Pepe Akui Angkernya Posisi Bek Tek Tengah di Real Madrid


  •    Rifqi Fadhillah
  •    11/01/19 - 15:30
  •    529

(Sky Sports)

Kepler Laveran de Lima Ferreira atau akrab disapa Pepe mengungkapkan bahwa posisi bek tengah di tim Real Madrid merupakan posisi angker seperti layaknya kuburan.

Pepe mengawali karirnya di Real Madrid ketika direkrut dari FC Porto pada 10 Juli 2007.

Dipinang oleh klub sebesar Real Madrid, tentu merupakan suatu kebanggaan yang luar biasa. Namun, bagi Pepe hal itu justru sangat menakutkan.




Pepe dibeli oleh Real Madrid dari Porto harga 30 juta euro atau sekitar Rp 485 miliar, sebagai pemain yang berposisi sebagai bek tengah. Bagi Pepe, posisi bek tengah yang diisinya merupakan posisi yang sangat angker di Real Madrid ketika itu.

"Semua pemain yang pernah berlabuh ke Real Madrid tentu mengetahui bahwa saat itu bek tengah adalah tempat yang menakutkan seperti layaknya kuburan," kata Pepe seperti dikutip dari laman MARCA.

"Tiada satu pun bek tengah yang mampu bertahan lama," ucap Pepe melanjutkan.

Seperti diketahui, nama pemain besar yang pernah mengisi bek tengah di Real Madrid semisal Fabio Cannavaro dan Christoph Metzelder, hanya bertahan dalam waktu yang terbilang singkat. Kedua bek tersebut hanya bertahan di Santiago Bernabeu sampai tiga musim. halaman 2 dari 2
Namun, hal yang berbeda justru dialami Pepe ketika menginjakan kaki di Real Madrid. Pepe sanggup beradaptasi di La Liga Spanyol, serta mampu bersaing dengan pemain baru maupun pemain lama di Real Madrid. Sehingga membuat posisinya sebagai bek tengah di Real Madrid mampu bertahan hingga sampai 10 tahun. 

Menurut Pepe, hal tersebut sebelumnya sudah ia latih ketika waktu berada di Porto selama tiga tahun.

"Porto mematangkan saya untuk dapat menghadapi situasi tersebut sehingga saya bisa bertahan di Madrid sampai 10 tahun," kata Pepe.

"Ada banyak bek hebat yang datang, nama-nama besar, tetapi mereka tak bisa bertahan lama seperti saya," ujar sosok berusia 35 tahun itu.




Pepe sendiri menyudahi karirnya di Real Madrid pada Juli 2017 dan pindah ke Besiktas. Hanya berselang setahun, ia pun memutuskan untuk kembali ke klub lamanya, FC Porto di musim 2018-2019.

Di Real Madrid, Pepe mampu mencatatkan 334 penampilan di semua kompetisi dengan torehan 15 gol dan 19 assist. Ia juga mampu mempersembahkan 13 gelar bagi El Real selama 10 tahun masa baktinya. Gelar-gelar tersebut diantaranya, La Liga (2007–08, 2011–12, 2016–17), Copa del Rey (2010–11, 2013–14), Supercopa de España (2008, 2012), UEFA Champions League (2013–14, 2015–16, 2016–17), UEFA Super Cup (2014) dan FIFA Club World Cup (2014, 2016). 







Berita Terkait


1547521202638

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?