Gelandang Modern dengan Teknik Komplet, Siapa Sih Frenkie de Jong?


  •    Robert
  •    19/11/18 - 19:00
  •    1964

Bolalob

Kecepatan, kekuatan, visi, olah bola baik hingga penempatan posisi yang tepat membuat Frenkie de Jong adalah gambaran gelandang komplit yang dibutuhkan sepakbola modern dewasa ini. Ia pintar membawa gaya main lawan, tau apa yang harus dilakukan baik dengan bola maupun pergerakan tanpa bola.

Di usia yang baru 21 tahun De Jong menjadi permata baru sepakbola Belanda. Tak heran dirinya dibanderol seharga 60 juta euro oleh Ajax. Klub seperti Barcelona dan Manchester City rela mengantri demi mendapatkan tanda tangan pemuda kelahiran Arkel ini.

Awal Karir

Dirinya bukan sepenuhnya jebolan akademi Ajax, ia bergabung dengan Willem II dari usia yang sangat belia dan baru pindah ke De Toekomst pada tahun 2015 lalu.

Saat ini direktur olahraga Ajax, Marc Overmars menyaksikan aksi De Jong saat tampil di pertandingan akademi. Dan meskipun ia adalah seorang gelandang murni, pelatih Ajax musim ini Erik ten Hag telah secara intuitif menempatkannya dia di jantung pertahanan. Dari posisi itu dirinya menunjukan kemampuannya dalam menemukan celah, mematahkan tekanan lawan sejak awal dan melonjak lari membawa bola sejauh 60 meter di atas lapangan.


Di tahun 2015 ia melakoni debutnya di Eredivisie bersama dengan Willem II. Sebelum mendapat kontrak empat musim bersama Ajax satu tahun berselang. Di awal masa karirnya di Ajax ia lebih banyak tampil di tim kedua Ajax atau Jong Ajax. Musim 2016-17 Ajax dibawanya lolos ke partai final Liga Europa dan pada musim lalu ia mendapat gelar pemain muda berbakat di Eredivisie.

De Jong berasal dari keluarga suporter fanatik Feyenoord dan lahir di dekat Rotterdam. Namun ia menolak kesempatan untuk bergabung dengan akademi Feyenoord pada usia tujuh tahun, lebih memilih untuk bergabung dengan Willem II.

Pelatih tim U-15 Willem II, Jos Bogers, masih ingat bagaimana talenta yang dimiliki De Jong sudah ditunjukan sejak masih belia.

"Saya melakukan wawancara untuk situs web Willem II, dan ditanya tentang pemain favorit saya. Jelas, sebagian besar pelatih menyebut Cristiano Ronaldo atau Leo Messi, tetapi saya mengatakan Frenkie De Jong," kata Bogers. "Dia fantastis secara teknis. Itu adalah bakat alami. Beberapa pria harus bekerja keras untuk mencapai level tertentu, tapi Frenkie tidak perlu berlatih untuk menunjukkan kualitasnya."

Saat ini panggilan internasional selalu datang padanya. Ia tak demam panggung untuk berhadapan dengan gelandang dunia lainnya seperti N'Golo Kante dan juga Toni Kroos.

halaman 2 dari 3
Layaknya Quarterback Selengkapnya  
Gaya Bermain

De Jong dinilai sama bagunsya dengan Sergio Busquets ataupun Xavi dan Deco. Ia bermain sebagai playmaker yang menjemput bola dari kedua bek tengah.

“Ini tidak bisa dibandingkan, De Jong itu campuran antara Deco dan Xavi, namun dia tetaplah De Jong,” kata Ten Cate kepada Mundo Deportivo.

“Ini selalu sulit untuk membandingkan pemain. Baik Xavi dan Deco adalah pemain dari planet lain, tapi De Jong ini punya talenta dan masih harus membuktikannya.”


Statistik dribbling yang dimiliki De Jong pada musim lalu sangat luar biasa, karena ia bermain sebagai bek tengah. Dia menyelesaikan 93% dari dribblingnya di musim 2017-18 dengan rata-rata 3,1 dribel sukses per 90 menit. Rekor dribelnya sangat mengesankan lagi dalam musim ini, sekarang setelah ia kembali ke peran lini tengahnya yang alami.


“Saya mempelajari video Xavi dan Iniesta di YouTube. Ini saya lakukan untuk belajar banyak dari mereka. Saya juga mengikuti Messi karena apa yang dia lakukan di lapangan snagat indah tapi saya tidak berpikir saya bisa seperti dia,” ujar De Jong kepada Voetbal.

“Saya menonton semua pertandingan Barcelona yang dimainkan Messi, Xavi dan Iniesta. Mungkin saja dengan ini saya bisa mempraktikkan di lapangan,” ia menambahkan. halaman 3 dari 3
Klub Top Eropa Selengkapnya  
Apa Selanjutnya untuk De Jong?

Musim ini bisa menjadi tahun terakhir dirinya bersama dengan Ajax. Barcelona ataupun City bisa saja menjadi destinasi De Jong berikutnya. Ia harus mendapat menit bermain yang reguler dan juga gaya bermain yang cocok untuk menunjukan kemampuan terbaiknya.

Barcelona dan City sama-sama memiliki itu dan cocok untuk gaya permainan De Jong.



Kabar mengenai De Jong coba dikonfirmasi melalui agennya, Ali Dursun. Menurutnya, ia belum mendapat tanggapan dari direkturi olahraga Ajax, Marc Overmars.


"Saya belum bisa memberi tanggapan mengenai situasi Frenkie de Jong. Anda harus menanyakan hal tersebut dengan Marc Overmars," ujar Dursun.

"Saya sudah menyampaikan daftar klub yang berminat kepada Frenkie ke Overmars," ungkap Dursun.

Kabarnya, De Jong pun ingin bermain di bawah asuhan pep Guardiola, setelah ia melihat cara Guardiola mengorbitkan sejumlah bintang muda, seperti John Stones, Raheem Sterling, Gabriel Jesus dan Leroy Sane, yang semuanya mendapat manfaat dari kepelatihan yang diterapkan manajer bertangan dingin asal Spanyol itu.
Terakhir diubah:  19/11/18 - 19:51







Berita Terkait


1585719001706

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?