Dua Petinju Indonesia Kalahkan Thailand di OSC Fight 2019


  •    Gerry Putra
  •    17/03/19 - 23:45
  •    355

Gerry Putra/Bolalob

Dua petinju Indonesia yaitu Roy Tua Manihuruk dan Oktavianus Moensaku berhasil menunjukkan ketangguhannya dengan mengalahkan sang petandang dari Thailand pada kejuaraan internasional OSC Fight di Balai Sarbini Jakarta Pusat, Sabtu (17/03/2019) dini hari.

Dua petinju Merah Putih ini membawa pulang gelar internasional dari Universal Boxing Organization (UBO) untuk pertama kalinya.

Oktavianus atau Okto menghentikan perlawanan Artid Bamrungauea pada ronde kelima dari 10 ronde yang seharusnya dilaksanakan.

Artid tidak mau meneruskan perlawanan setelah dua kali jatuh akibat pukulan keras Okto. Dengan kemenangan ini, Okto yang kelahiran kampung Nesam Nusa Tenggara Timur ini mendapat gelar UBO Internasional untuk kelas bulu yunio 55,3 kg.




“Saya yakin dapat menang. Saya tidak takut dengan petinju Thailand meskipun mereka dikenal tangguh. Saya pernah bertanding di Negara mereka dan kini saya bertanding di Jakarta. Saya percaya dukungan penuh penonton,” kata Okto sebelum naik ke ring. Harapan Okto akhirnya menjadi kenyataan.

Artid punya catatan bertanding menang-kalah-seri 22-25-0, lebih banyak daripada jam terbang Okto yang masih (10-6-1, 8 KO). Di atas ring, Okto tampil sangat garang sejak ronde pertama berdentang. Okto dengan cepat merangsek pertahanan Artid yang terlihat lebih lamban dari Okto yang berjuluk The Bulldozer itu.

Wasit menyatakan Okto menang TKO. Kekalahan ini membuat rekor Artid kembali tercoreng dengan 16 kali kalah KO menjadi 17 KO. Pelatih Okto, Ibrahim Arobi merasa puas dengan penampilan Okto yang mampu menyerap semua materi latihan dan strategi bertanding dengan baik. halaman 2 dari 2
Di kelas welter junior 65,3 kg, Roy Tua Manihuruk, petinju kelahiran Bengkulu mengalahkan Vachayan Khamon dengan kemenangan mutlak. Ketiga juri memberi kemenangan untuk Roy yang bermain dengan gaya tinju counter boxer.

Roy dilatih Hendra Julio untuk menghadapi Khamon (11-25-1) dengan gaya bertahan lalu menyerang balik. Hendra semula yakin Roy bakal mampu mengatasi Khamon tidak lebih dari ronde lima, namun ternyata Khamon jauh lebih bebal. 

Khamon tampak tidak goyah ketika terkena pukulan-pukulan dahsyat Roy. Khamon pernah dipukul KO oleh tujuh lawannya dan hanya mampu membuat KO empat lawan.

Selain dua partai internasional, OSC Fight juga memberikan penghargaan sabuk Sahabat Jokowi dan Sabuk Fredi Husein sebagai dewan penasehat OSC Academy. Ada tujuh partai tambahan yang ikut dipertandingkan.

Fahd Adityo Oscar atau Adit, promotor OSC Fight mengadakan pertandingan untuk memberi tempat bagi petinju yang punya potensi bagus di Indonesia. Adit bercita-cita ingin mengembangkan tinju di Tanah Air. Harapannya, para petinju bisa merintis kariernya hingga ke luar negeri jika banyak kompetisi tinju di Indonesia.







Berita Terkait


1566531712547

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?