Pikirkan Hasil Ujian Nasional, Bintang Timnas U-19 Belum Keluarkan Kemampuan Terbaiknya

Persela Lamongan hanya bisa brmain imbang 1-1 saat berhadapan dengan Bhayangkara FC dalam lanjutan Liga 1 pada Senin (23/4) kemarin.Dalam laga ini performa winger Persela Lamongan, Saddil Ramdani menjadi sorotan. Dimana sejak awal musim ini dirinya belum mampu menunjukan performa konsisten.Pelatih Persela, Aji Santoso menyadari hal itu, dimana pada musim ini Saddil baru tampil sebanyak tiga pertandingan."Memang Saddil [Ramdani] dari pertandingan awal belum seperti Saddil yang sebenarnya," ungkap Aji Santoso usai pertandingan kontra Bhayangkara FC.[suggestedarticle]Kesibukan Saddil di bangku sekolah menjadi faktor utama dirinya belum bisa 100 persen fokus tampil bersama Persela. Dirinya sempat harus membagi waktu untuk menjalani Ujian Nasional beberapa waktu lalu.Selain itu Saddil juga harus memikirkan hasil ujian tersebut, tentu ini berpengaruh pada kesiapan mentalnya di atas lapangan. Pemain berusia 19 tahun ini juga sempat menjalani panggilan timnas Indonesia U-19 beberapa waktu lalu."Kemarin pun dia tidak ikut latihan sebelum lawan Bali United, dia tidak ikut latihan di dalam tim selama seminggu karena ujian," imbuh Aji."Sebetulnya kalau saya paksa untuk latihan, kasihan gak selesai-selesai dia sekolahnya. Jadi saya suruh selesaikan secepatnya, baru dia benar-benar konsentrasi," tegasnya.Hingga pekan kelima Persela baru mengkoleksi enam poin dan membawa mereka ada di posisi ke-10 klasemen sementara.

Bintang Timnas Singapura Jebolan La Masia Berminat Main di Liga 1

Nama Hariss Harun tentu tak asing di telinga suporter sepakbola Asia, dimana dirinya dicap sebagai salah satu pemain terbaik yang dimiliki oleh Singapura saat ini.Saat ini Hariss tampil untuk klub Malaysia, Johor Darul Takzim yang sudah dibelanya sejak tahun 2014 lalu.Pemain berusia 27 tahun ini ternyata memendam hasrat untuk bisa berkarir di Liga 1 Indonesia, jika ada kesempatan datang padanya.Atmosfir di stadion Gelora Bung Karno sempat ia rasakan saat tampil bersama JDT di ajang Piala AFC melawan Persija Jakarta 10 April silam. Walau dalam laga itu mereka kalah 0-4 dari tuan rumah, Hariss merasakan hal yang berbeda dengan yang ia jumpai di Malaysia dan juga Singapura.Meski berminat main di Indonesia, mantan pemain Young Lions ini masih menghormati sisa kontraknya di JDT."Atmosfer di sini (Indonesia) memang mantap. Tetapi saya masih ada kontrak di Johor jadi saya fokus di johor saat ini," ucap Hariss, dikutip dari Indosport.[suggestedarticle=3]Tak lupa Hariss juga memuji dukungan penuh Jakmania, suporter Persija dalam laga Piala AFC tersebut."Atmosfer Jakmania memang mantap dalam pandangan kita. Kita memang sempat gak dengar suara satu pemain dengan lainnya di 5-10 menit awal (akibat riuhnya stadion), jadi bagi kita atmosfer mantap di sini," lanjutnya.[pagebreak]Jebolan La Masia[/pagebreak]Hariss sendiri merupakan pemain berbakat Negeri Singa, yang pernah dijuluki pemain ajaib. Dia juga jadi bagian Singapura menjuarai Piala AFF 2012 saat usianya baru 16 tahun. Sejauh ini ia sudah memiliki total 86 caps bersama dengan Singapura.Pada tahun lalu ia gagal memperkuat klub Spanyol, CE L’Hospitalet dan memilih kembali ke Malaysia.Saat Hariss berusia 17 tahun, dia sempat menjalani pelatihan di La Masia, salah satu akademi sepakbola terbaik di dunia milik Barcelona.
1524547801695 false