Madura United Datangkan Dua Pemain Asing dengan Bayaran Selangit!

Madura United terus mencari pemain yang tepat untuk mengisi lini depan mereka jelang musim 2018 bergulir.Setelah melepas Marcel Sacramento, Madura United dijadwalkan akan kedatangan pemain asal Guinea yang memiliki paspor Portugal yakni Cicero Casimiro Sanchez Semedo.Cicero rencananya akan datang di Madura pada pekan ini, pemain berusia 31 tahun itu memiliki nilai transfer mencapai Rp 3.1 miliar.[suggestedarticle=3]Madura United akan memberikan pra-kontrak kepada mantan penyerang Dinamo Moscow dan Pacis de Ferreira ini.“Satu striker ini kita memang bukan trial, tapi lebih kepada kita mau bikin semacam agreement bahwa pemain datang dengan posisi kita pra kontrak,” ungkap Manajer Madura United, Haruna Soemitro, di situs resmi klub.“Kalau dia dua pertandingan bagus, dia langsung kontrak itu on. Tetapi, kalau di dua pertandingan itu ternyata di luar ekspektasi kita, kita hanya akan memberikan kompensasi kepada dia,” tegas Haruna.Selain Cicero, Madura United juga akan mendatangkan pemain asing lain akan ikut meramaikan persaingan di timnya. Ia adalah Sasa Kolunija. “Pemain baru yang akan datang ada dua, satu pemain dari Serbia juga, posisi stoper. Tetapi, stoper itu statusnya trail,” pungkas Haruna.Pelatih Madura United, Gomes De Oliviera sebelumnya menegaskan bila timnya membutuhkan striker murni. Sederet pemain seleksi dari asing tidak ada satu pun yang mampu memikat hatinya. Sehingga, pemain asing tersebut didepak dari tim.

Xavi: Madrid Menang Meski Main Biasa

Legenda hidup Barcelona Xavi Hernandez menilai Real Madrid punya kemampuan meraih kemenangan tanpa bermain bagus. Menurut Xavi, kemampuan itu membuat siapa pun yang menjadi lawan Madrid tak boleh gagal memanfaatkan peluang."Madrid punya sesuatu. Melawan mereka, Anda tak boleh gagal memanfaatkan peluang. Jika Anda gagal, mereka akan menghukum Anda. Namun, hal terburuk adalah mereka mengalahkan lawan tanpa bermain dengan baik. Satu serangan balik cukup untuk meraih kemenangan," ujar Xavi.[suggestedarticle=3]Hal itu disampaikan Xavi berkaitan dengan kemenangan Madrid 3-1 atas Paris Saint-Germain, pada leg pertama 16 besar Liga Champions, di Santiago Bernabeu, Madrid, Rabu (14/2/2018). Gol Madrid dicetak Cristiano Ronaldo (45', penalti, 83') dan Marcelo 86'), sementara gol PSG dicetak Adrien Rabiot pada menit ke-33.Sepanjang laga itu, Madrid melepaskan delapan tembakan akurat dari 17 usaha, dengan penguasaan bola 49 persen. Adapun PSG melepaskan empat tembakan jitu dari 14 usaha."Anda nyaris berpikir tidak adil PSG kalah dengan selisih besar karena itu adalah pertandingan yang seharusnya berakhir 1-1, 2-2, atau 2-1 untuk PSG. Sulit dijelaskan. Real Madrid tidak bermain dengan baik, tetapi masih menang," ulas Xavi."Apakah Madrid lebih baik dari PSG? Bagi saya tidak. Namun, mereka tak peduli apakah mereka lebih baik, apakah mereka mendominasi atau didominasi. Filosofi mereka hanya meraih kemenangan. Itulah yang membuat mereka sulit dilawan di Santiago Bernabeu, misalnya," tutur Xavi. (MARCA)

