Penjebol Gawang Tottenham di Liga Champions Ternyata Rekan Duet Ezra Walian


  •    Rifqi Fadhillah
  •    02/05/19 - 15:30
  •    6021

Goal.com

Pemain Ajax Amsterdam, Donny van de Beek menjadi sorotan saat mampu membawa Ajax menang atas Tottenham Hotspur pada leg pertama semifinal Liga Champions, Rabu (1/5/2019) dini hari WIB. Diketahui, Donny van de Beek rupanya pernah menjadi rekan duet dari Ezra Walian ketika di akademi Ajax Amsterdam.

Donny van de Beek menunjukkan kualitasnya dengan mampu menjebol gawang Tottenham di markas klub berjuluk The Lily Whites itu. Menerima umpan dari rekannya, Donny van de Beek yang berdiri bebas di dalam kotak penalti mampu menaklukkan gawang yang dijaga Hugo Lloris di menit ke-15.

Skor 1-0 untuk kemenangan Ajax pun bertahan hingga akhir laga. Alhasil, ini merupakan sebuah keuntungan dari Ajax dikarenakan pada leg kedua nanti mereka akan bermain di kandang sendiri di Amsterdam Arena.




Terlepas dari itu, banyak yang belum mengetahui sosok dari penentu kemenangan Ajax, Donny van de Beek. Van de Beek adalah pemain yang lahir dari akademi Ajax.

Ia pernah membela Ajax U-15 saat menjalani turnamen Lion City Cup di Singapura pada tahun 2012 silam. Hal yang menarik adalah di dalam tim tersebut, Van de Beek berduet dengan pemain timnas Indonesia, Ezra Walian.

Ezra pun juga merupakan jebolan dari akademi Ajax. Pemain yang saat ini membela klub RKC Waalwijk, telah berada di akademi Ajax dari tahun 2012 hingga 2017.



Di Ajax U-15, Van de Beek dan Ezra bersama-sama mampu membantu timnya berjaya di turnamen Lion City Cup. Bahkan, pelatih Ajax U-15 kala itu, R Sasikumar, masih ingat betul saat momen Van de Beek dan Ezra diturunkan ketika semifinal Lion City Cup melawan Manchester City U-16. halaman 2 dari 2
Kala itu, Ajax U-15 tertinggal 0-2 atas Man City U-16. Namun, saat Van de Beek dan Ezra diturunkan, Ajax mampu berbalik unggul 4-2 dari The Citizens.

"Banyak dari para jurnalis yang menanyakan kepada saya, mengapa tak menurunkan dua pemain bintang itu (Van de Beek dan Ezra)? Saya menjawab jika saya tak memberikan waktu bermain yang seimbang bagi tim, ketika saya pulang, saya akan kehilangan pekerjaan," kata Sasikumar, dikutip dari The Newpaper.

Diusia yang masih menginjak 22 tahun, Van de Beek sangat berpotensi menjadi pesepakbola yang disegani di Eropa.

Golnya ke gawang Tottenham kini, telah membuat Van de Beek dinobatkan sebagai pemain termuda ketiga Ajax (22 tahun 12 hari) yang mencetak gol di partai semifinal Liga Champions, setelah Mario Melchiot (20 tahun 170 hari) serta Nordin Wooter (19 tahun 237 hari).







Berita Terkait


1560840001725

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?