Piala Dunia U-20: Andri Syahputra Starter, Qatar Kalah Telak dari Nigeria


  •    Rifqi Fadhillah
  •    25/05/19 - 00:57
  •    5134

ZIMBIO.COM

Tim nasional Qatar menyerah 0-4 kepada Nigeria, pada laga perdana Grup D Piala Dunia U-20 2019, di Tychy Stadium, Tychy, Jumat (24/5/2019) malam WIB. Gol Nigeria dicetak oleh Maxwell Effiom (12'), Henry Offia (24'), Dele-Bashiru (68) dan Aliyu (74).

Dengan hasil itu, Qatar duduk di dasar klasemen Grup D dengan nilai nol, sementara Nigeria di puncak klasemen dengan nilai tiga. Posisi kedua dan ketiga dihuni Ukraina dan Amerika Serikat, yang saling berhadapan pada Jumat (24/5/2019) atau Sabtu dini hari WIB.

Salah satu hal menarik yang dari laga tersebut adalah, barisan starter Qatar menampilkan seorang pemain kelahiran Indonesia, Andri Syahputra. Pada laga Qatar vs Nigeria itu, Andri bermain penuh.

Sayang, tampilnya Andri sebagai starter tak cukup membuat Qatar mampu menaklukkan Nigeria.




Andri lahir di Lhoksumawe, Aceh, pada 29 Juni 1999. Menurut ayah Andri, Agus Sudarmanto, tinggal di Indonesia hingga pindah ke Qatar pada 2005. Agus pindah ke Qatar karena bekerja di salah satu perusahaan Qatar, RasGas. halaman 2 dari 2
Andri memulai karier sepak bola di klub Al-Gharafa. Ia kemudian dipanggil masuk Aspire Football Academy. Bersama Aspire Football Academy, Andri menjadi top scorer Liga Utama Qatar tiga musim berturut-turut. 

Selama di Aspire Football Academy, Andri berkesempatan menjalani trial bersama sejumlah klub Eropa, antara lain Villarreal, Bayer Leverkusen, dan Stuttgart. 

Karier internasional Andri dimulai ketika membela timnas Qatar U-18 pada laga persahabatan melawan Inggris, di Aspire Football Academy, Qatar, Jumat (24/3/2017). Laga itu dimenangi Inggris 2-1.

Tiga hari setelahnya, Senin (27/3/2017), Andri membela timnas Qatar U-19, juga melawan Inggris. Kali ini, Qatar kalah 0-4. Melalui situs resminya,FA menyebut Andri sebagai pemain yang paling merepotkan Inggris. 

Sebelum tampil bersama Qatar U-18 melawan Inggris pada Maret 2017, Andri sempat dipanggil PSSI untuk mengikuti seleksi Timnas Indonesia U-19 yang kala itu ditangani Indra Sjafri untuk menghadapi Piala AFF U-19. Namun, Andri tidak memenuhi panggilan itu dengan pertimbangan fokus pada pendidikan.

Pada 2017, Andri masih berpaspor Indonesia dan bisa membela timnas Qatar pada level tingkat umur karena kebijakan pemerintah Qatar. Setelahnya, Andri mendapatkan kewarganegaraan Qatar. 

“Sesuai ketentuan yang ada itu sebagai bagian dari apresiasi atau award Pemerintah Qatar kepada warga negara asing yang bekerja di Qatar, yang dalam kesehariannya telah memperoleh status citizenship card tanpa harus berpindah menjadi warga negara Qatar,” demikian pernyataan resmi Kemenpora, seperti dilansir CNN Indonesia, pada September 2017.
Terakhir diubah:  25/05/19 - 01:02







Berita Terkait


1563240601883

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?