DIARY: Krisna Adi Dapat Bantuan, Wasit Ungkap Match Fixing Liga 2


  •    Tjatur Wiharyo
  •    12/01/19 - 11:00
  •    795

Aceh United vs PS Mojokerto. /Liga Indonesia

Krisna Adi Dapat Bantuan dari Satgas Anti-Mafia Sepak Bola

Wakil Ketua Satgas Anti-Mafia Sepak Bola Brigjen Polisi Krishna Murti menjenguk mantan pemain PS Mojokerto Putra Krisna Adi, di rumahnya, di Sleman, Yogyakarta, Rabu (9/1/2019). Pada kesempatan itu, Krishna menyatakan Satgas Anti-Mafia Sepak Bola akan membantu operasi Krisna Adi.

"Ya (Krishna atau perwakilan Satgas mau ke sini lagi), proses operasi selanjutnya Satgas mau membantu, baik materi atau dukungan moril. Dan itu pihak keluarga sangat berterima kasih karena sangat membantu untuk proses pemulihan Krisna," ujar kakak Krisna, Johan Arga, seperti dilansir Detik.com,Rabu (9/1/2019).

Eks Manajer Persibara Kaget Pengurus PSSI Ini Jadi Tersangka

Mantan Manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indaryani kaget mengetahui anggota Exco PSSI, Johar Lin Eng terlibat pengaturan skor. Johar merupakan salah satu tokoh yang dihormati di sepak bola Jawa Tengah.

"Saya juga syok karena ada nama Pak Johar. Karena dia orang yang saya percaya di Jateng. Beliau adalah Exco PSSI dan panutan saya, ternyata malah jadi tersangka," kata Lasmi di Jakarta, Selasa (8/1/2019).




Vigit Waluyo Dihukum Seumur Hidup

Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan hukuman larangan beraktivitas di sepak bola Indonesia kepada Vigit Waluyo (VW). Tak hanya Vigit, mantan anggota Komite Wasit Priyanto dan wasit futsal Anik Yuni Artikasari juga mendapat hukuman yang sama.

Ketiganya merupakan tersangka dalam kasus pengaturan skor yang ditangkap Satgas Anti Mafia Bola. Vigit terjerat kasus pengaturan skor dan suap yang berkaitan dengan klub PS Mojokerto Putra. Klub berjuluk Laskar Mojopahit itu pun sudah dihukum tak boleh mengikuti kompetisi tahun 2019.

“Berdasarkan keterangan yang kita dapat sudah cukup bahwa yang berperan selama ini mereka berdua (Priyanto dan Artikasari), yang lainnya kita selidiki lagi. Ketiga VW itu juga dihukum seumur hidup tak boleh beraktivitas di sepak bola Indonesia,” ujar Asep di Jakarta, Selasa (8/1/2019).

PT LIB Bantah Terlibat dalam Kasus Match Fixing Liga 2

PT Liga Indonesia Baru (LIB) membantah terlibat langsung dalam kasus pengaturan skor yang terjadi di Liga 2. Menurut COO PT LIB, Tigorshalom Boboy, adanya pemanggilan oleg Satgas Anti Mafia Bola merupakan bentuk kerja sama dan hanya dimintai keterangan.

LIB sebagai operator bisa memberikan keterangan terkait dengan jalannya kompetisi sepak bola yang ada di Indonesia. Pemanggilan tersebut bukan sebagai pemeriksaan pertandingan PSS Sleman dan Madura FC pada awal Mei 2018.

Hampir Semua Tim di Liga 2 Terlibat Pengaturan Skor

Wasit Liga 2 2018, Muhammad Irham mengungkapkan banyak tim di Liga 2 yang terlibat dalam pengaturan skor. Perangkat pertandingan dan wasit juga sering mendapatkan ancaman untuk kepentingan klub yang ingin dimenangkan.

Irham memberikan keterangan kepada penyidik Satgas Anti Mafia Bola di Mapolda Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (10/1). Dalam pemeriksaan tersebut, Irham memberikan keterangan terkait dugaan pengaturan skor yang terjadi di sepak bola nasional khususnya Liga 2.

"Saya pastikan banyak klub di Liga 2, hampir semua (terlibat match fixing). Tapi ada beberapa yang tidak," ujar Irham. halaman 2 dari 2


Mengenang Sang Legenda, Choirul Huda | City of Football: Persela Lamongan








Berita Terkait


1556856001513

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?