Deretan Pemain Muda Potensial di Copa America 2019


  •    Robert
  •    15/06/19 - 12:25
  •    1.527

Deretan Pemain Muda Potensial di Copa America 2019
Bolalob

Ajang tertinggi di Amerika Selatan (CONMEBOL) yakni Copa America 2019 akan dimulai pada akhir pekan ini di Brasil. Sebanyak 10 tim dari Amerika Selatan dan dua tim Asia akan saling bersaing untuk memperebutkan titel juara.

Ke-10 tim dari Amerika Selatan yang tampil pada putaran final adalah Brasil, Bolivia, Venezuela, Peru, Argentina, Kolombia, Paraguay, Uruguay, Ekuador, dan Cile. Sementara itu, dua klub Asia adalah Qatar dan Jepang.




Nama-nama pemain bintang seperti, Lionel Messi, Sergio Aguero, Luis Suarez dan James Rodriguez sudah tak asing di mata para penggemar sepakbola dunia. Namun banyak wajah baru yang layak aksinya ditunggu pada ajang kali ini. Berikut daftarnya: halaman 2 dari 4
Grup A

Brasil - Richarlison (Everton)



Melejit namanya sejak tampil di Liga Primer Inggris bersama Watford dan Everton. Seorang winger cepat dan mampu melewati bek lawan dengan mudah. Kemampuan Richarlison dalam mencetak gol pun patut diancungi jempol.

Ajang ini bisa membuat namanya naik karena ia merupakan dbeutan di timnas senior Brasil pada tahun 2019 ini. Apalagi tak adanya Neymar bisa membuat Richarlison mencuri perhatian publik. Dalam 34 pertandingan bersama Everton pemain berusia 22 tahun ini mampu mencetak 14 gol.

Bolivia - Edwin Saavedra (Bolivar)



Mengawali karir sebagai seorang bek, namun saat ini dirinya adalah gelandang serang yang kreatif. Pada usia 23, ia sudah hampir mendekati 200 penampilan untuk Bolivar dan periode singkat di klub Brasil Goias.

Saavedra tak takut untuk melepaskan tendangan spekulasi dari luar kotak pinalti.

Peru - Renato Tapia (Willem II, on loan from Feyenoord)



Tapia baru berusia 23 tahun, dan menjalani musim terbaiknya di Eropa bersama Willem II. Ajang Copa America 2019 bisa menjadi panggung untuk menaikan tawaran yang datang padanya. Ia adalah seorang gelandang tengah yang juga bisa mengisi pertahanan dan sering memutus serangan lawan.

Venezuela - Wuilker Farinez (Millonarios)



Farinez adalah bagian dari skuat Venezuela di Chili untuk Copa America 2015 ketika dia baru berusia 17 tahun. Farinez memainkan peran penting bagi timnas junior Venezuela setelah itu, membuat dampak besar dalam beberapa turnamen tingkat usia.

Saat ini bermain untuk Millonarios di Kolombia, Copa America akan menjadi peluang besar baginya untuk menunjukkan kepada dunia apa yang bisa lakukan. Eropa bisa menjadi perhentian berikutnya, dimana Benfica terdepan untuk bisa merekrutnya. halaman 3 dari 4
Grup B

Argentina - Giovani Lo Celso (Real Betis)



Buruan utama Tottenham pada bursa transfer musim panas kali ini. Kepergiannya dari PSG membuat ia lebih bebas dalam bermain bersama Real Betis. Dirinya akan menjadi pemain serbaguna bersama Lionel Messi di lini depan Argentina.

Jebolan dari akademi Rosario Central ini akan mendapatkan izin, kemampuan untuk bekerja di ruang sempit dan kaki kirinya bisa menjadikannya pasangan yang ideal untuk Messi dan penting bagi keberhasilan La Albiceleste. Total 16 gol dicetak oleh pemain berusia 23 tahun ini bersama Betis.

