Pemain Naturalisasi

Klarifikasi Ayah Ezra Walian Soal Rumor Diminati Semifinalis Liga Champions

Beberapa hari ini media Indonesia gencar memberitakan kemungkinan seorang pemain Indonesia, Ezra Walian, tampil di Liga Champions musim depan. Bolalob juga melansir berita soal kemungkinan striker Jong Ajax ini direkrut oleh AS Monaco.AS Monaco musim ini adalah semifinalis Liga Champions dan musim depan sudah memastikan diri lolos ke babak utama Liga Champions sebagai juara Liga Perancis. Dari fakta itulah maka eforia pemain Indonesia bisa tampil di Liga Champipons membius perhatian publik.Akhirnya klarifikasi soal kebenaran berita itu didapatkan dari Ayah Ezra, Glenn Walian, yang tahu persis situasi anaknya. Dalam keterangan yang dilansir oleh Juara.net, Glenn membantah anaknya dilirik AS Monaco.[suggestedarticle]"Itu tidak benar (tawaran dari Monaco)," tegasnya. "Seperti yang saya katakan dia mendapatkan kesempatan trial dan kami sepakat. Saya berjanji akan memberitahu Anda nama klubnya setelah menerima konfirmasi lebih lanjut." Jaminan bisa tampil rutin dalam satu musim kompetisi adalah kriteria utama yang dicari oleh Ezra Walian dalam menentukan klub baru. "Di Inggris atau Belanda, sebuah klub bertanding selama 35 kali dalam satu musim. Setiap pekannya, mereka melakoni satu atau bahkan dua laga," kata Glenn. "Apabila bisa bermain antara 20 sampai 25 pertandingan, itu bagus bagi dia. Terpenting, klub memainkan dia," tuturnya.Kini Ezra bisa fokus mencari klub baru. Luis Milla memberi keleluasan padanya dan tidak memaksakan untuk memanggilnya dalam skuad Timnas U-22 dalam uji coba melawan Kamboja dan Puerto Rico.

Stefano Lilipaly Disewakan Mobil Mewah dan Driver Cekatan demi Mimpi Lolos ke Eredivisie

Promosi ke Divisi Utama Liga Belanda sedang menjadi agenda prioritas Cambuur. Tak heran jika semua pikiran, tenaga dan fokus klub Stefano Lilipaly ini betul-betul diarahkan kepada dua partai hidup-mati melawan MVV Maastricht di babak play-off.Laga pertama boleh dikatakan cukup berhasil dilakoni Cambuur. Hasil imbang 1-1 di kandang MVV Maastricht, Jumat (19/5/17), memberi keuntungan gol kandang - modal bagus untuk menjalani second leg di kandang sendiri. Artinya, mereka hanya membutuhkan hasil imbang 0-0 untuk meraih mimpi tampil di kasta tertinggi Liga Belanda musim depan.Demi mendapatkan hasil maksimal di pertandingan kedua, manajemen Cambuur membuat keputusan tak biasa soal moda transportasi. Semua pemain inti disewakan mobil mewah untuk memangkas waktu pulang ke markas tim di Kota Leeuwarden. Sederet mobil mewah terlihat beriringan membawa pemain-pemain Cambuur - tak terkecuali Stefano Lilipaly.[suggestedarticle]"Semua pemain utama akan pulang naik mobil mewah. Ofisial tim akan menyusul kemudian menggunakan bus. Kami bisa menghemat waktu satu jam lebih," kata manajer tim, Sipke Hulshoff, seperti dikutip media lokal.Sepertinya keputusan ini sepele. Tetapi, memastikan pemain mendapatkan istirahat cukup menjadi sangat penting jelang laga kedua yang akan digelar Minggu, 21 Mei 2017. Jika menggunakan bus, Maastricht ke Leeuwarden memakan waktu 5-6 jam tergantung kepadatan lalu lintas. Sedangkan jika memakai mobil, jarak 300 km lebih bisa ditempuh dalam 2-3 jam perjalanan. Dengan kondisi mobil prima, mungkin waktu itu bisa dipangkas. Sopir yang ditugaskan pun dipilih dengan keterampilan khusus. Serius sekali Cambuur mengejar mimpinya... De auto's die de @SCCambuurLwd spelers na de wedstrijd thuis brengen zijn gearriveerd bij de Geusselt. @HenkAlbers1970 pic.twitter.com/J2jsLwmmhk — Jan Faber (@trainerjanfaber) May 18, 2017
1495107048699 false