Hingga Juli Ini, 4 Wakil Indonesia Gagal Tembus Laga Final Ajang Futsal Internasional di 2017

Target "Big 4 Asia" yang didengungkan oleh Federasi Futsal Indonesia sejak pertama kali dibentuk pada 2014 lalu ternyata belum tembus hingga saat ini.Hal itu termasuk di berbagai ajang yang diikuti baik dari timnas futsal maupun klub. Hingga Juli ini, sudah empat ajang yang diikuti oleh wakil Indonesia di kancah futsal Internasional. Berikut ulasannya:Timnas Futsal Indonesia - AFF Futsal Championship 2016 (21-29 Januari)Di laga pertama pada Januari 2017 lalu merupakan salah satu yang terburuk buat timnas futsal Indonesia. Mereka gagal lolos fase grup kalah bersaing atas Malaysia dan Myanmar serta hanya menang satu kali atas Laos.Timnas Futsal U-20 - AFC U-20 Futsal Championship 2017 (16-31 Mei)Datangnya Vic Hermans sebagai pelatih kepala baru sedikit membuka harapan buat Indonesia. Wakil lainnya di ajang Internasional yaitu timnas futsal U-20 menarik simpati dan perhatian masyarakat Indonesia. Di ajang AFC U-20 Futsal Championship pada Mei lalu mereka berhasil lolos ke babak delapan besar dan berhasil menyingkirkan rival sesama Asia Tenggara, Vietnam. Namun perjalanan mereka hanya terhenti di perempat final setelah dikalahkan Thailand.Pada Juli ini, dua klub futsal asal Indonesia, Permata Indah Manokwari, dan Vamos Mataram, berkesempatan mewakili tanah air di ajang Internasional.Permata Indah Manokwari - AFF Futsal Club Championship 2017 (1-9 Juli) Permata Indah Manokwari yang melakukan debutnya di ajang Internasional meski lolos dari fase grup, namun gagal menembus final AFF Futsal Club 2017. Selain itu di fase semi final dan perebutan peringkat ketiga mereka juga dikalahkan oleh Sanna Khanh Hoa (Vietnam) dan Melaka United (Malaysia) dan harus puas berada di posisi keempat.Vamos Mataram - AFC Futsal Club Championship 2017 (20-30 Juli)Sama seperti Permata Indah, Vamos juga merasakan debut di ajang Internasional Pertamanya, namun dengan level yang lebih tinggi yaitu AFC Futsal Club Championship 2017.Berada di grup B, Vamos menghadapi dua tim kuat asal tanah Arab, Al Rayyan Qatar dan Nafit Al Wasat Irak. Mereka menelan kekalahan atas dua tim tersebut, namun berhasil meraih kemenangan atas debutan lainnya, Disi Invest Tajikistan. Meski gagal lolos fase grup, paling tidak mereka menghindari posisi juru kunci.
1497149101792 false