Kerusuhan Arema Vs Persib Bandung

Seru! Madura United Raih Kemenangan atas Arema FC 3-2

Madura United menang 3-2 atas Arema FC di pekan kelima Liga 1 di Stadion Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu (21/4/2018).Madura United mengambil inisiatif menekan sejak awal laga. Pada menit ke-14, Slamet Nurcahyo hampir membuat tuan rumah unggul, tapi bola melambung di atas gawang Arema.Tuan rumah unggul pada menit ke-43. Greg Nwokolo mencatatkan namanya di papan skor melalui eksekusi tendangan bebasnya. 1-0 untuk Madura.[suggestedarticle=3]Arema FC membalas lewat gol Dendi Santoso satu menit setelah gol Greg. Bola muntah berhasil dimanfaatkan oleh Dendi. 1-1 kedudukan, sekaligus menutup babak pertama.[pagebreak]Babak kedua[/pagebreak]Di babak kedua permainan berjalan menarik. Arema FC mampu menekan pertahanan Madura United dalam 20 menit awal babak kedua.Singo Edan unggul pada menit 66 melalui Thiago Furtuoso melalui sepakan penalti. Sebelumnya pemain Arema dilanggar bek Madura United di area 12 pas tuan rumah. 2-1 Arema memimpin.Tapi Madura mampu menyamakan kedudukan pada menit 73. Kali ini giliran tuan rumah yang mendapat hadiah penalti. Raphael Maitimo dengan dingin menaklukkan kiper Arema yang dikawal Utam Rusdiana. 2-2 kedudukan imbang.Madura United akhirnta mengunci kemenangan lewat Nuriddin Davronov. Golnya pada menit 87 cukup membuat Madura amankan tiga poin di kandang sendiri. Dengan kemenangan tersebut, Madura sementara naik ke posisi ketiga klasemen dengan torehan 10 poin.Susunan pemainMadura United: Angga Saputra; Fabiano Beltrame, Fachrudin Aryanto, Andik Rendika, Beny Wahyudi; Slamet Nurcahyo, Zah Rahan, OK Jhon; Greg Nwokolo, Alberto De Paula, Bayu Pradana.Arema FC: Utam Rusdiana; Purwaka Yudi, Johan Alfarizi, Wamiau, Syaiful Indra Cahya, Zaenuri; Hanif Sjahbandi, Hendro Siswanto, Rivaldi Bawuo, Dendi Santoso; Thiago Furtuoso.

Hasil Sidang Komdis PSSI Terbaru: Arema FC dan Bhayangkara FC Banjir Hukuman

Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sanksi berat kepada Arema FC terkait dengan adanya kerusuhan laga kontra Persib, pekan lalu. Selain itu Bhayangkara FC juga mendapat dua sanksi dari Komdis.Panpel Arema FC menerima dua sanksi. Pertama adalah masuknya penonton yang menimbulkan kericuhan dan kedua adalah gagalnya Arema berikan rasa aman kepada tim Persib.[suggestedarticle=3]Denda untuk hukuman pertama adalah Rp250 juta, sedangkan denda kedua adalah Rp50 juta. Total Singo Edan mendapatkan denda sebesar Rp300 juta.Selain Arema, Bhayangkara FC juga terkena sanksi secara personal. Pertama adalah manajer tim Sumarji yang berperilaku tak sportif dan didenda sebesar Rp25 juta.Lalu yang kedua untuk pelatih Simon McMenemy. Pelatih asal Skotlandia itu melakukan protes berlebihan dengan menendang botol. Atas perilakunya itu, Komdis PSSI menjatuhkan denda sebesar Rp25 juta.Selain Arema FC dan Bhayangkara FC, tim Persebaya juga mendapatkan denda. Bajul Ijo dinilai tak mampu mengontrol suporter yang sempat masuk ke lapangan.[pagebreak]Hasil Sidang Komdis PSSI, Rabu 18 April[/pagebreak]Berikut hasil Sidang Komite Disiplin, Rabu 18 April 2018: 1. Manager Bhayangkara FC Sdr. Sumardji- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: Perseru Serui vs Bhayangkara FC- Tanggal kejadian: 14 April 2018- Jenis pelanggaran: Protes berlebihan dengan melanggar azas fair play dan melakukan tindakan tidak sportif- Hukuman: Sanksi denda Rp. 25.000.000 2. Pelatih Bhayangkara FC Sdr. Simon McMenemy- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: Perseru Serui vs Bhayangkara FC- Tanggal kejadian: 14 April 2018- Jenis pelanggaran: Protes berlebihan dengan cara menendang botol dan memainkan bola yang seharusnya lemparan ke dalam untuk pemain Perseru- Hukuman: Sanksi denda Rp. 25.000.000 3. Panitia Pelaksana Pertandingan PS TIRA- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: PS TIRA vs Persebaya Surabaya- Tanggal kejadian: 13 April 2018- Jenis pelanggaran: Gagal memberikan rasa aman dan nyaman karena suporterPersebaya Surabaya memasuki area field of play- Hukuman: Sanksi denda Rp. 20.000.000 4. Persebaya Surabaya- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: PS TIRA vs Persebaya Surabaya- Tanggal kejadian: 13 April 2018- Jenis pelanggaran: Suporter Persebaya Surabaya memasuki area lapangan- Hukuman: Sanksi denda Rp. 20.000.000 5. Arema FC- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: Arema FC vs Persib Bandung- Tanggal kejadian: 15 April 2018- Jenis pelanggaran: Tingkah laku buruk penonton yang melakukan pelemparan botol dan sepatu ke area lapangan yang mengakibatkan pelatih Persib Bandung terluka, menyalakan flare, masuk ke area lapangan.- Hukuman: Sanksi denda Rp. 250.000.000 6. Panitia Pelaksana Pertandingan Arema FC- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: Arema FC vs Persib Bandung- Tanggal kejadian: 15 April 2018- Jenis pelanggaran: Gagal memberikan rasa aman dan nyaman untuk kedua tim serta perangkat pertandingan.- Hukuman: Sanksi penutupan sebagian stadion pada bagian timur selama 2 (dua) pertandingan dan denda Rp. 50.000.000

