Djanur Minta Maaf, Jafri Bersyukur PSIS Imbang di Surabaya


  •    Gerry Putra
  •    31/05/19 - 11:10
  •    507

Liga Indonesia Baru

Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman meminta maaf belum bisa menang atas PSIS Semarang. Sedangkan pelatih PSIS, Jafri Sastra bersyukur bisa menahan Persebaya di kandangnya.

Persebaya dan PSIS berbagi poin usai keduanya meraih hasil imbang saat menjamu PSIS Semarang pada pekan ketiga, Kamis (30/5/2019) malam di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Bermain di depan pendukungnya, Bajul Ijo lebih dominan dalam pengusaan bola. Bahkan, Osvaldo Haay membawa Bajul Ijo menutup babak pertama dengan skor 1-0. Namun, gol Septian David pada babak kedua membuat laga berakhir dengan skor 1-1.




Bagi Persebaya, ini adalah untuk kali ketiga secara beruntun mereka gagal menang. Termasuk pada dua laga di kandang. Untuk itulah, pelatih yang akrab disapa Djanur itu mengucapkan permintaan maaf kepada para pendukung Persebaya.

"Kami tidak berhasil memenangkan laga di kandang. Kami memohon maaf kepada seluruh pecinta Persebaya. Ini hasil yang mengecewakan. Laga sepenuhnya kami kuasai lawan tidak memiliki kesmpatan tapi berhasil mencuri gol," ujar Djanur.

"Maaf sekali lagi fokus ke depan untuk lebih konsentrasi menyiapkan tim untuk tidak kehilangan poin lagi di kandang," tandasnya.

Berbeda dengan Persebaya, PSIS Semarang justru merasa senang dengan raihan satu poin. Pelatih Jafri Sastra memberi apresiasi yang tinggi kepada perjuangan Hari Nur Yulianto dan kawan-kawan yang sudah bekerja keras.

Meskipun hanya satu poin, Jafri Sastra menyebut bahwa PSIS sangat bersyukur. Sebab, satu poin tersebut didapat pada laga tandang.

"Kami bersyukur atas hasil yang kami dapatkan dan kami berada dalam kondisi lelah di babak pertama. Kita tertekan dari semua aspek. Kami lebih baik di babak kedua dan mencuri gol. Pemain sudah bekerja keras dengan tidak kenal lelah," kata Jafri Sastra.







Berita Terkait


1571013001816

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?