Habis Manis Sepah Dibuang, Begini Nasib Pelatih Timnas Australia

Pelatih timnas Australia Ange Postecoglou memilih undur diri dari jabatannya. Keputusan ini diambil sepekan setelah membawa The Socceroos lolos ke Piala Dunia 2018.Postecoglou meloloskan Australia lewat play-off melawan wakil CONCACAF Honduras dengan agregat 3-1. Akan tetapi, Tim Cahill cs dikritik karena performa juara bertahan Piala Asia 2015 itu dianggap kalah dari Jepang, Korea Selatan, Iran dan Arab Saudi yang melangkah langsung ke Rusia.Laga melawan Honduras juga disorot sebab skuad asuhan Postecoglou terbantu dengan 'hadiah' dua penalti. Secara keseluruhan suporter Australia kurang puas dengan timnas dan hal ini ditumpahkan lewat media sosial.[suggestedarticle]"Setelah memikirkan dengan matang dan pencarian dalam jiwa saya, perjalanan saya sebagai pelatih Socceroos berakhir," kata Postecoglou dikutip dari Guardian.Dalam pengunduran diri Postecoglou, pelatih yang menangani Australia sejak 2013 itu ditemani oleh Presiden Federasi Sepakbola Australia (FFA) Steven Lowy dan CEO FFA David Gallop."Sebuah kebangaan buat saya melatih tim nasional negara saya sendiri. Membawa mereka ke Piala Dunia 2014, memenangi Piala Asia 2015, dan kini lolos ke Piala Dunia tahun depan. Saya pernah bilang kalau kami akan bisa melakukannya dan sekarang kami telah melakukannya," lanjut pelatih berusia 52 tahun itu.[suggestedarticle]Postecoglou sebelumnya juga pernah mengantarkan Australia ke Piala Dunia 2014. Negeri Kangguru itu hanya menjadi penggembira usai kalah dari Chile, Belanda, dan Spanyol di Grup B."Semua ini, bagaimanapun juga, telah membuat perubahan dalam diri saya baik secara personal maupun profesional. Saya mengerahkan semua yang saya tahu betapa pentingnya waktu yang dihabiskan untuk sepak bola Australia. Karena itu dengan berat hati saya harus mengakhiri perjalanan ini," tandasnya.

