Michu 'One Season Wonder', Apa Yang Salah Dengannya?


  •    Robert
  •    11/04/19 - 14:24
  •    1434

Bolalob

Seleberasinya yang khas dengan menggoyangkan tangan di samping kupingnya membuat Michu menjadi salah satu trendsetter di Liga Primer Inggris beberapa musim silam, atau tepatnya pada tahun 2012 silam kala berbaju Swansea City.


Michu unggul dalam penyelesaian akhir ketika berhadapan dengan penjaga gawang lawan, insting mencetak golnya juga sama baiknya dengan tendangannya. Namun si kaki kidal harus memutuskan untuk gantung sepatu di usia 31 tahun, apa yang salah dengannya?

Bermula Dari Klub Lokal Real Oviedo

Dia memulai karirnya dengan klub lokal Real Oviedo, mencetak 13 gol di antara tahun 2003 dan 2007. Setelah mendapatkan kepindahan ke Celta Vigo, Michu memiliki statistik penilaian yang sama. Dia mencetak 14 gol dalam 101 penampilan antara 2008 dan 2011. Semua ia lakukan di Segunda atau kasta kedua Liga Spanyol.

Pada musim panas 2011, Michu mendapatkan langkah besar dengan tampil di La Liga dengan Rayo Vallecano yang baru saja promosi.

Dia meledak di papan atas Spanyol dengan 15 gol termasuk brace (dua gol) melawan Real Sociedad, Racing de Santander, Osasuna dan Real Madrid. halaman 2 dari 3
Pijakan Ke Liga Primer Inggris

Penampilan mempesona Michu di LaLiga meyakinkan Michael Laudrup untuk membawanya ke Swansea dalam kesepakatan 2 juta poundsterling.

"Saya selalu berusaha mendapatkan penawaran bagus untuk pemain, tetapi Michu harus menjadi pembelian terbaik saya karena kepentingannya dan dampak yang ia miliki dan masih ada di tim," kata Laudrup.

“Ini bukan hanya tentang mencetak gol. Dia ingin menang dan bisa mengubah permainan dalam satu detik.

“Kami telah melihat kemampuannya. Dia dapat bermain di depan atau di belakang dan itu adalah posisi yang sangat sulit. Dia sangat penting bagi kami dan tidak mungkin untuk memberikan penilaian padanya."


Musim 2012-13 menjadi tahun terbaik pemain bernama lengkap Miguel Perez Cuesta dengan mencetak 22 gol sepanjang musim dan membawa Swansea meraih gelar Piala Liga. Michu juga mencetak gol ketika Swans menumbangkan Bradford 5-0 di laga final di Stadion Wembley untuk mengklaim trofi sepakbola Inggris pertama untuk klub Wales tersebut.

Ia menjadi sosok sentral dalam lini serang Swansea dan sempat dikaitkan dengan kepindahannya ke Manchester United. "Michael Laudrup memilih memetik ceri dan bocah Michu adalah bisnis kelas satu," kata Sir Alex Ferguson.

"Hanya £ 2 juta dan aku belum pernah benar-benar mendengar tentang dia. Aku harus bicara dengan departemen pemandu bakatku!"

Dia mengakhiri musim dengan 22 gol saat Swansea finish di urutan kesembilan. Dia dihargai 30 juta pounda oleh klub, yang telah memberi pemain kontrak diperpanjang pada Januari 2013.

Sindrom Musim Kedua

Musim kedua Michu mendapati dirinya bermain sebagai gelandang serang lagi, karena datangnya striker baru Wilfried Bony. Tapi dia menyesuaikan permainannya, agar sesuai dengan tim. Dan dia melakukannya dengan baik, dan masih mencetak gol secara teratur. Dia akhirnya bisa bermain untuk tim nasional Spanyol pada bulan Oktober dan tampil mengesankan selama 56 menit sebagai striker melawan Belarus.


“Saya lebih suka bermain di belakang striker jadi saya harap Anda akan melihat Michu yang lebih baik. Saya mencetak lebih banyak gol ketika saya bermain di belakang striker musim lalu," ujar Michu ketika diduetkan dengan Wilfried Bony.

“Saya suka posisi itu karena saya bisa bergerak dan bek tengah mencari striker dan bukan saya. Saya bisa datang terlambat dari garis kedua dan mencetak gol. halaman 3 dari 3
Cedera Engkel Kambuhan

Namun, cedera pergelangan kaki merusak sisa karirnya dan musim keduanya di Wales selatan gagal memenuhi harapan.

Sorotan awal musim, seperti gol dalam kemenangan tandang 3-0 atas Valencia di Liga Eropa, memberi jalan frustrasi ketika ia berjuang untuk penampilan tim utama.


Michu bermain hanya lima kali setelah periode Natal 2013 dan menyelesaikan musim di mana manajer Laudrup pergi dan digantikan oleh Garry Monk dengan enam gol dalam 25 pertandingan. Kekalahan 1-0 oleh Hull pada 5 April 2014 ternyata menjadi pertandingan terakhir Michu untuk Swans.

"Yah, pergelangan kaki kanan saya tidak berhenti sakit dan saya sudah merasa tidak nyaman ketika harus bermain," kata Michu kala itu.

"Ya, memang benar bahwa saya menjalani operasi dan pulih, tetapi Anda tidak menemukan level maksimal Anda lagi dan sangat frustasi untuk bermain dengan ketidaknyamanan. Bermain dengan rasa sakit adalah urutan hari ini dalam sepakbola profesional dan sulit untuk dilakukan. Saya mengalami kemalangan untuk menyeret semua cedera yang tersisa dalam karir saya dan itu sedikit membuat frustrasi. "

Pada musim panas 2014 ia bergabung dengan klub Serie A Napoli dengan status pinjaman sepanjang musim - tetapi hanya bermain enam kali.

Kembali ke Oviedo

Dia dibebaskan oleh Swansea pada November 2015 dan menghabiskan musim bermain sepak bola tingkat empat untuk Langreo di Spanyol, sebelum menyetujui kontrak satu tahun dengan Oviedo untuk 2016-17. Michu menolak tawaran dari klub papan atas seperti Rayo Vallecano dan Granada. Ia lebih memiliki Langreo yang hanya berjarak 20 kilometer dari Oviedo, dimana dia tumbuh dewasa, dan di situlah dia kembali.


Michu membuat 27 penampilan di musim 2016-17 tetapi hanya mencetak satu gol. Satu tahun kemudian ia diangkat sebagai direktur sepakbola di Langreo, di mana adiknya adalah pelatih kepala.

Oviedo sendiri adalah klub yang melahirkan pemain top Spanyol seperti Santi Cazorla dan Juan Mata, yang membeli saham di klub tersebut untuk membantu menyelamatkan klub dari kebangkrutan.
Terakhir diubah:  12/04/19 - 14:54







Berita Terkait


1555911602006

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?