Diskusi KPSN Hasilkan Dua Poin Soal Pemberantasan Mafia Sepak Bola


  •    Gerry Putra
  •    10/01/19 - 13:30
  •    392

Bolalob

Diskusi sepak bola yang digelar Komite Perubahan Sepakbola Nasional (KPSN) di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (9/1/2019) menghasilkan dua poin penting.

Pada diskusi tersebut hadir 11 Asprov PSSI dan juga enam klub yang hadir, yakni Madura FC, Ache United, Persiraja Banda Aceh, Persika Karawang, Persiwa Wamena dan Persijap Jepara.




Diskusi tersebut untuk membahas masalah sepak bola Indonesia yang nantinya akan dibahas di Kongres PSSI. Pengaturan skor menjadi topik utama.

"Pertama, kami mengusulkan agar anggota Komite Eksekutif PSSI dan pengurus PSSI yang menjadi tersangka kasus match fixing untuk dipecat dengan tidak hormat di Kongres PSSI 2019," kata Ketua Asprov PSSI Sulawesi Tenggara, Sabarudin Labamba.

"Kedua, mendorong satuan petugas antimafia bola Polri untuk memberantas secara tuntas praktik match fixing melalui penegakkan hukum yang adil tanpa pandang bulu sesuai dengan kesetaraan dalam hukum," sambung dia.

Kongres PSSI bakal dihelat pada 20 Januari 2019. Rencananya kongres tahunan ini akan digelar di Bali.
Terakhir diubah:  10/01/19 - 13:34








Berita Terkait


1565703001364

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?