Bantai Qarabag 4-0, Chelsea Lolos Sebagai Juara Grup C

Chelsea dipastikan melenggang ke babak 16 besar Liga Champions. Kenyataan tersebut diterima Chelsea setelah menghancurkan tuan rumah Qarabag 4-0 di Stadion Baki Olimpiya, Kamis (23/11) dini hari WIB.Tim asuhan Antonio Conte amat membutuhkan tambahan tiga poin jelang matchday ke lima demi melanjutkan langkah di ajang Liga Champions. Dan The Blues mendapatkan apa yang dibutuhkannya itu kala Eden hazard, Willian dan Cesc Fabregas sukses mencetak gol kemenangan.Chelsea langsung mendapat untuk dalma laga kontra Qarabag sejak menit ke 19. Pasalnya, Rasad Sadiqov divonis melanggar Willian yang terjatuh di kotak penalti. Tak hanya itu, Sadiqov pun diusir wasit Manuel de Sousa asal Portugal.Tak cukup hanya itu, gawang Qarabag pun sukses dibobol Hazard dari titik putih. Chelsea pun unggul sementara 1-0.[suggestedarticle]Sebagai catatan, The Blues turun dengan kekuatan penuh dalam laga tersebut. Willian, Pedro Rodriguez dan Eden Hazard menjadi andalan untuk mengedor jantung pertahan Qarabak. Sementara itu, trio sektor pertahan dihuni David Luiz, Cesar Azpilicueta dan Antonio Rudiger menjadi palang pintu.Bukan maksud meremehkan, namun menghadapi Chelsea dengan kekuatan penuh hanya dengan 10 pemain sesunguhnya bukanlah hal yang bagus. Dan terbukti, Willian sukses menggandakan keunggulan tim asal London itu pada menit ke 36.Tendangan kaki kanan pemain asal Brasil tersebut tak mampu dihalau kiper Qarabak, Ibrahim Sehic. Keunggulan 2-0 pun menjadi penutup 45 menit pertama.keyakinan Conte bahwa timnya akan menang membuatnya menginstruksikan agar pemainnya lebih sabar. Sedangkan Qarabag yang secara materi pemain jauh di bawah Chelsea plus kehilangan seorang pemain, praktis hanya bisa menunggu dengan sesekali melakukan serang balik.[suggestedarticle]Chelsea yang mendominasi laga seperti hanya tinggal menunggu waktu untuk mendapatkan gol ketiga dan keempat.Dan momentum itu pun datang kala sepakan penalti Cesc Fabregas pada menit ke-73 berbuah gol. Kali ini Willian dijatuhkan Qara Qarayev di kotak terlarang untuk kedua kalinya. Penalti itu sendiri sempat diprotes keras oleh para pemain tuan rumah. Hingga puncaknya Maksim Medvede mendapat kartu kuning atau booked for complaining.Ketika laga berusia 85 menit, giliran Willian yang mencatatkan namanya di papan skor. Tendangannya dari luar kotak penlati mendarat mulus di dalam gawang Qarabag untuk keempat kalinya.[suggestedarticle]Dengan kemenangan tersbeut Chelsea dipastikan lolos sebagai juara grup dan akan menunggu pendampingnya di Grup C antara wakil Italia, AS Roma atau wakil Spanyol Atletico Madrid.Susunan pemainQarabag: 13-Ibrahim Sehic; 14-Rashad Sadiqov, 25-Ansi Agolli, 52-Jakub Rzezniczak, 5-Maksim Medvedev; 2-Qara Qarayev; 8-Míchel Marcos, 20-Richard Almeyda, 77-Wildedonald Guerrier (32-Yunuszade 81'), 11-Mahir Madatov (91-Cosqun Diniyev 46'); 9-Dino Ndlovu (99-Dani Quintana 85').Chelsea: 13-Thibaut Courtois; 30-David Luiz, 28-Cesar Azpilicueta, 2-Antonio Rudiger; 4-Cesc Fabregas, 7-N'Golo Kante (6-Danny Drinkwater 75'); 3-Marcos Alonso (24-Gary Cahill 58'), 21-Davide Zappacosta; 22-Willian, 11-Pedro Rodriguez; 10-Eden Hazard (9-Alvaro Morata 65').

Kemenangan Munchen 2-1 atas Anderlecht Memakan Korban

Kemenangan besar Paris Saint Germain atas Glasgow Celtic 7-1, memaksa Bayern Munchen menyudahi babak penyisihan Grup B Liga Champions sebagai runner up. Di waktu yang bersamaan, Munchen berhasil menyudahi perlawanan tuan rumah Anderlecht dengan skor tipis 1-2.Menguasai penuh jalannya 45 menit pertama dengan keunggulan 53 persen penguasaan bola nayatnya tak lantas membuat Munchen bisa dengan mudah memperoleh gol di Constant Vanden Stock, Kamis (23/11) dini hari WIB.Upaya anak asuh Jupp Heynckes kerap kali gagal setelah memasuki wilayah pertahanan Anderlecht. Perlawanan ketat yang diberikan tim tuan rumah sejak menit pertama dimainkan, berhasil memaksa laga berakir imbang sama kuat di babak pertama.Setelah jeda turun minum, tepatnya pada menit ke 51, Robert Lewandowski sukses memecah kebuntuan raksasa Jerman tersebut. Striker asal Polandia itu berhasil memaksimalkan umpan Corentin Tolisso untuk mengubah keadaan menjadi 0-1.[suggestedarticle]Mendengar bahwa pesaing kuatnya di Grup B, PSG, terus mendulang gol di 45 menit kedua, rupanya membuat Munchen kian sengit membombardir pertahanan tim tamu.Tapi sialnya, alih-alih bisa menggandakan keunggulan, gawang Sven Ulreich harus kebobolan oleh aksi kapten tim, Sofiae Hanni, yang sekaligus menandai gol perdana Anderlecht dalam kampanye Liga Champions 2017/18 ini. Skor berubah menjadi 1-1.Munchen lantas tak panik setelah gol penyeimbang Anderlecht tercipta. Nyatanya, pada menit ke 77 giliran Tolisso yang menyarangkan bola ke gawang tim tuan rumah. Memanfaatkan umpan manis Joshua Kimmich di menit ke 77, Tolisso sukses mengambalikan Munchen unggul. Skor pun kembali berubah 1-2 sekaligus menjadi hasil akhir dalam laga tersebut.[suggestedarticle]Meski menang, sesungguhnya tiga poin yang didapat Munchen harus memakan tumbal. Thiago Alcantara dan juga Arjen Robben harus mengalami cedera. Bahkan tiga poin itu pun tak cukup bagi The Bavarian menyudahi babak penyisihan grup sebagai pimpinan klasmen.Kecuali di laga terakhir kontra PSG, Munchen berhasil menang super besar atas wakil Prancis itu.

