Berkata Rasis, Patrice Ezra Berurusan dengan PSG


  •    Robert
  •    20/03/19 - 19:40
  •    212

Joe.uk

Paris Saint-Germain menuntut mantan pemain timnas Prancis dan Manchester United, Patrice Evra usai melakukan komentar rasis dalam kemenangan United di ajang Liga Champions beberapa waktu lalu.

Evra berada di tribun Parc de Princes bersama dengan Paul Pogba ketika United membalikkan defisit dua gol pada leg pertama untuk maju ke perempat final Liga Champions dengan kemenangan gol tandang.

Rekaman yang diposting di media sosial menunjukkan Evra dengan liar merayakan penalti Marcus Rashford dan ia menindaklanjutinya dengan kata-kata kasar serta umpatan yang mengandung penghinaan homofobik, yang muncul secara online setelah mantan rekan setimnya di Monaco Jerome Rothen mengkritik tingkah laku sang pemain.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan di situs web Le Parisien, PSG mengatakan: "Paris Saint-Germain sangat mengutuk penghinaan homofobik yang diberikan oleh Patrice Evra terhadap klub, perwakilannya dan mantan pemain."

"Pernyataan itu sangat mengejutkan di dalam klub, yang secara khusus berkomitmen pada nilai-nilai hormat dan keterbukaan kepada orang lain.




"Pertarungan melawan homofobia adalah jantung dari tindakan PSG. Pertarungan melawan homofobia dan semua diskriminasi adalah inti dari tindakan dan nilai-nilai Paris Saint-Germain, yang telah terlibat selama bertahun-tahun bersama Rouge Direct untuk memerangi homofobia dan melawan semua bentuk rasisme.

"Klub ingin memberi tahu Manchester United tentang mantan pemain mereka."

"PSG akan mendukung inisiatif apa pun yang diprakarsai oleh mitra asosiasinya, Rouge Direct, Sportitude-Prancis, SOS Racisme."
halaman 2 dari 2
Evra kemudian memposting video di Twitter untuk memperjelas kesalahpahaman ini, dimana ia mengklaim kata-katanya salah ditafsirkan.

"Saya bukan homofobik, Anda tahu siapa saya [...] Saya mencintai semua orang," katanya.

"Jika saya menyinggung seseorang atau menyakiti seseorang, saya benar-benar minta maaf.

"Tapi kamu tahu itu bukan maksud saya, mereka hanya mencoba untuk menjatuhkan saya. Saya mengerti tentang kesetaraan; Anda harus bebas apa pun yang Anda lakukan dalam hidup.

"Aku tidak akan pernah menilai siapa pun. Ibuku membesarkan dan mendidikku seperti itu."








Berita Terkait


1566281402352

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?