Keputusan Berani Wasit Indonesia: Anulir Gol dan Kartu Merahkan Kiper Terbaik Dunia

Ada yang menarik di laga erakhir turnamen futsal Thailand Five antara tuan rumah Thailand kontra tim unggulan Argentina pada Selasa Malam (12/9) di Bangkok, Thailand.Wasit asal kota Batu, Jawa Timur, Ikhwan Budi Laksono, yang memimpin laga ini, membuat dua keputusan yang cukup kontroversial dan tergolong berani.Thailand berhasil menjebol gawang Argentina lewat sepakan keras suphawut Thueanklang menerima bola kick-in Kritsada Wongkaeo. Namun gol tersebut dianulir oleh wasit Ikhwan. Ikhwan menganggap bola kick-in belum bergerak keluar garis sebelum ditendang Suphawut. Keputusan ini mengundang protes dari pemain-pemain Thailand, namun wasit Ikhwan tak bergeming dengan keputusannya.Tak berselang lama setelah kejadian itu, kali ini Ikhwan memberikan keputusan tegas dengan meng-kartu-merahkan kiper Argentina yang tahun lalu meraih gelar kiper terbaik di Piala Dunia Futsal, Nicolas Sarmiento.Sarmiento menerjang secara keras kapten Thailand, Kritsada Wongkaeo, dalam duel perebutan bola. Tak lama ambil keputusan, Ikhwan langsung mengeluarkan kartu merah untuk sang kiper yang membuat Argentina harus bermain dengan empat orang selama dua menit.Keunggulan gol ini mampu dimanfaatkan Thailand untuk mencetak gol penyama kedudukan. Namun sayang mereka kalah dengan skor 2-1 di laga ini.Skor 2-1 membuat Argentina meraih gelar juara Thailand five 2017. Hasil ini juga membuat mereka menjadi tim pertama yang berhasil meraih dua gelar turnamen mini empat tim ini. Sebelumnya pada 2008 mereka juga berhasil menjadi juara.Berikut cuplikan dua keputusan kontroversial ikwhan tersebut:
visibility  62055 kali
1505566506277 1504929001467 1505371802267 1505126166352 1505298479160 1505309825174 1505286001698 1505265002285 1505542802352 1505441942469 false