Man United Dibungkam Tuan Rumah Basel 1-0

Pasukan Jose Mourinho harus menjalani laga terakhir penyisihan Grup A Liga Champions setelah ditundukan FC Basel dengan skor 1-0. Michael Lang menjadi pembeda dalam laga tersebut dengan golnya di menit ke 89.Dengan kekalahan MU dan tiga poin tambahan Basel, maka tiga tim dari Grup A masih terus bersaing hingga matchday ke enam. Mengingat saat ini manchester United memiliki 12 poin, Basel sembilan poin dan CSKA Moscow pun sembilan poin.Sebiji gol Lang di menit akhir menjadi salah satu penyebab tertundanya kelolosan MU ke fase 16 besar. Dan sekaligus menjadi penyambung asa bagi Basel untuk tetap bisa bertahan di Liga Champions.Basel memulai laga dnegan permainan yang cukup berani meskipun lawan yang dihadapinya adalah tim sebesar United. [suggestedarticle]Permainan mencolok pun diperlihatkan Basel sepanjang 45 menit babak pertama. Hanya saja, gol urung tercipta lantaran Sergio Romero masih cukup tangguh menjaga gawang MU dari kebobolan.Meski begitu, United bermain bukan tanpa peluang. Setidaknya tim tamu berhasil menguasai jalannya laga meski seskali mendapat teror berbahaya dari tuan rumah.Babak pertama ditutup dengan skor 0-0 dengan 32 persen penguasaan bola untuk tuan rumah dan 68 persen untuk MU.Kembali dari kamar ganti, kedua tim masih saling bertukar serangan dan peluang. Meski demikian, tetap saja skor kacamata tak kunjung berubah.[suggestedarticle]Upaya United mendapatkan gol pun dilakukan. Striker jangkung asal Swedia diturunkan Jose Mourinho di menit ke 74. Sebelumnya, Marcus Rashford lebih dulu diturunkan pada menit ke 64 menggantikan Jesse Lingard dan Nemanja Matic masuk pada menit ke 66 menggantikan Paul Pogba.Tapi upaya Mou tersebeut tak berbuah hasil, malah justru derita harus ditelan United kala laga bersih 90 menit hampir selesai.Tepatnya pada menit ke 89, publik tuan rumah bersorak kala Lang berhasil menjebol gawang Romero yang sedari awal amat sulit untuk ditembus. Sontekan dari jarak dekat Lang meneruskan crossing Raoul Petretta tak bisa dijangkau sang kiper.Dan gol tersebut menjadi yang semata wayang dalam laga Basel kontra United di St. Jakob Park, Kamis (23/11) dini hari WIB.[suggestedarticle]Susunan PemainBasel: Vaclik; Akanji, Suchy, Balanta; Lang, Die (Fransson 80'), Zuffi, Petretta; Steffen, Oberlin, Elyounoussi.Manchester United: Romero; Darmian, Smalling, Rojo, Blind; Herrera, Fellaini; Lingard (Rashford 64'), Pogba (Matic 66'), Martial (Ibrahimovic 74'); Lukaku.