Perusahaan Teknologi VAR Minta Maaf Soal Insiden Dianulirnya Gol Juan Mata

Perusahaan Teknologi VAR, meminta maaf terkait dianulirnya gol Juan Mata yang dinilai offside saat Red Devils berjumpa dengan Huddersfield pada putaran kelima Piala FA.Seperti dilansir dari BBC.com, gambar garis yang melengkung ditunjukan oleh penyiar TV sebagai bukti tidak sahnya gol dari Juan Mata, tidak digunakan.Hawkeye atau penyedia teknologi garis gawang, mengatakan "kesalahan teknis menyebabkan grafis yang salah diberikan".Mata menilai hal ini membuat dirinya dibuat bingung oleh teknologi tersebut."Keputusannya tidak terlalu jelas." ujar Mata.Sementara Pelatih Manchester United Jose Mourinho meminta sistem teknologi garis gawang (VAR) dibuat sempurna.Sistem ini sedang diujicobakan di Piala FA dan Piala Carabao pada musim ini.Pada pertandingan kemarin, Mata sempat membuat Manchester United unggul 2-0 sesaat sebelum turun minum ketika ia berlari menghampiri umpan yang diberikan Ashley Young. Namun, saat tim tamu sudah merayakan gol tersebut, wasit Kevin Friend menerima kabar dari alat di telinganya atas masukan dari VAR.[suggestedarticle=3]Setelah menunggu sekitar satu menit, gol tersebut dianulir karena dianggap offside, setelah melihat pertandingan livenya di TV, kemudian disajikan dengan grafis yang salah.Atas kesalahan tersebut, Perusahaan Hawkeye akhirnya minta maaf."Terjadi kesalahan teknis pada grafis yang tidak tepat yang diberikan oleh Hawkeye ke BT Sport pada hari Sabtu.""Untuk memastikan, VAR melihat gambar yang benar dengan garis yang benar untuk membuat keputusan. Ini adalah kasus gambar yang salah diberikan kepada penyiar dan kami mohon maaf." ungkap statement dari Hawkeye.

Pertandingan di Liga Brasil Ini Harus Dihentikan Usai 10 Kartu Merah

Tujuh kartu merah ditunjukkan ke pemain di sebuah pertandingan di Brasil, dimana lima untuk tuan rumah Vitoria dan dua kepada Bahia.Sebuah derby Brasil antara Vitoria dan Bahia terpaksa dihentikan setelah tim tuan rumah bermain dengan enam pemain dalam sebuah pertandingan. Dimana terjadi baku hantam antar kedua pemain dalam laga itu.Tujuh kartu merah ditunjukkan ke pemain lapangan-lima untuk Vitoria dan dua dari Bahia - setelah terjadi perkelahian massal dalam pertandingan kejuaraan negara di Estadio Manoel Barradas di Salvador, Ahad lalu.Sedikitnya dua pemain pengganti Bahia juga dikeluarkan dari bangku cadangan, dimana total kartu merah dalam pertandingan tersebut menjadi sembilan, meskipun beberapa laporan menunjukkan bahwa sebanyak 10 pemain harus dikeluarkan akibat diusir wasit.[suggestedarticle]Wasit mengakhiri pertandingan sebelum peluit penuh waktu, dengan skor sama kuat 1-1 karena Vitoria harus bermain dengan enam orang dan tim membutuhkan setidaknya tujuh pemain di lapangan sesuai peraturan FIFA.Denilson membuka skor untuk Vitoria di menit ke-34 sebelum Vinicius menyamakan melalui eksekusi penalti lima menit memasuki babak kedua.Dan saat itulah emosi meluap - Vinicius secara provokatif merayakan golnya dihadapan pemain lawan.Ada pukulan dilontarkan dua kubu, menyebabkan tiga kartu merah untuk Vitoria dan dua untuk Bahia. Pertandingan dimulai kembali, tapi Uillian Correa kemudian diberhentikan untuk tuan rumah, sebelum Bruno Bispo juga menerima kuning kedua karena menendang bola.Bahia menyatakan di situs resmi mereka bahwa keputusan mengenai hasil akhir akan dilakukan dalam waktu dekat, meski menurut peraturan resmi mereka akan dianggap sebagai pemenang dengan skor 3-0.
1519032602421 false