Kilas Balik 2018: Indonesia Lampaui Target pada Asian Games


  •    Tjatur Wiharyo
  •    31/12/18 - 16:40
  •    312

Kilas Balik 2018: Indonesia Lampaui Target pada Asian Games
Presiden RI, Joko Widodo dan Ketua Umum IPSI, Prabowo Subianto, berpelukan dengan peraih medali emas pencak silat, Hanifan Yudani di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta, Rabu (29/8/2018). ANTARA FOTO/Kumparan/INASGOC/Aditia Noviansyah/pras/18

Indonesia awalnya hanya memasang target meraih 16 medali emas dan masuk sepuluh besar pada Asian Games 2018, yang digelar di Jakarta dan Palembang, 18 Agustus-2 September. Namun, Indonesia mengakhiri Asian Games 2018 di posisi keempat dengan meraih 31 medali emas, 24 perak, dan 43 perunggu.

Pencak silat, dayung, panjat tebing dan bulutangkis menjadi cabang olahraga yang paling banyak menyumbangkan medali. Cabang pencak silat menyumbangkan sebelas medali emas; dayung tujuh emas, empat perak, dan tiga perunggu; panjat tebing empat emas, dua perak, dan satu perunggu; bulutangkis dua emas, delapan perak, dan delapan peruggu.

Selain itu, Asian Games 2018 juga menghadirkan momen Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum IPSI Prabowo Subianto berpelukan. Jokowi dan Prabowo akan bersaing pada pemilu Presiden 2019.

Momen itu terjadi pada pada perebutan medali emas pencak silat Class C (55-60 kg) antara atlet Indonesia Hanifan Yudani Kusumah dan atlet Vetnam Nguyen Thai Linh, di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah, Rabu (29/8/2018). Setelah mengalahkan Nguyen Thai Linh, Hanifan menghampiri dan memeluk Jokowi dan Prabowo bersamaan. Ketiganya pun tampak menjadi satu dalam balutan bendera Merah-Putih yang dibawa Hanifan.

Baca Juga :


"Bapak Prabowo Subianto sebagai ketua dan presiden pesilat. Pak Jokowi juga sebagai orang hebat. Kita harus saling menyatukanlah," ujar Hanifan, seperti dilansir Liputan6.com.

Asian Games 2018 pun menjadi momen yang menjadi kebanggaan Indonesia. Sejumlah media asing menilai Indonesia sukses menjadi tuan rumah Asian Games 2018. The New York Times membuat berita berjudul "Asian Games close: Indonesia Shows It's 'Energy of Asia", yang antara lain membahas soal pembukaan, penyelenggaraan, dan penutupan Asian Games 2018.

Media China, South China Morning Post, bahkan menyebut tuan rumah Asian Games 2022 dan 2026, yaitu Hangzhou dan Tokyo harus bekerja keras untuk mengimbangi keberhasilan Indonesia menyelenggarakan Asian Games 2018, terutama dalam hal kreativitas.

Kini, Indonesia punya kesempatan menjadi tuan rumah Olimpiade 2032. Dan, presiden Jokowi mengisyaratkan Indonesia akan mengambil kesempatan itu.

"Yang paling mengesankan dari kesuksesan Asian Games 2018 ini menurut Thomas Bach, Presiden Komite Olimpiade Internasional adalah orang-orang Indonesia itu sendiri, kombinasi hebat antara keramahan dan efisiensi. Dengan itu, kita yakin bisa menjadi tuan rumah Olimpiade 2032," ujar Jokowi melalui akun Twitternya. halaman 2 dari 2


Mengenang Sang Legenda, Choirul Huda | City of Football: Persela Lamongan







Video Trending



Berita Terkait


1574909402104

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?