Prediksi Liga Champions: Juventus vs Ajax


  •    Robert
  •    16/04/19 - 10:15
  •    215

Bolalob

Juventus sadar bahwa Ajax memiliki potensi untuk merusak pesta mereka di Turin, saat kedua tim tampil di leg kedua babak perempat final Liga Champions, Rabu (17/4/2019) dini hari WIB.

Ajax menunjukan kualitasnya bisa berbicara banyak di kancah Eropa saat menang di Santiao Bernabeu, melawan tim juara bertahan Real Madrid. Saat itu Ajax yang tertinggal defisit 1-2 dari leg pertama, sukses meraih kemenangan 4-1 di Madrid.

Wakil Belanda ini juga mampu mengimbangi permainan Juventus di leg pertama di Amsterdam, dimana kedua tim bermain imbang 1-1.

Kabar Tim

Emre Can dapat kembali setelah absen pada leg pertama karena cedera tetapi Mario Mandzukic dan Giorgio Chiellini tidak disebutkan dalam skuad karena mereka berpacu dengan waktu untuk kembali ke kondisi prima.

Douglas Costa melewatkan pertandingan akhir pekan dengan masalah hamstring tetapi bisa kembali menjadi pemain pengganti.

Di kubu Ajax, Frenkie De Jong diragukan tampil usai mendapat cedera akhir pekan lalu, mereka juga akan kehilangan Hassane Bande dan Carel Eiting karena cedera panjang.

Juventus memberi waktu istirahat kepada Cristiano Ronaldo dalam laga Serie A akhir pekan kemarin, saat mereka kalah dari SPAL.
halaman 2 dari 3
Apa Kata Manajer

Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri memiliki beberapa opsi di lini depan, setelah Mandzukic kemungkinan besar absen.

“Ada hal yang membuat Mandzukic tak dapat bermain di laga nanti. Saya masih perlu menentukkan siapa yang bakal bermain di bagian penyerang kami, mungkin bisa jadi itu adalah Dybala atau Kean, atau mungkin bisa pemain lain,” jelas Allegri, dilansir dari laman resmi UEFA, Selasa (16/4/2019).

“Saya masih akan memikirkannya hingga malam menjelang laga nanti. Apabila Dybala bermain, maka dia akan mengenakan ban kapten. Namun bila dia tidak bisa maka ban kapten itu akan dipegang Bonucci,” sambungnya.

Sementara itu pelatih Ajax, Erik Ten Hag optimis timnya bisa mencuri kemenangan di Turin. “Juventus adalah favorit, terutama setelah hasil Amsterdam. Jika kami bermain bagus, kami bisa mengatasi kendala apa pun. Saya percaya diri karena cara kami bermain dan berlatih,” ujar Ten Hag, melansir dari laman resmi UEFA, Selasa (16/4/2019).

“Allegri sangat berpengetahuan dan tidak ragu memikirkan cara yang berbeda untuk mendekati permainan ini dibandingkan dengan minggu lalu. Kita perlu meningkatkan rencana taktis kita. Kami tidak akan menempatkan seorang pria pada Cristiano Ronaldo,” tutupnya.

Prediksi

Laga akan berjalan rapat tentunya, atmosfir stadion Juventus bisa membawa tim tuan rumah tampil menekan sejak menit awal seperti yang mereka lakukan saat menghadapi Atletico Madrid.

Ronaldo akan mengambil alih laga ini sebagai tokoh sentral tentunya, namun Ajax memiliki beberapa pemain kuda hitam seperti Dusan Tadic, David Neres hingga Hakim Ziyech. Aliran bola Ajax bisa terhenti ketika De Jong tak bermain pada malam nanti.

Juventus tak akan mengulangi kesalahan yang dilakukan oleh Madrid, dan akan memenangi laga ini dengan skor 2-0. halaman 3 dari 3
Head to head Kedua Tim
  • Juventus tidak terkalahkan dalam 10 pertemuan terakhir mereka dengan Ajax, rekor terpanjang antara kedua tim di pertandingan Eropa (juga Bayern Muenchen v Benfica).
  • Setelah tujuh kekalahan dalam delapan pertandingan tandang melawan klubi Italia (D1), Ajax tidak terkalahkan dalam empat pertandingan terakhir mereka (W2 D2).
  • Juventus mencari semi final Liga Champions untuk ketiga kalinya dalam lima musim terakhir, juga membuat empat terakhir di 2014-15 dan 2016-17.
  • Ajax ingin mencapai semifinal Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 1996-97, sementara mereka bisa menjadi tim Belanda pertama yang melakukannya sejak PSV pada 2004-05.
  • Laga sebaliknya hanyalah yang ketiga kali Juventus imbang pada pertandingan pertama babak sistem gugur Liga Champions di luar kandang - mereka melaju melawan Rosenborg di perempat final 1996-97, dan tersingkir oleh Manchester United di semi-final 1998-99 terakhir.
  • Ajax telah tersingkir pada dua dari tiga kesempatan sebelumnya setelah hasil imbang di leg pertama dari babak sistem gugur Liga Champions di kandang, yang terbaru di babak 16-06 2005 melawan Inter Milan.
  • Juventus telah kehilangan dua dari lima pertandingan kandang Liga Champions (W3) terakhir mereka, sebanyak yang mereka miliki dalam 45 pertandingan sebelumnya (W28 D15).
  • Ajax telah memenangkan dua pertandingan tandang Liga Champions terakhir mereka, kemenangan terakhir lebih berturut-turut dalam kompetisi antara November 1995 dan Maret 1997 (tujuh).
  • Pemain depan Juventus Cristiano Ronaldo telah mencetak gol dalam lima pertandingan terakhirnya di Liga Champions melawan Ajax, dengan total delapan gol. Portugis juga telah mencetak 51% dari total golnya dalam kompetisi di babak sistem gugur (64/125).
  • Dusan Tadic telah terlibat langsung dalam 53% dari 17 gol Liga Champions Ajax musim ini (enam gol, tiga assist). Pemain terakhir yang mencetak lebih dari pemain Serbia untuk Ajax dalam kampanye Liga Champions adalah Jari Litmanen pada 1995-96 (sembilan).
Susunan Pemain

Juventus (4-3-3): Szczesny; Cancelo, Bonucci, Rugani, Sandro; Pjanic, Bentancur, Matuidi; Bernardeschi, Ronaldo, Dybala

Ajax Amsterdam (4-2-3-1): Onana; Mazraoui, De Ligt, Blind, Sinkgraven; Van der Beek, Schone; Ziyech, Tadic, Meres, Dolberg







Berita Terkait


1570601402163

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?