Mbappe: PSG Masih Sulit untuk Juara Liga Champions


  •    Robert
  •    14/11/18 - 20:10
  •    380

(Goal)

Bintang Paris Saint-Germain Kylian Mbappe percaya bahwa mereka berada di langkah yang tepat untuk bisa meraih gelar juara Liga Champions.

Walau Mbappe tak membantah PSG butuh waktu untuk bisa meraih trofi terbesar di benua Eropa tersebut.

PSG dibeli oleh Qatar Sports Investments pada tahun 2011 dan telah berada di jajaran elit Eropa, dengan memenangkan lima dari enam gelar Ligue 1 dan mencari peluang untuk mendominasi liga domestik lagi musim ini.




Tapi PSG telah berulang kali gagal di kompetisi puncak Eropa, di mana mereka selalu tersingkir di babak 16 besar oleh raksasa Spanyol Barcelona dan Real Madrid di dua musim terakhir.

Saat ini PSG unggul 13 poin di puncak klasemen Ligue 1 setelah memenangi semua pertandingan mereka di awal musim.

Namun di kancah Eropa, PSG duduk di urutan ketiga dalam grup mereka di belakang Liverpool dan Napoli. halaman 2 dari 2
Jalur yang tepat Selengkapnya  
Terlepas dari ambisi klub untuk menjadi juara Liga Champions, bintang muda Mbappe berpikir masih ada pertumbuhan yang dibutuhkan di samping sebelum mereka benar-benar dapat menantang tim-tim top di Eropa lain.

"Klub tidak berhenti berkembang sejak pemilik baru tiba, dan kami pemain harus berevolusi bersama dengan klub sebelum kami dapat berpikir tentang memenangkan Liga Champions, itu adalah langkah terakhir (dalam prosesnya)," katanya kepada ESPN.

"Klub sangat sadar tentang langkah-langkah ini dan, jika semua orang memainkan peran mereka, itu akan datang secara alami.

"Tapi, dengan potensi kami, tentu saja Liga Champions akan menjadi tujuan kami di beberapa titik."

Mbappe juga menunjukkan hubungan yang berkembang dengan bintang asal Brasil Neymar sebagai langkah ke arah yang benar untuk dia dan klub.

Mbappe dan Neymar keduanya bergabung dengan klub pada musim panas 2017. Sempat mengalami kesulitan dalam berkomunikasi di awal, keduanya saat ini sudah mulai membaik.

"Kami mulai berbicara sejak sebelum saya tiba di PSG, dia sudah ada di sana dan tahu saya akan datang juga," katanya.

"Dia bertanya kapan saya akan tiba, dan bagaimana. Itu tidak selalu hubungan yang mudah, karena saya dan dia tidak berbicara bahasa Inggris dengan baik di awal, dan dia tidak berbicara bahasa Perancis. Sekarang kita bisa bicara, dan dengan komunikasi, afinitas datang secara alami. "







Berita Terkait


1552731001688

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?