Daftar Sanksi Komdis FFI di Pekan Terakhir Fase Grup PFL 2019


  •    Rissalah Maulana
  •    04/04/19 - 04:38
  •    197

Bolalob

Komite Disiplin Federasi Futsal Indonesia merilis daftar hukuman dan sanksi pada pekan terakhir Pro Futsal League 2019 fase grup.

Bos Permata Indah Manokwari, Erik Winarto, mendapat hukuman terberat dilarang masuk ke arena stadion di PFL musim depan akibat pelemparan korek api ke dalam lapangan.

Sementara untuk hukuman kericuhan di final four PFL 2019 lalu belum disidangkan.

Berikut rilis hukuman pekan terakhir fase grup PFL 2019:

1.Panpel Bintang Timur Surabaya
Kasus: Kebocoran, pertandingan tertunda -/+ 1 jam di pekan ketujuh (Kasus Berulang)
Sanksi: Denda Rp. 3 Juta

2.Erik Winarto, Manager Pelindo IV Permata Indah
Kasus: Berteriak "wasit bodoh" dan juga melempar korek gas ke dalam lapangan.
Sanksi: Larangan masuk stadion selama satu musim

3.Abdul Sadat
Kasus: Berada di bench, namun tidak terdaftar pada susunan official
Sanksi: Teguran Keras

halaman 2 dari 2


4.Young Rior FC Luwu Utara
Kasus: Bertanggung jawab atas official yg berada di bench, namun tdk terdaftar di susunan official.
Sanksi: Teguran Keras

5.Rahmat Hidayat (official Jaya Kencana)
Kasus: Protes berlebihan menendang kursi bench
Sanksi: Teguran Keras

6.Febriand Alfindrio (pemain Devina Kamiada FC)
Kasus: melakukan gerakan tambahan dengan tangan kepada pemain lawan
Sanksi: 2 kali Larangan bertanding

7. M.Reza Akbar (pemain Devina Kamiada FC)
Kasus: Protes berlebihan terhadap wasit, dan juga pada akhir pertandingan tidak bersalaman kepada salah satu wasit
Sanksi : 2 kali Larangan bertanding







Berita Terkait


1573718289745

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?