnya, Jailson dan Walace dari Gremio.Gustavo Scarpa, Fluminense, 22, gelandang serangSalah satu pemain yang mendapatkan perhatian dari klub-klub Eropa. Dia merupakan pemain muda yang memberikan assists terbesar di Liga Brazil, serta telah mencetak delapan gol. Lihai dalam mengolah bola dan tendangan kaki kirinya sangat berbahaya. Scarpa juga spesialis bola-bola mati. Pilihan berikutnya, Erik (Palmeiras).Giorgian de Arrascaeta, Cruzeiro, 22, gelandang serangBagi klub Cruzeiro musim ini memang bukan penampilan terbaiknya. Tapi, sebagai playmaker, Arrascaeta dari Uruguay memperlihatkan potensi besarnya. Sembilan gol ia ciptakan, plus sembilan assists menjadi bukti nilai plus performanya. Dengan teknik permainan tinggi ia jadi aset besar Cruzeiro. Pilihan berikutnya, Raphael Veiga (Coritiba).Victor Bueno, Santos, 22, gelandang serangDengan 10 gol dari 33 kali penampilannya, Bueno menjadi pemain yang banyak diicar klub Eropa. Dia memiliki kemampuan tinggi dalam membaca permainan, gerakannya cepat dan pandai dalam menempatkan posisi. Pilihan berikutnya, David Neres (Sao Paolo), Lucas Fernandes (Atletico Paranaense), Roger Guedes (Palmeiras).Gabriel Jesus, Palmeiras, 19, strikerIni adalah salah satu calon pemain bintang dunia yang mengikuti karier Neymar. Dengan 12 gol di Liga Brazil dan ikut membawa timnas Brazil meraih medali emas Olimpiade dengan lima golnya, ia jadi permata bagi Palmeiras. Uang besar sudah ia datangkan, saat dirinya direkrut Manchester City. Publik Brazil tinggal menanti, bagaimana performa Jesus di Liga Primer Inggris. Pilihan berikutnya, Felipe Vizeu (Flamengo), Richarlison (Fluminense), Sassa dan Nailton (Botafogo).Formasi Pemain Muda Terbaik Liga Brazil
16 Jan 2017

Baru Enam Bulan Dilepas Arsenal, Talenta Jerman ini Diincar Chelsea

Agustus 2016, Serge Gnabry dilepas Arsene Wenger dari Arsenal ke Werder Bremen. Enam bulan kemudian, kini pemain muda Jerman itu diinginkan Chelsea.Kemampuan pemain sayap ini sebenarnya tak perlu diragukan lagi. Sejak usia 14, ia dipoles dalam akademi Arsenal. Tapi setelah matang, justru Wenger melepaskannya.Gnabry kalah bersaing dengan pemain senior di mata Wenger. Tapi, klub Jerman Weder Bremen melihat potensi besar pada diri pemain kelahiran Stuttgart, 14 Juli 1995.Tengok, enam bulan bersama Werder Breman, Gnabry sukses melesakkan 10 gol dari 16 kali memperkuat klub tersebut. Tak heran kalau pelatih Chelsea, Antonio Conte ingin membawanya kembali ke Liga Primer Inggris.Tapi, Gnabry tak mau tergiur. Ia ingin mematangkan diri di Bundesliga bersama Werder Bremen."Demi masa depan saya, saya putuskan untuk fokus dan bermain untuk klub sekarang. Saya butuh konsentrasi untuk bermain di Jerman," ungkap Gnabry."Jika Chelsea atau Arsenal membuka pintu untuk saya, ya saat ini saya hanya ingin memberikan yang terbaik untuk Werder," tegas pemain berusia 21 tahun itu.Gnabry dan Data Diri Nama Serge David Gnabry Lahir 14 July 1995 (usia 21) Tempat lahir Stuttgart, Germany Tinggi 173 cm Posisi Pemain sayap Klub Klub sekarang Werder Bremen No. punggung 29 Karier junior 1999–2000 TSV Weissach 2000–2001 GSV Hemmingen 2001–2003 TSF Ditzingen 2003–2005 SpVgg Feuerbach 2005–2006 Stuttgarter Kickers 2006–2011 VfB Stuttgart 2011–2012 Arsenal Karier senior Tahun Klub Tampil (Gol) 2012–2016 Arsenal 10 (1) 2015–2016 Wesr Brom (pinjaman) 1 (0) 2016– Werder Bremen 15 (7) Tim nasional 2010–2011 Jerman U-16 5 (1) 2011–2012 Jerman U-17 12 (3) 2013 Jerman U-18 2 (3) 2013 Jerman U-19 5 (3) 2015– Jerman U-21 10 (2) 2016 Tim Olimpiade Jerman 6 (6) 2016– Jerman 2 (3)
1484524652978 false