Ulas Pemain Naturalisasi, Media Vietnam Singgung Timnas Indonesia


  •    Tjatur Wiharyo
  •    19/12/18 - 11:30
  •    8.202

Ulas Pemain Naturalisasi, Media Vietnam Singgung Timnas Indonesia
Nguyen Anh Duc. /AFF Suzuki Cup

Timnas Vietnam menjuarai Piala AFF 2018 setelah mengalahkan Malaysia 3-2 dalam pertandingan final, yang menggunakan sistem kandang-tandang. Berbagi gol 2-2 pada leg pertama di Bukit Jalil, Kuala Lumpur, pada 11 Desember 2018, Timnas Vietnam menang 1-0 atas Malaysia pada leg kedua di My Dinh, Hanoi pada 15 Desember 2018.

Timnas Vietnam menjadi juara dengan pemain yang semuanya pemain asli, yang menjalani pembinaan sejak usia muda. Dari 23 pemain Vietnam yang tampil di Piala AFF, hanya Nguyen Anh Duc yang berusia di atas 30 tahun (33 tahun) dan ada 18 pemain yang berusia maksimal 25 tahun. Pemain termuda Vietnam pada Piala AFF 2018 adalah Van Hau Hoan, yang berusia 19 tahun.




Keberhasilan Vietnam menjadi juara dengan pemain lokal dan berusia muda mendapatkan apresiasi dari media Dantri. Menurut Dantri, keberhasilan timnas Vietnam ini menjuarai Piala AFF 2018 merupakan jawaban terhadap sejumlah kalangan di Vietnam yang menyerukan perlunya pemain naturalisasi dalam timnas.

"Meski ada tuntutan soal pemain naturalisasi dari publik, timnas Vietnam bertahan dengan kebijakan menggunakan pemain yang mereka latih sendiri dan berasal dari berbagai sekolah sepak bola. Kini, mereka bersinar," tulis Kim Dien di media Vietnam, Dantri.

"Quang Hai, Dinh Trong, Duy Manh, Que Ngoc Hai, Cong Phuong, Xuan Truong, Phan Van Duc, Doan Van Hau, dan lainnya adalah hasil pembinaan pemain muda. Para pemain ini berkembang dari bukan siapa-siapa, dari tanah-tanah berpasir dan ladang, dan bermain dengan kaki telanjang menjadi bintang sepak bola Asia Tenggara. Bahkan, beberapa di antaranya mencapai level Asia."

"Setialah dengan jalan yang Anda pilih, konsisten dengan kebijakan mengembangkan pemain muda, ketimbang mengejar sukses sesaat dan mencapai puncak dengan menggunakan pemain naturalisasi secara masif. Timnas dan sepak bola Vietnam gemilang tak hanya pada Piala AFF 2018, tetapi sepanjang tahun," ulas Kim Dien. halaman 2 dari 3
Kim Dien pun menyebut sejumlah peserta Piala AFF 2018 yang menggunakan pemain naturalisasi, yaitu Filipina dan Indonesia. Filipina disingkirkan Vietnam pada semifinal, Singapura dan Indonesia gagal masuk semifinal, karena mengakhiri fase grup di posisi ketiga dan keempat Grup B.

"Pencapaian terbaik Filipina adalah semifinal pada 2010, 2012, 2014, dan 2018. Dalam empat kesempatan itu mereka gagal. Itu menunjukkan pemain Eropa di timnas Filipina tidak lebih baik dari pemain asli Asia Tenggara," tulis Kim Dien.

"Indonesia adalah tim favorit. Mereka punya gelandang asal Belanda Stefano Lilipaly dan penyerang Brasil Alberto Goncalves. Namun, Indonesia adalah salah satu tim yang mengalami kesulitan besar pada Piala AFF 2018. Indonesia punya banyak pemain-pemain top dengan kualitas teknik tinggi, tetapi Indonesia bukanlah tim yang kuat."

"Di sisi lain, Thailand dan Vietnam setia pada pengembangan pemain muda. Dalam beberapa hal, Thailand masih yang terbaik di Asia Tenggara dalam hal sepak bola dan masih tim terkuat pada tahun ini dan masa mendatang, meski pada Piala AFF 2018 mereka tidak masuk final (kalah dari Malaysia pada semifinal)," ulas Kim Dien. halaman 3 dari 3






Video Trending



Berita Terkait


1597023003344

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?