Deretan Wajah Baru di Skuat Timnas Indonesia U-22


  •    Robert
  •    14/02/19 - 16:00
  •    1601

(Bolalob)

Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri baru saja merilis 23 nama pemain yang akan ia bawa ke ajang Piala AFF U-22 di Kamboja pada 17-26 Februari.

Pelatih Timnas U-22 Indra Sjafri memutuskan untuk meninggalkan lima pemain yang sebelumnya masih tersisa mengikuti pemusatan latihan (TC) selama satu bulan lamanya di Jakarta.

Skuat Garuda Muda tidak terkalahkan dari tiga uji coba, semua laga berakhir dengan imbang yakni melawan Bhayangkara FC (2-2), Arema FC (1-1), dan Madura United (1-1).




Tahun 2019 memang menjadi panggung besar buat Timnas Indonesia U-22. Mereka memiliki tiga agenda besar yang wajib diakhiri dengan kesuksesan.

Timnas Indonesia U-22 lebih dulu harus berjuang di Piala AFF 2019. Setelah itu, mereka akan tampil di Kualifikasi Piala AFC U-23 2020, serta ajang SEA Games 2019 menjadi puncak panggung Timnas Indonesia U-22.

Dari 23 nama pemain yang dibawa oleh Indra Sjafri, setidaknya ada lima wajah baru atau lebih tepatnya pemain yang jarang kita dengar namanya, dimana mereka saat ini masuk ke skuat Timnas untuk pertama kalinya. Berikut profil singkatnya:
halaman 2 dari 3
1. Fredyan Wahyu, PSMS

Pemain bertahan ini mengawali karier dari Persis Solo junior, Fredyan pada tahun 2015 sempat mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19, juga besutan Indra Sjafri. Saat itu ia bermain bagus di Piala Soeratin bersama Persis.

Pemain asal Boyolali ini adalah anggota aktif TNI yang bertugas di Batalyon Infanteri (Yonif) 413/Bremoro Karanganyar.

Bersama PS TIRA U-21 dirinya sukses meraih gelar juara Indonesia Soccer Championship U-21 pada tahun 2016 silam.

Musim lalu di Liga 1, Fredyan bermain sebanyak 29 kali dan mencetak satu gol bersama dengan PSMS Medan. Kontraknya habis pada Januari lalu, bisa jadi ia dipanggil kembali oleh PS TIRA.

2. Kadek Agung, Bali United

Kadek baru melakoni debut di tim utama Bali United pada musim lalu di Liga 1. Ia masuk di menit ke-72 menggantikan Irfan Bachdim pada pertandingan melawan Mitra Kukar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (15/10/2018).

Ia menjalani seleksi di Bali United pada tahun 2015 lalu, masuk ke skuat U-21 yang tampil di ISC U-21 pada tahun 2016. Dimana Bali United keluar sebagai runner-up dalam ajang itu.

Kadek yang bermain sebagai gelandang serang menjadi pemain pengganti di beberapa pertandingan akhir liga pada musim lalu. Satu gol dan satu assist sukses ia buat. Dia juga menjadi pemain inti Bali United di dua laga Piala Indonesia, saat berhadapan dengan Sumbawa Barat dan Persekabpas Pasuruan.
halaman 3 dari 3
3. Sani Riski Fauzi, Bhayangkara FC

Sani merupakan anggota skuat Bhayangkara FC di Liga 1 U-19 musim 2017. Penampilan apiknya membuat pelatih Simon Mcmenemy terpikat. Ia mulai mendapatkan tempat bermain mulai musim lalu di Liga 1.

Dirinya merupakan jebolan Persatuan Sepakbola Putra Bangsa (PSPB) Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Saat kelas 2 SMA, ia pindah ke SKO Ragunan, Jakarta. Sani pun masuk ke pendidikan kepolisian selama tujuh bulan di Sekolah Pendidikan Kepolisian Negara (SPN) di Lido. Dimana saat ini dirinya adalah anggota Sabraha Polda Metro Jaya.

Pada musim 2018 Sani bermain sebanyak 18 kali dan mencetak satu gol.

4. Billy Keraf, Borneo FC

Musim lalu menjalani masa pinjaman di Borneo FC dari Persib Bandung. Ia sempat tampil apik di musim 2017, dengan tampil sebanyak 21 laga dan mencetak lima gol.

Billy bukan wajah baru sebenarnya di timnas junior, ia pernah masuk ke timnas U-19 pada 2015 lalu ketika ditangani okeh Fakhri Husaini.

Jebolan ASIOP, Jakarta ini juga pernah terpilih ke Swedia untuk mengikuti Gothia Cup bersama Timnas U-14 (hasil seleksi Liga Kompas) tahun 2011 lalu. Saat ini dirinya akan membuktikan kualitasnya sebagai pemain sayap yang mumpuni dan siap bersaing dengan banyak nama di posisi tersebut.

5. Dimas Drajad, PS Tira Persikabo

Bukan wajah baru juga di skuat timnas junior, ia masuk ke skuat juara Indra Sjafri di Piala AFF U-19 2013 silam. Ia juga sempat menjalani pemusatan latihan ke skuat U-22 dibawah asuhan Luis Milla pada tahun 2017 lalu. Namun ia kalah bersaing dengan nama-nama lain.

Musim lalu ia bermain sebanyak 22 kali bersama PS TIRA dan mencetak masing-masing empat gol dan assist.

Seorang anggota TNI aktif juga yang bermain untuk PS TIRA. Kini pada kesempatan keduanya, Dimas berambisi masuk skuat inti Timnas U-22. Pemain berusia 21 tahun itu yakin dapat mencuri hati Indra Sjafri kembali.







Berita Terkait


1550377801910

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?