Socrates Matulessy Rasakan Sensasi Berbeda di Pinggir Lapangan


  •    Kukuh Wahyudi
  •    14/03/19 - 19:00
  •    160

Johanes/Bolalob

Jika mendengar nama Socrates Matulessy, pikiran pasti langsung melayang ke gambaran aksi-aksi ngotot penuh teknik di lapangan. Tapi, itu terjadi beberapa tahun lalu.

Kini, usianya mulai menua. Kualitas fisiknya untuk mendukung teknik permainan mulai menurun. Tapi, hal itu mungkin tak jadi soal.

Chacha, panggilan akrab Socrates, mulai menapaki peran baru di dunia futsal. Dalam ajang Bolalob FFI U-20, pemain kelahiran Medan, 8 November 1984 itu menjadi pelatih di tim IPC Rizka FC Jakarta.

"Sebenarnya tahun ini saya belum pensiun (sebagai pemain). Tapi, diberi kesempatan untuk menangani tim IPC di FFI U-20. Saya kan baru mengambil lisensi C AFC, jadi disarankan untuk mencoba melatih di ajang resmi," tutur Chacha kepada Bolalob.




Namun, eks pemain Electric PLN itu sebenarnya sudah menjajaki peran sebagai pelatih dalam beberapa tahun belakangan. Tapi, debutnya di ajang resmi baru terjadi dalam laga IPC Rizka FC vs Mitra FC Manokwari.

Sayang, dalam momen itu tim besutannya kalah 3-4. Namun, hasil minor itu tak menyurutkan Chacha dalam menekuni perannya kini.

"Seru bisa berdiri di pinggir lapangan mengatur strategi. Bisa teriak-teriak..he he he," ujarnya melanjutkan. halaman 2 dari 2







Berita Terkait


1558765202353

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?