Paraguay - Matias Rojas (Defensa y Justicia)



Ekspektasi tinggi ada dalam diri Rojas di ajang Copa America kali ini. Sempat menjalani masa pinjaman di Lanus sebelum dipermanenkan oleh klub Argentina laiinya Defensa y Justicia. Dia menjadi pemain kunci bagi tim Sebastian Beccacece, yang memastikan tempat kedua bersejarah di Superliga 2018-19. Seorang gelandang tengah yang dikenal karena umpan-umpannya yang berbahaya dan passing, Rojas telah menandatangani kontrak untuk bergabung dengan Racing Club musim depan.

Qatar - Almoez Ali (Al-Duhail)



Top skor Piala Asia 2019 dan memecahkan rekor gol Ali Daei (Iran) dengan 9 gol, seorang predator di lini depan Qatar. Ali - lahir di Sudan dan status kewarganegaraannya sempat diperdebatkan, tetapi ia diizinkan untuk terus mewakili Qatar.

Dia berkembang di sejumlah timnas junior Qatar dan juga klubnya Al-Duhail, kecepatan menjadi salah satu andalannya dalam bermain dan tentu saja insting mencetak gol.

Kolombia - Luis Diaz (Junior)



Diaz adalah pemain sayap yang sangat bertehnik tinggi dia bisa menjadi pemain pengganti yang bagus dalam sebuah pertandingan.

Bakatnya ditemukan oleh Carlos Valderrama dan 'El Pibe' merekomendasikan Junior untuk merekrutnya. Dia telah menjadi bintang sepak bola liga Kolombia, dengan tawaran datang dari River Plate dan Cardiff City. Diaz merupakan seorang gelandang serang lengkap yang bisa memberikan ancaman. halaman 4 dari 4
Grup C

Chile - Erick Pulgar (Bologna)



Pulgar mungkin akan diberi kesempatan untuk bersinar di lini tengah tengah pada ajang Copa America setelah musim impresifnya bersama Bologna di Italia. Pemain berusia 25 tahun itu bagus dalam menguasai bola, mengoper dengan baik dan dapat memainkan peran bertahan juga.

Dia juga memiliki catatan penalti yang sangat baik, yang bisa berguna bagi Chili di Copa America ini, mengingat bagaimana final 2015 dan 2016 dimenangkan melalui babak adu penalti.

Jepang - Takefusa Kubo (FC Tokyo)



Winger kiri dan bisa tampil sebagai pemain depan, pemain berusia 18 tahun ini memiliki julukan Messi dari Jepang. Dia menghabiskan awal karirnya di junior bersama La Masia yang terkenal di Barcelona, dan kemampuan teknisnya merupakan bukti emas.

Sangat baik dengan kedua kaki, sangat terampil dan mampu melihat dan melayang ke ruang yang tidak bisa dimiliki pemain lain, Kubo memiliki potensi untuk berkembang menjadi pemain yang luar biasa. Pelatih Hajime Moriyasu akan mencoba untuk mengelola harapan, tetapi akan terlalu sulit untuk menjaga pemain berbakat di luar lapangan terlalu lama.

Ekuador - Jhegson Sebastian Mendez (Orlando City)



Pelatih Hernan Dario Gomez akan menerapkan pendekatan defensif yang akan merupakan kemampuan terbaik Mendez.

Gelandang bertahan ini unggul dalam efisiensi tekel dan stamina tanpa henti. Baru berusia 22 tahun dan telah menunjukkan bahwa ia mampu menjaga pemain lawan tanpa gegabah atau terlalu agresif.

Uruguay - Nahitan Nandez (Boca Juniors)



Ia sudah memiliki tempat reguler di lini tengah Uruguay dalam satu tahun terakhir. Mampu menjaga kedalaman permainan dan juga melepaskan umpan ke pemain depan. Ajang Copa America ini bisa membuatnya pindah ke Eropa dalam waktu dekat.






Video Trending



Berita Terkait


1593840601740

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?