Buntut Keriucuhan Final PFL 2019, 3 Pemain Black Steel Diganjar Larangan Bermain


  •    Rissalah Maulana
  •    04/05/19 - 19:06
  •    15870

Bolalob

Komite Disiplin Federasi Futsal Indonesia merilis hukuman untuk beberapa pelanggaran di pekan terakhir Pro Futsal League 2019 yaitu pada babak final four 30-31 Maret lalu di GOR UNY Yogyakarta.

Yang disoroti dari final four PFL 2019 ini tentu saja kericuhan yang terjadi di final antara Vamos Mataram Kontra Black Steel Manokwari. Keputusan wasit memberikan hadiah penalti untuk Vamos berbuah protes keras dan lemparan botol dari tribun.

Akibat hal ini, Komdis menjatuhkan hukuman larangan bermainuntuk tiga pemain Black Steel. Ketiga pemain yang mendapatkan hukuman larangan bermain tersebut adalah Holypaul
'Evan' Soumilena, Aditya Muhammad Rasyid dan kapten Black Steel, Afdal. Lama hukumannya pun berbeda.


halaman 2 dari 3
Evan dan Afdal yang paling berat karena sang pemain dihukum larangan empat kali berlaga di Pro Futsal League musim 2020. Sementara Adit hanya dijatuhi larangan bermain sebanyak satu kali. Hukuman ini tetap berlaku untuk pemain meskipun dirinya berbeda klub di musim 2020.

Sementara hukuman berat lainnya harus diterima oleh asisten manajer Black Steel, Jeffry Sahuburua. Jeffry terkena hukuman larangan memasuki arena di Pro Futsal League 2020 selama satu musim.

Selain itu suporter Black Steel juga dilarang memakai atribut selama setengah musim di PFL 2020.

Meski begitu, Evan, Afdal dan Jeffry masih bisa melakukan banding paling lambat satu pekan setelah surat hukuman diterima klub.

halaman 3 dari 3


TOP 10 SAVES : Pro Futsal League 2019








Berita Terkait


1562905274529

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?