Komdis PSSI Hukum Arema FC Ratusan Juta Rupiah

Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sanksi kepada Arema FC terkait dengan kerusuhan saat laga kontra Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, pekan lalu. Saat itu Aremania menyerbu masuk ke lapangan dan melukai pelatih Persib, Mario Gomez.Imbas dari kerusuhan tersebut, manajemen Arema FC harus mendapat sanksi dari Komdis PSSI berupa denda yang cukup besar dengan dua putusan. Manajemen Arema menerima dua surat pada Kamis (19/4/2018) malam. Surat pertama benomor 022/L1/SK/KD-PSSI/IV/2018 berisikan denda Rp250 juta akibat ulah suporter Aremania yang berperilaku tak baik dan menyebabkan pertandingan terhenti.[suggestedarticle=3]Lalu surat kedua bernomir 023/L1/SK/KD-PSSI/IV/2018 berisi keterangan tentang tingkah laku buruk panitia pelaksana pertandingan. Dalam surat tersebut dikatakan bahwa Panpel Arema gagal berikan rasa aman kepada tim tamu dengan terlukanya Mario Gomez di bagian kepala.Denda lainnya terjadi karena adanya cerawat dan turunnya penonton ke lapangan. Panpel Arema pun mendapat denda sebesar Rp50 juta untuk poin tersebut.Tak berhenti sampai denda, Komdisi pun memberikan sanksi lain kepada Arema. Panpel diharuskan menutup tribune di sisi timur Stadion Kanjuruhan untuk laga kontra Persipura (27/4/2018) dan PSM Makassar (13/5/2018).[pagebreak]Arema menerima putusan Komdis PSSI[/pagebreak]Media Officer Arema, Sudarmadji mewakili manajemen mengaku menerima sanksi tersebut. Tapi, manajemen Singo Edan akan berkirim surat kepada Komdisi PSSI terkait dengan mekanisme hukuman itu."Kami istikomah, cuma akan berkirim surat teknis menanyakan persoalan penutupan sebagian tribun timur yang dimaksud seperti apa teknisnya,” kata Sudarmaji. Kerusuhan Arema FC kontra Persib meluas saat pertandingan memasuki menit 90+3 dengan kedudukan imbang 2-2. Pertandingan pun berakhir sebelum wasit meniup peluit panjang. PT Liga Indonesia Baru berikan status selesai pada laga tersebut.

