Berawal dari Youtube, Ini Cerita Pemain Indonesia yang Sempat Jadi Incaran Klub-klub Eropa


  •    Rifqi Fadhillah
  •    16/05/19 - 18:30
  •    1737

Bola.com

Menjadi sosok yang diidolakan tentu dibutuhkan suatu perjuangan. Saat ini terdapat banyak wadah di sosial media untuk bisa menunjukkan kemampuan serta bakat kita ke publik. Hal inilah yang juga dimanfaatkan oleh pesepakbola muda berbakat, Tristan Alif Naufal, dalam karirnya sebagai seorang persepakbola.

Tristan sejak kecil di sekolahkan sepakbola di Liverpool International Football Academy, Jakarta. Meski begitu, ketenaran dari Tristan didapatkannya melalui platform Youtube.




Bakat Tristan mulai dikenal oleh publik masyarakat sepakbola ketika videonya dengan aksi menggiring bola menyebar luas di Youtube dengan judul “Tristan Alif Naufal (Indonesia Football Star on The Making)”. Video Tristan mengolah si kulit bundar ini pun seketika langsung menjadi perbincangan publik.



Setelah itu, kemudian banyak pihak yang mengundang Tristan untuk menunjukkan kemampuan skill sepak bola yang diatas rata-rata untuk anak seusianya. Salah satunya, Tritan pernah diundang oelh salah satu acara untuk menampilkan aksinya di hadapan pelatih Manchester City, Pep Guardiola pada 30 Juni 2012 lalu.

Hal ini pun sempat mendapatkan pujian dari Pep Guardiola atas aksi mengolah si kulit bundar dari Tristan. Ketika itu, Tristan mulai dijuluki sebagai Lionel Messi asal Indonesia. halaman 2 dari 2
Karir sepak bola dari Tristan terus menanjak hingga salah satu akademi ternama belanda, Ajax Amsterdam mengundangnya untuk melakukan trial di Belanda pada tahun 2013.

Penampilan dari Tristan di klub Belanda pun sangat menonjol. Terbukti, Tristan mampu menjadi pemain terbaik pada salah satu ajang turnamen di Negara Kincir Angin tersebut.



Atas prestasinya itu, Tristan pun mendapatkan banyak tawaran dari berbagai klub Eropa. Setelah dari Ajax, Tristan menimba ilmu di akademi Feyenoord dan kemudian mencicipi klub Spanyol, dengan mengikuti trial bersama Leganes.



Namun meski begitu, karir Tristan di klub Eropa tak bisa berlanjut setelah memiliki masalah di keuangan keluarga. Bocah berjuluk Messi-nya Indonesia itu pun harus balik ke Tanah Air.

Perjuangan Tristan untuk menjadi pesepakbola ternama tak pupus begitu saja. Selang beberapa tahun kemudian, Tristan mendapatkan kembali peluang untuk menimba ilmu di Eropa setelah mendapatkan tawaran dari salah satu klub di sana. Namun, masalah keuang kembali membuat Ayah dari Trsitan ragu untuk memberangkatkan anaknya.

Di satu sisi, Tristan harus mengikuti seleksi timnas U-16 Indonesia setelah mendapat panggilan dari pelatih Bima Sakti.

Disitulah kegalauan Tristan dalam memilih karirnya di klub Eropa atau bergabung dengan timnas U-16 Indonesia. Pasalnya, undangan trial dari klub Eropa bentrok dengan jadwal seleksi timnas U-16.

Seleksi yang diikuti 41 pemain timnas U-16 akan digelar di NYTC Sawangan, Depok, pada 13-26 Mei 2019. Sementara jadwal keberangkatan Tristan ke Eropa mulai dari tanggal 20-27 Mei.



Dengan berat hati, akhirnya Tristan harus merelakan karirnya di klub Eropa dan memilih untuk bergabung ke timnas U-16 Indonesia. Diharapkan dengan pengorbanannya ini, Tristan mampu lolos seleksi dan membawa timnas Indonesia U-16 berbicara banyak di kancah internasional.







Berita Terkait


1538710202382

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?