Luis Milla

Perubahan Strategi Jadi Kunci Kemenangan Timnas atas Mongolia

Luis Milla belajar dari kegagalannya di laga perdana melawan Malaysia, kala itu timnas Indonesia kalah 0-3 dari negara tetangga tersebut.Melawan Mongolia, Indonesia sukses meraih kemenangan besar 7-0 atas negara dari kawasan Asia Timur tersebut, Jumat (21/7).Saddil Ramdani dan Gavin Kwan masing-masing sukses mencetak dua gol, sementara empat gol lainnya dicetak oleh Marinus Wanewar, Osvaldo Haay dan Septian David.Milla tak ingin kembali bereksperimen dalam menurunkan skuatnya sejak menit awal, dirinya menepati janji dengan menurunkan Evan Dimas dan Hansamu Yama sejak menit awal. Bahkan nama terakhir menjadi kapten tim dalam laga kali ini, menggantikan Bagas Adi Nugroho.Evan begitu mobile mengatur laga dan bergantian dengan Hargianto. Justru di laga kali ini Milla nampak tak butuh gelandang breaker seperti Hanif. Perannya bisa digantikan dengan baik oleh Septian David, bergantian dengan Evan dan juga Hargianto.[suggestedarticle]Saddil Ramdani yang tak bermain di laga perdana juga dipercaya mengisi posisi sayap kanan. Kecepatannya beberapa kali dapat membelah pertahanan lawan.Gavin Kwan juga nampak stabil menjaga pertahanan ketimbang Putu Gede. Begitu juga dengan Kartika Ajie yang bermain apik dengan beberapa kali penyelamatan di laga ini.Mongolia yang sempat membuat kejutan saat memaksa skor imbang 1-1 tuan rumah Thailand, justru permainannya tak berkembang ketika berjumpa Timnas Indonesia U-22.Tiga poin ini menjaga peluang Indonesia untuk bisa lolos ke putaran final. Di laga terakhir Garuda akan berhadapan dengan Thailand.Susunan pemain Indonesia:Indonesia (4-3-3): 20-Kurniawan Kartika Ajie (Kiper); 16-Gavin Kwan Adsit, 23-Hansamu Yama, 5-Bagas Adi Nugroho, 12-Rezaldi Hehanusa (Belakang); 8-Muhammad Hargianto, 6-Evan Dimas; 19-Osvaldo Haay, 10-Septian David, 17-Saddil Ramdani (Tengah); 9-Marinus Wanewar (Depan)Pelatih: Luis Milla

3 Pemain yang Jadi Opsi Terbaik Timnas U-22 Saat Ladeni Mongolia

Kekalahan lawan Malaysia tampaknya bakal membuat pelatih Luis Milla mengubah komposisi pemain saat berhadapan dengan Mongolia. Dalam laga yang dilangsungkan di Supachalasai National Stadium, Bangkok, Jumat (21/7/2017) itu menjadi pertaruhan timnas u-22 di Kualifikasi Piala Asia U-23 2018.Setidaknya ada tiga pemain yang bakal memberikan perubahan permainan Garuda Muda di laga kedua ini. Pemain tersebut juga punya pengaruh cukup kuat dalam hal mengubah hasil pertandingan.Siapa saja mereka?Evan Dimas DarmonoEvan Dimas bermain 45 menit saat Garuda Muda kalah 0-3. Meski demikian, Evan berhasil mengubah jalannya pertandungan dan membuat permainan timnas u-22 lebih hidup.Kelebihan Evan yang sangat dibutuhkan di laga melawan Mongolia adalah kemampuannya mengeksekusi bola mati dan sepakan jarak jauhnya. Hal itu diperlukan selain umpan terukurnya ke lini tengah.Hansamu Yama PranataHansamu tak diturunkan ketika kalah 0-3 dari Malaysia. Kebutuhan strategi tampaknya jadi alasan mengapa bek Barito Putera itu tidak diturunkan. Meski demikian, Hansamu diprediksi bakal menjadi starter dan berduet dengan Bagas Adi Nugroho di lini belakang.Kemampuannya mengawal lini belakang plus pengalaman bermain bersama timnas senior, membuat Hansamu jadi andalan Garuda Muda saat melawan Mongolia.Saddil RamdaniSaddil tak bermain saat kalah dari Malaysia 0-3 di laga perdana. Melawan Mongolia, Saddil menjadi opsi terbaik Luis Milla jika ingin mengejar kemenangan. Gaya bermainnya yang lincah di lini sayap dipastikan bakal membawa perubahan permainan Indonesia saat ladeni Mongolia.

Preview Mongolia vs Indonesia U-22: Garuda Muda Ubah Komposisi demi 3 Poin

Timnas Indonesia U-22 bakal berhadapan dengan Mongolia di laga ketiga Kualifikasi Piala Asia U-23 2018. Laga hidup mati bagi Garuda Muda itu bakal digelar di National Stadium, Bangkok, Jumat (21/7/2017).Perubahan diperkirakan bakal dilakukan oleh pelatih Luis Milla. Evan Dimas dan Hansamu Yama besar kemungkinan bakal diturunkan sejak menit awal.Keduanya sangat mendukung pola 4-3-3 yang diinginkan Milla. Jika ingin menambah daya gempur, nama Saddil Ramdani bisa dimasukan ke dalam stater.[suggestedarticle]"Kami sudah melakukan evaluasi setelah laga kemarin. Kami wajib menang melawan Mongolia karena dua laga terakhir ibarat final bagi kami," ujar Luis MillaSedangkan kubu Mongolia, tentu punya motivasi berlebih menghadapi Indonesia. Pasalnya mereka baru saja menahan imbang tuan rumah Thailand 1-1. Kepercayaan diri sang lawan pun sedang berlipta ganda."Kami tidak akan fokus pada pemain tertentu karena kami berpikir positif dan juga lebih memikirkan tim sendiri. Deretan pemain muda kami akan tetap waspada saat melawan Indonesia dan mengembangkan potensi yang dimiliki," tandasnya.Prediksi susunan pemainMongolia: Saikhanchuluun Amarbayasgalan; Narmandakh Artag, Munkh-Orgil Orkhon, Tuguldur Galt, Uuganbat Bat-Erdene; Ganbayar Ganbold, Tuguldur Munkh-Erdene, Tserenbayar Boldbaatar, Tugsbileg Batbold; Oyunbaatar Mijiddorj, Gal-Erdene Soyol-ErdeneIndonesia: Diky Indriyana; Putu Gede, Hansamu Yama, Bagas Adi, Rezaldi Hehanusa; Muhammad Hargianto, Hanif Sjahbandi, Evan Dimas; Yabes Roni, Marinus Wanewar, Saddil Ramdani
1500603301675 false