Solskjaer Bisa Jadi Jawaban Yang Dibutuhkan Manchester United


  •    Robert
  •    14/01/19 - 14:30
  •    600

(Daily Mail)

Sempat bermain pragmatis dibawah arahan manajer Jose Mourinho, kini Manchester United sudah kembali ke habitat permainannya yakni menyerang dan mengandalkan serangan balik yang cepat.

Enam kemenangan dari enam laga membawa United semakin dekat ke posisi empat klasemen sementara dengan hanya berjarak enam poin dari Chelsea di zona Liga Champions.

Korban terbaru Ole Gunnar Solskjaer adalah Tottenham Hotspur. Dimana gol tunggal marcus Rashford membawa United meraih kemenangan tipis 1-0 atas tuan rumah di Stadion Wembley pada Minggu (13/1/2019) malam. Solskjaer lebih mengutamakan para pemain seperti Rashford dan juga Anthony Martial yang memiliki kecepatan, ketimbang Romelu Lukaku.

"Mereka mendapatkan serangan balik," kata Neville. Statistik dari Opta mendefinisikan serangan balik cepat dari United telah berubah sejak kedatangan Solskjaer.




Dalam lima laga di Liga Primer, tercatat United melakukan tujuh serangan balik dan berbuah menjadi lima gol. Mereka ada di urutan pertama liga saat ini.

Kejelian Pogba dalam mengirim umpan terobosan kepada pemain tercepat United yakni Marcus Rashford berbuah hasil positif. Rashford sendiri memiliki dua kali kesempatan emas dalam serangan balik yang mereka lakukan.

"Itulah yang kami kerjakan sepanjang minggu," kata Pogba kepada Sky Sports. "Kami tahu kami bisa melukai mereka seperti ini." Spurs yang memiliki. United memiliki potensi.

Solskjaer adalah pilihan mengejutkan yang dibuat oleh manajemen klub. Keadaan saat ini membuat wakil ketua eksekutif United Ed Woodward dan jajaran klub lainnya memiliki waktu yang panjang untuk mencari pelatih permanen mereka. Jose Mourinho, Louis van Gaal dan awalnya David Moyes tak bisa dengan cepat menggantikan Sir Alex Ferguson. halaman 2 dari 2
Pelatih Norwegia berusia 45 tahun itu secara efektif dipinjam dari Molde dengan membawa rekor kegagalan Liga Premier sebelumnya ketika ia memimpin Cardiff City. Itu adalah keputusan untuk membawa manajemen sementara kembali ke rumah dengan mantan striker mereka, memanfaatkan nilai-nilai mantan United dan menghidupkan kembali skuad yang tampaknya menjalani kehidupan merana di bawah Mourinho.

Kegemilangan De Gea dibawah mistar Stadion Wembley juga tak bisa dilupakan, sebanyak 11 penyelamatan sukses membuat para pemain Tottenham frustasi.

"Kami memenangi pertandingan melawan tim top seperti Tottenham, kami menguasai babak pertama tetapi di babak kedua mereka banyak menekan dan mendapat peluang. Saya merasa sangat baik dengan dua penyelamatan pertama, itu pertandingan yang hebat," kata De Gea pada Sky Sports.

"Saya bahkan tidak ingat beberapa penyelamatan sehingga saya tidak bisa memilih yang terbaik. Manajer membawa kebahagiaan, para pemain bermain bagus dan tim sekarang sangat kuat.

"Kami tahu bagaimana mengendalikan permainan, bagaimana menjaga bola, bagaimana menciptakan peluang, yang sangat bagus bagi kami. Ini adalah Manchester United yang sesungguhnya."

Nyanyian untuk Solskjaer dari para pendukung tandang United usai laga adalah momen terbaik United musim ini. Bisa jadi pahlawan kemenangan United di Nou Camp pada tahun 1999 adalah jawaban yang dicari United sejauh ini.








Berita Terkait


1547430002524

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?