FIGC: Skor 20-0 Memalukan Sepakbola Italia


  •    Robert
  •    18/02/19 - 14:10
  •    893

Mirror

Kekalahan Seri C Pro Pro Piacenza 20-0 di AC Cuneo dikatakan sebagai penghinaan terhadap olahraga oleh presiden Federasi Sepakbola Italia (FICG) Gabriele Gravina.

Klub Pro Piacenza yang tengah mengalami krisis keuangan, menurunkan hanya tujuh pemain yang terdiri dari para pemain muda dan seorang fisioterapis untuk pertandingan hari Minggu di Stadion Cuneo, Fratelli Paschiero.

Skuad senior dan staf pelatih Rossoneri mogok karena gaji mereka yang belum dibayar, dimana tiga pertandingan liga sebelumnya melawan Pro Vercelli, Juventus II dan Siena mereka kalah WO.




Seandainya mereka melakukan hal yang sama pada hari Minggu, mereka bisa diusir dari divisi di mana mereka berada saat ini.

Gravina tidak meminta maaf karena organisasinya menegakkan aturannya - sesuatu yang diperluas hingga pemain Pro Piacenza kedelapan tidak diizinkan memasuki lapangan sampai menit ke-61 karena dia tidak memiliki dokumen registrasi yang benar - tetapi tidak menunjukkan keinginan untuk hal itu.

"Apa yang terjadi di Cuneo merupakan penghinaan terhadap olahraga dan prinsip-prinsip pendiriannya," katanya.

"Dalam situasi surealis ini, FIGC memiliki tugas untuk menegakkan semua aturan, tanggung jawab kita adalah untuk melindungi hasrat para penggemar, wirausahawan yang sehat dan kredibilitas kejuaraan kita: yang sayangnya kita saksikan akan menjadi lelucon terakhir."

Kemenangan Cuneo lebih dari dua kali lipat gol mereka sebelum pertandingan di liga musim ini.

Penyerang Hicham Kanis dan Edoardo Defendi masing-masing mencetak enam dan lima gol di babak pertama yang berakhir 16-0, sementara Michele Emmausso dan Francesco De Stefano menyelesaikan hat-trick pada tahap penutupan.

Pekan lalu, tim Serie C Matera dikeluarkan dari liga setelah gagal memenuhi persyaratan pertandingan di tengah kesulitan keuangan mereka sendiri.







Berita Terkait


1557825601587

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?