Arema Vs Persib, Bonek, dan 4 Kerusuhan yang Lukai Sepak Bola Indonesia

Kerusuhan suporter mewarnai pertandingan Liga 1 antara Arema dan Persib Bandung, di Kanjuruhan, Minggu (15/4/2018). Pelatih Persib Bandung Mario Gomez cedera pada kepala. Sejumlah perangkat dan perlengkapan pertolongan pertama di stadion rusak sehingga tim medis kesulitan menangani suporter yang mengalami masalah pernapasan karena gas air mata polisi.Mengacu pada sejumlah pemberitaan, insiden kerusuhan dipicu kekecewaan Aremania terhadap kepemimpinan wasit Arema vs Persib Bandung. [suggestedarticle=3]Sekitar sehari sebelum insiden kerusuhan Arema vs Persib itu, seorang pendukung Persebaya Surabaya, Micko Pratama, tewas diserang sejumlah orang di Banyuagung, sepulang mendukung Persebaya melawan PS Tira, di Bantul, pada Jumat (13/4/2018). Diduga penyerang adalah warga Solo yang kesal dengan tindikan rombongan bonek sebelumnya menjarang warung di kawasan tersebut.Dua tragedi tersebut di atas memperpanjang daftar cerita kelam sepak bola Indonesia. Berikut ini adalah lima rekaman peristiwa menyedihkan dalam dunia sepak bola Tanah Air.1. PSBK Blitar vs Persewangi BanyuwangiPertandingan bertajuk playoff khusus antara PSBK Blitar vs Persewangi Banyuwangi diwarnai sejumlah tindakan tak pantas. Pada sesi jabat tangan, pemain Persewangi Banyuwangi menolak berjabat tangan dengan pemain PSBK. Kiper PSBK sempat melakukan provokasi dengan mengatakan bahwa pemain Persewangi menolak berjabat tangan karena takut bertanding. Pada menit ketiga, pemain Persewangi Didik Ariyanto dan Aditya Wahyudi menerima kartu merah karena terlibat keributan. Dan, pada menit ke-15, sembilan pemain Persewangi melakukan aksi buka baju di depan wasit, setelah Deki Rolias Candra menerima kartu kuning kedua pada menit ke-15. Aksi buka baju itu membuat laga terhenti lebih dari sepuluh menit.Selepas menit ke-80, sejumlah keributan terjadi. Mulai dari tawuran antar-pemain, ofisial tim masuk lapangan, hingga protes keras dari pemain Persewangi terhadap wasit. Pertandingan sempat tertunda 20 menit dan pengawas pertandingan berinisiatif mengganti wasit utama dengan wasit cadangan. 2. Insiden Noh Alam Shah pada Laga Arema Vs Persela LamonganPenyerang Arema Noh Alam Shah melanggar bek Persela FX Yanuar, pada lanjutan Liga Super Indonesia 2009-2010, yang dimenangi Arema 2-1, Selasa (4/5/2010). Noh Alam Shah kemudian merangkul Yanuar dari belakang untuk mengungkapkan permintaan maaf. Namun, Yanuar menilai lain dan menyikapi rangkulan Noh Shah Alam dengan menyikut Noh Shah Alam. Noh Shah Alam kemudian tampak memegangi mulut.Noh Alam Shah kemudian diusir dari pertandingan. Saat berjalan menuju kamar ganti, Noh Alam Shah berusaha mengejar Yanuar. Namun, bentrokan bisa dicegah oleh petugas keamanan.3. Persib Bandung vs Persija JakartaPendukung Persija Jakarta dan Persib Bandung punya sejarah rivalitas panjang. Aksi intimidasi terhadap tim lawan beberapa kali dilakukan oleh pendukung kedua kubu, misalnya pada laga tandang Persija ke Persib pada kompetisi Liga 1, 22 Juli 2017.Pada laga itu, pendukung Persib melakukan pelemparan. Akibat peristiwa itu, panitia pelaksana didenda Rp 130 juta dan dilarang hadir di stadion sebanyak lima kali.4. PSIR Rembang Vs Persis SoloSuporter PSIR dan Persis saling lempar barang dan menerobos masuk lapangan, saat tim kesayangan mereka bertanding, pada pertandingan Grup 4 Liga 2, di Stadion Krida, Rembang, Minggu (16/7/2017). Insiden tersebut membuat Persis Solo menolak melanjutkan pertandingan.Panitia pelaksana pertandingan PSIR didenda RP 10 juta. Persis Solo dinyatakan kalah walk out (0-3), dihukum pengurangan poin 3, dan didenda Rp 100 juta. Komisi Disiplin PSSI juga menjatuhkan sanksi larangan menonton di stadion sebanyak dua kali.
1524108601631 false