Inilah Data Statistik Duo Anchor Maut Black Steel Manokwari di PFL 2019


  •    Dwi Anggoro
  •    20/02/19 - 11:50
  •    153

Bolalob

Performa Black Steel Manokwari cukup apik di Pro Futsal League (PFL) 2019 dengan memimpin klasemen sementara Grup A.

Dari 10 pertandingan yang telah dijalani, Black Steel meraih poin 26 dari hasil 8 kali menang dan 2 kali imbang tanpa menelan satu kali pun kekalahan. Performa yang tak lepas dari penampilan gemilang duo anchor mereka, Rio Pangestu dan Aditya Muhammad.

Baik, Rio dan Adit sendiri sudah cukup lama bermain bersama, keduanya pertama kali tampil membela Timnas Futsal U20 di era Vic Hermans, dan kini membela Timnas Futsal senior dibawah asuhan Kensuke Takahashi.


halaman 2 dari 2
Baca selengkapnya Selengkapnya  
Di Black Steel, keduanya menjadi dua pemain yang diandalkan untuk mengatur serangan dan juga pertahanan. Jika, Adit fokus mengatur serangan dan sesekali mengejutkan dengan merangsek ke depan gawang lawan. Rio fokus untuk menahan laju serangan lawan.

Kinerja keduanya terlihat di data statistik Grup A. Sebagai Anchor, Adit menjadi pemain yang paling banyak lakukan passing dan akurasinya yang sangat tinggi, 93 persen sukses dari 561 passing yang ia lakukan. Sementara Rio berada di peringkat ketiga pemain yang paling banyak lakukan clearence sebanyak 15 kali, dan 7 kali lakukan intercept.

Berikut data statistik keduanya hingga pekan kelima PFL 2019.

View this post on Instagram

On Fireeee! Selain 3 juru gedor yang menghiasi daftar pencetak Gol Sementara, Black Steel Manokwari juga punya 2 Anchor yang juga merupakan pilihan utama Timnas Futsal asuhan Coach Kensuke. Yap! Rio Pangestu dan Aditya Muhammad. Sejak mereka masuk Timnas Futsal U20, nama mereka menghiasi Skuat Timnas Futsal Senior beberapa kompetisi internasional kurun waktu 1-2 tahun belakangan. Terakhir, mereka membawa Indonesia meraih peringkat 3 AFF Futsal 2018. Di klub, mereka bermain baik. Hingga pekan ke 4, mereka memimpin statistik individu di #PFL2019 grup A dan membawa Black Steel kokoh di puncak klasemen. Terlihat Adit lebih sibuk urusan menyerang, Anchor berkaki kiri asal Bandung ini memiliki kecerdasan yang tinggi dan mampu mengatur tempo permainan. Sementara pemain asal Depok, Rio Pangestu terlihat lebih sibuk diurusan pertahanan. Kombinasi keduanya membuat Black Steel menjadi tim dengan kebobolan paling sedikit di grup A dengan 21 gol. Rio dan Aditya aset yang sangat bagus buat masa depan Timnas Futsal Indonesia terutama di posisi Anchor. Gimana menurut kalian, Bolalobers penampilan mereka?#PFL2019 #bolalobfutsal

A post shared by Bolalob.com (@bolalobfutsal) on



TOP 5 GOALS! Pro Futsal League 2019 I Grup A








Berita Terkait


1553429742408

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?