PSMS Bantah Belum Lengkapi Dokumen Pajak untuk Verifikasi Liga 2


  •    Gerry Putra
  •    14/06/19 - 11:10
  •    607

PSMS Bantah Belum Lengkapi Dokumen Pajak untuk Verifikasi Liga 2
Liga Indonesia Baru

PSMS Medan membantah belum mengurus Surat Pajak Tahunan (SPT) sebagai syarat adminstrasi yang diminta Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).

Sekretaris Umum PSMS Medan, Julius Raja mengaku persyaratan verifikasi dari BOPI yang belum terpenuhi adalah pelunasan gaji musim lalu. PSMS turun kasta ke Liga 2 setelah terdegradasi dari Liga 1 musim lalu.

Baca Juga :


Julius mengatakan gaji musim lalu sudah dibayarkan pada Desember 2018. Namun ada perbedaan persepsi antara manajemen dan pemain yang menyebut kontrak berakhir Januari.

Sedangkan untuk masalah pajak, manajemen PSMS di bawah PT Kinantan Medan Indonesia sudah mengurus kelengkapan SPT 2019.

“Pajak sudah lengkap. Segala Administrasi PSMS sudah lengkap. Semua persyaratan PSMS termasuk pajak sudah semua diserahkan ke sekretariat LIB. Masalah ke BOPI hanya soal tinggakan gaji. Kalau pahit-pahitnya mesti kami selesaikan, kami selesaikan.” Kata Julis kepada Bolalob.

“Manapula karena 300 sekian juta dari total tunggakan gaji ke pemain kami tidak ikut liga. Kami akan menyelesaikan ini sebelum kick off. Kami akan cari jalan keluar dan solusi sebelum liga dimulai. Kita kebut,” tuturnya.

Julius pun menyatakan bahwa dirinya sudah berkomunikasi dengan Plt Sekjen BOPI, Sandi Suwardi Hasan dan mengatakan PSMS sudah oke untuk masalah pelunasan gaji pemain dan pajak. Hanya masalah kontrak pemain musim ini yang segera diberesi.

"PSMS aman (gaji dan pajak), hanya kelengkapan kontrak saja (yang harus diberesi)," tuturnya.

Saat ini ada tiga klub yang masih belum melengkapi dokumen verifikasi Liga 2 selain PSMS, yakni PSPS Riau dan Sriwijaya FC. BOPI mencatat beberapa masalah seperti penunggakan gaji, laporan pajak, dan izin usaha yang berbeda menjadi penyebab belum keluarnya rekomendasi Liga 2.






Video Trending



Berita Terkait


1603377001730

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?