PSIM Ogah Dibilang Tim Kaya dan Penuh Bintang


  •    Kukuh Wahyudi
  •    20/04/19 - 07:40
  •    924

PSIM

Persiapan menjelang Luga 2 2019 tak kalah dengan Liga 1. Bila di kasta tertinggi punya Madura United yang sibuk mendatangkan nama-nama mentereng, di divisi kedua ada PSIM.

Skuat tim asal Yogyakarta itu dianggap memiliki materi yang mewah dibandingkan dengan tim-tim lainnya. Bila ditelaah lebih jauh, wajar saja jika ada anggapan seperti itu.

Pasalnya, di komposisi tim mereka kedatangan Raphael Maitimo. Bila melihat sepak terjangnya, kecenderungannya memang tak pantas melihat pemain naturalisasi itu mengorbit di kasta kedua.

Kemampuannya untuk terjun di Liga 1 seharusnya masih cukup mumpuni. Jadi, jika PSIM mendapatkan jasanya maka memang ada yang spesial dalam internal PSIM. Selain Maitimo, PSIM juga akan diarsiteki oleh Vladimir Vujovic.

Namun, carataker CEO PT PSIM Jaya, Bambang Sutanto, yang menaungi PSIM, enggan bila ada anggapan PSIM tim kaya dengan skuat penuh bintang.

"Kami sebenarnya tidak mau dinanggap seperti itu. Yang kami lakukan adalah murni hanya karena ingin berprestasi ke kasta atas. Soal materi pemain doakan saja kami dapat yang terbaik," kata Bambang kepada Bolalob beberapa waktu lalu.


halaman 2 dari 2


Sementara itu, meski PSIM kedatangan nama-nama baru eks jebolan Liga 1, Agung Pribadi (gelandang) dan Rudiyana (striker), Vladimir tetap mempertahankan sebagian skuat lama PSIM.

Vlado sapaan akrab Vladimir tercatat mempertahankan sembilan muka lama, yakni Ivan Febrianto, Edo Pratama, Risman Maidullah, Fandy Edy, Raymond Tauntu, Yoga Pratama, Pratama Gilang, Supriyadi "Eeng", dan Hendrico

"Saya datang ke PSIM dengan data yang sebelumnya sudah saya kumpulkan. Saya tahu banyak nama yang main musim lalu dan sembilan pemain lama pun tak masalah," tutur Vlado di situs resmi klub.







Berita Terkait


1556793001453

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?