Presiden FIGC Minta Duo AC Milan Dihukum Soal Insiden Jersey Acerbi


  •    Gerry Putra
  •    16/04/19 - 13:30
  •    764

Miguel Medina/AFP

Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Gabriele Gravina berharap dua pemain AC Milan, Tiemoue Bakayoko dan Franck Kessie dihukum terkait dengan insiden jersey Francesco Acerbi.

Kedua pemain Milan itu dianggap melakukan tindakan kontroversial saat selebrasi kemenangan atas Lazio, akhir pekan lalu. Bakayoko dan Kessie membentangkan jersey Acerbi usai pertandingan.

Reaksi dua pemain itu bermula dari komentar Acerbi sebelum pertandingan yang menyebut Lazio lebih hebat ketimbang Milan.

"Apa yang terjadi di San Siro tidak sopan dan seperti yang dicatat menteri olahraga, Giancarlo Giorgetti, tidak bermartabat," ujar Gravina dari GR Parlemento.




"Mereka harus dihukum dan dievaluasi karena melanggar norma etika dan prinsip olahraga kami. Acerbi adalah sosok yang luar biasa. Ada beberapa kecurangan di media sosial, seperti yang dikatakan Gennaro Gattuso, para pemain harus menghabiskan waktu untuk berlatih."

"Dengan menyerahkan jersey ke para pemain Milan dan berjabat tangan, Acerbi membuktikan ingin menutup segala kontroversi. Membentangkan kostum seperti memegang kulit kepala di hadapan penonton adalah reaksi buruk yang harus kita hindari agar tidak terjadi lagi."

Pelatih Milan, Gennaro Gattusso pun sudah meminta maaf atas insiden tersebut.

Bakayoko dan Kessie berpotensi mendapat hukuman dan denda karena dianggap menunjukkan sikap yang tidak sportif.







Berita Terkait


1562509801762

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?