Gagal Balas Dendam, Juventus Belum Pasti Lolos

Juventus harus menerima kenyataan setelah gagal mengalahkan barcelona di Allianz Stadium dalam laga lanjutan penyisihan Grup D Liga Champions di Allianz Stadium, Kamis (23/11). Bermain di Turin, anak asuh Massimiliano Allegri hanya berhasil menguasai bola 38 persen.Mengawali laga dengan baik, Juventus sempat membahayakan gawang Marc Andre ter Stegen di menit-menit awal melalui pemain pinjaman mereka asal Bayern Munchen, Douglas Costa. Tapi penjaga gawang asal Jerman itu berhasil mengamankan upaya Costa tersebut.Barcelona kemudian balik membalas melalui Paulinho di menit ke 10. Beruntung bagi Gianluigi Buffon, kiper gaek tersbeut tak perlu berupaya lebih mengingat sepakan pemain Brazil itu masih jauh dari sasaran.Delapan menit berselang, giliran Paulo Dybala yang mencoba keberuntungan. Meski sepakannya 100 persen mengarah ke gawang, namun Ter Stegen masih dengan mudah menangkap bola yang ditendangkan pemain asal Argentina itu.[suggestedarticle]Selanjutnya giliran Ivan Rakitic yang mencoba 'menakut-nakuti' gawang Buffon melalui sebuah set piece bola mati. Sepakan Rakitic yang mengirim bola ke mulut gawang Juve, nyatanya tak bisa dijangkau Luis Suarez atau pemain Barcelona lainnya.Menjelang berakhirnya babak pertama, Dybala berhasil merangsek hingga ke depan gawang Ter Stegen dari sisi kiri lapangan Juve. Dengan sedikit gerak tipu, Dybala menghujamkan sepakan keras yang sayangnya justru maish melambung dikit di atas gawang tim tamu.Bisa dibilang, itulah satu-satunya peluang Juve untuk bisa mencetak gol di babak pertama. Laga 45 menit pertama pun usai tanpa satu pun gol tercipta.Sebagai catatan, Barcelona tampil tanpa Lionel Messi di babak pertama.[suggestedarticle]Menjalani 45 menit kedua, Juve tetap memilih bermain lebih tertutup dengan intensitas penguasaan bola yang relatif jarang. Alhasil, babak kedua masih tetap milik Barcelona.Meski begitu, Barcelona yang hampir pasti lolos sebagai juara grup enggan serius membombardir pertahan Juve. Singkat cerita, permaianan pun tak lebih hanya 'uber-uberan' di lini tengah semata.Hingga akhirnya 'Sang Mesiah' masuk pada menit ke 56 menggantikan Gerard Deulofeu. Tapi hasilnya pun sama saja, permainan monoton dengan sedikit peluang berbahaya menjadi tontonan di matchday ke lima Grup D Liga Champions.Sementara tim tuan rumah kian kesulitan membuat peluang seiring kondisi stamina yang mulai menurun. Ketimbang kehilangan poin seutuhnya, Massimiliano Allegri lantas memasukan sejumlah pemain yang memiliki karakter sebagai gelandang tengah bertahan. [suggestedarticle]Diawali masuknya Rodrigo Bentancur pada menit ke 66 menggantikan Miralem Pjanic, kemudian Caludio Marchisio menggantikan Juan Cuadrado pada menit ke 71 yang banyak bermain melebar dan mengganti Douglas Costa dengan Balise Matuidi pada menit ke 85.Juve sendiri memiliki dua peluang bagus jelang berakhirnya laga. pertama melalui Costa pada menit ke 83 dan Dybala pada menit ke 90+2. Jika tendanagn Costa masih menyamping meski memiliki ruang tembak yang leluasa, maka sepakan Dybala masih bisa dihalau Ter Stegen dan hanya berbuah sepakan pojok.Dan akhirnya setelah menghabiskan empat menit tambahan waktu wasit Milorad Mazic asal Serbia membunyikan peluit panjang tanda laga usai tanpa pemenang. Skor 0-0 pun menjadi haknya Juve dan Barca.[suggestedarticle]Susunan PemainJuventus: Buffon; Rugani, Barzagli, Benatia; Cuadrado (Marchisio 71'), Pjanic (Bentancur 66'), Khedira, Alex Sandro; Dybala, Douglas Costa (Matuidi 85'); HiguainBarcelona: Ter Stegen; Semedo, Pique, Umtiti, Digne; Sergio Busquets, Rakitic, Iniesta (Jordi Alba 82'); Deulofeu (Messi 56'), L. Suarez, Paulinho
1511352602206 false