Firman Utina Akui Bukan Haknya Mengeksekusi Penalti di Final Piala AFF 2010


  •    Rifqi Fadhillah
  •    21/12/18 - 20:30
  •    3439

FourFourTwo

Kapten timnas Indonesia di Piala AFF 2010, Firman Utina mengaku bahwa buka ia seharusnya yang mengeksekusi tendangan penalti pada laga leg kedua final Piala AFF 2010 melawan Malaysia.

Seperti diketahui bahwa kebangkitan bisa saja terjadi sewaktu final AFF 2010 ketika timnas Indonesia mendapatkan hadiah penalti dileg kedua melawan Malaysia.

Kesempatan emas tersebut diharapkan berbuah menjadi gol, mengingat pada leg pertama Indonesia harus kalah telak 3-0 atas tim Harimau Malaya.




Namun sayangnya, penalti yang dieksekusi oleh Firman Utina berhasil ditangkap oleh kiper Malaysia.

Pasca kejadian tersebut, tekanan yang diberikan pemain Indonesia menjadi menurun sepanjang babak.

Meski pada akhir laga menang dengan skor 2-1, namun jika dijumlahkan dengan leg pertama, Indonesia kalah agregat dengan Malaysia 4-2.

Baru-baru ini, Firman mengungkapkan bahwa bukan ia sebenarnya yang mengeksekusi penalti. halaman 2 dari 2
Eksekutor penalti sebetulnya merupakan jatah dari Bambang Pamungkas. Sayangnya, ketika laga tersebut Bambang tak diturunkan oleh pelatih timnas Indonesia kala itu, Alfred Riedl.

Firman pun juga sebenarnya ingin menyerahkan tendangan penalti tersebut kepada pemain lain dintaranya seperti Cristian Gonzales dan Irfan Bachdim. Namun, kedua pemain tersebut menolaknya.

"Setelah (Bambang Pamungkas tidak bisa) itu sebenarnya tendangan penalti mau diambil oleh Cristian Gonzales. Namun ketika dia meletakan bola di titik putih, Gonzales bilang kepada saya, kamu aja kapten yang ambil tendangan penalti itu, saya tidak siap," kata Firman Utina.

"Saya langsung berbicara kepada Irfan Bachdim dan dia bilang tidak siap juga. Tersisa saya dan saya mencoba mengambil tendangan penalti itu. Saya bukan sengaja agar tidak masuk tapi memang euforia di SUGBK pada waktu itu sangat tinggi," kata Firman Utina menambahkan.




Terkait dugaan pengaturan skor pada final Piala AFF 2010 baru-baru ini, Firman mengungkapkan bahwa pemberitaan tersebut jangan dibiarkan berlarut-larut.

Hal ini ditakutkan Firman, akan membuat para pemain enggan untuk membela timnas Indonesia.

"Jangan sampai dengan ini belum terusut membuat pemain Indonesia jadi takut bermain di timnas Indonesia karena pemberitaan ini. Menjadi pemain timnas merupakan penghargaan tertinggi bagi pesepakbola," kata Firman Utina.





Video Trending



Berita Terkait


1590750002381

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?