Jelang Grand Final MUFT 2018, Tim-tim Saling Waspada


  •    Rissalah Maulana
  •    31/10/18 - 11:28
  •    352

bolalob

Tim Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menargetkan juara di kejuaraan Mizuno University Futsal Tournament (MUFT). Meski menghadapi persaingan yang ketat, namun UNY optimistis mengukir prestasi pada Grand Final MUFT yang digelar di arena Jogokaryan, Yogyakarta, Sabtu (3/10/2018).

Pelatih UNY Hajarul Susanto menuturkan persaingan di Grand Final bakal ketat. Dirinya tidak hanya memperhitungkan wakil dari regional DKI Jakarta, Perbanas Jakarta, tetapi juga Universitas Islam Negeri (UIN) Surabaya dan Universitas Islam Nusantara (Uninus) Bandung.

“Persaingannya bakal ketat. Di antara empat tim yang berlaga di Grand Final, Perbanas Jakarta merupakan pesaing terberat. Tetapi bukan berarti kami meremehkan tim-tim lain. Mereka yang lolos Grand Final sudah membuktikan sebagai yang terbaik di regionalnya,” ujar Hajarul.

“Meski demikian, kami menargetkan juara. Selain sudah melakukan persiapan matang, kami juga tampil di Yogyakarta. Kami akan mendapat dukungan penuh dari suporter dan kami harus memanfaatkannya,” kata dia lagi.

Hanya, Hajarul menambahkan bila persiapan tim sedikit terkendala karena tidak semua pemain bisa menjalani latihan bersama. Beberapa di antaranya harus memperkuat daerahnya di Pekan Olah raga Provinsi (Porprov). Sedangkan pemain yang memperkuat klub liga harus menjalani pemusatan latihan karena kompetisi Liga Futsal Profesional akan digulirkan.


halaman 2 dari 2
Selengkapnya Selengkapnya  

“Ada pemain kami yang memperkuat Vamos Mataram di musim kompetisi mendatang. Dia mungkin agak sulit bergabung karena masih memperkuat klubnya di turnamen Piala Gubernur Kaltim. Sedangkan Anton Cahyo yang memperkuat SKN Kebumen berpeluang untuk tampil di MUFT,” kata Hajarul.

Pelatih Perbanas Vennard Hutabarat mengakui dirinya belum memiliki gambaran dari tiga tim pesaingnya di MUFT. Dia juga menepis anggapan bila Perbanas merupakan tim unggulan.

“Bila Perbanas menjadi unggulan, ini bisa menjadi bumerang. Tim-tim akan termotivasi mengalahkan kami. Dari segi tim, kami memang diperkuat tiga atau empat pemain dari Liga Futsal Profesional. Tetapi itu bukan jaminan karena yang menentukan adalah bagaimana strategi di lapangan dan totalitas pemain di pertandingan,” ujar Vennard.

“Terus terang kami belum memiliki gambaran kekuatan lawan. Hanya di level mahasiswa sesungguhnya kekuatan tim sangat merata. Meski demikian, kami tentu menargetkan juara di Grand Final ini,” katanya.

Menurut eks kapten tim nasional futsal ini MUFT menjadi ajang persiapan timnya menghadapi dua event berikutnya, Liga Futsal Mahasiswa (Lifuma) dan Piala Atmajaya. Di Piala Atmajaya, Perbanas berstatus juara bertahan.

Sementara, pelatih UIN, Sai Dong mengungkapkan UNY yang secara tidak langsung menjadi tuan rumah pantas diunggulkan karena bermain di kandang sendiri. Meski demikian, dia menegaskan bila UIN juga bertekad mengukir prestasi di Grand Final. Dari Bandung, Uninus pun siap menghadirkan kejutan.

Di Grand Final MUFT 2018, Mizuno secara khusus untuk pertama kalinya memperkenalkan varian sepatu futsal top grade’ yang memiliki performa dan kenyamanan yang luar biasa.

Rebula Sala Pro, sepatu dengan material kulit sintetis ini memiliki bobot yang ringan dan tingkat fleksibilitas yang baik. Ada beberapa kelebihan yang diberikan Mizuno lewat sepatu ini. Rebula Sala Pro ini memiliki upper depan yang sangat lembut, telapak atau outsole yang mampu memberikan grip maksimal, serta bagian toe dan midsole yang sangat nyaman digunakan saat latihan maupun pertandingan.



Highlight : Timnas Futsal Indonesia vs SKN FC Kebumen (4-5) - SKN Bolalob Trofeo

Terakhir diubah:  31/10/18 - 12:12







Berita Terkait


1526370601595

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?