Messi Terancam Tak Bisa Tampil di Piala Dunia 2022 dan Copa America 2020


  •    Robert
  •    08/07/19 - 15:40
  •    3044

The Indian Express

Megabintang Argentina Lionel Messi nampak begitu kesal dengan penyelenggaraan Copa America 2019, baik dari segi lapangan maupun kepemimpinan wasit.

Dirinya tak segan melontarkan pernyataan keras kepada Federasi Sepakbola Amerika Selatan atau CONMEBOL, yang disebut pemain Barcelona itu korupsi dan Brasil sudah diatur untuk menjadi juara.

Argentina kalah dari Brasil 2-0 di semifinal, di mana mereka tak mendapatkan penalti dari wasit. Setelah kalah, Messi mengkritik wasit di depan para wartawan.




Setelah pertandingan, Messi berkata, "Kami tidak harus menjadi bagian dari korupsi ini. Kurangnya rasa hormat yang mereka tunjukkan kepada kami sepanjang turnamen ini.

"Sayangnya, korupsi, wasit, mereka tidak mengizinkan orang menikmati sepakbola, mereka sedikit merusaknya.

"Saya pikir piala ini tetap untuk Brasil. Saya harap VAR dan wasit tidak ada hubungannya di final ini dan bahwa Peru dapat bertanding karena mereka memiliki tim untuk melakukannya walaupun saya pikir itu sulit."

Messi juga menyarankan bahwa kartu merah yang ia terima dalam pertandingan melawan Chili adalah karena komentar yang dibuatnya pada wasit. Itu adalah akrtu merah kedua Messi sepanjang karir profesionalnya. halaman 2 dari 3
Tanggapan CONMEBOL

CONMEBOL kini telah mengeluarkan pernyataan bahwa komentar Messi tidak dapat diterima dan itu menunjukkan "kurangnya rasa hormat" untuk Copa America.

"Dalam sepakbola terkadang Anda menang dan terkadang Anda kalah serta menerima hasil pertandingan dengan kesetiaan dan rasa hormat adalah pilar mendasar dari permainan yang adil. Hal yang sama berlaku untuk keputusan wasit, yang manusiawi dan tidak akan pernah sempurna," bunyi pernyataan resmi CONMEBOL.

"Tidak dapat diterima bahwa karena insiden yang sesuai dengan kompetisi, di mana 12 Bangsa berkompetisi, semua dalam kondisi yang sama, ada tuduhan tidak berdasar yang keliru merepresentasikan kebenaran dan menilai integritas Copa America. Mengatakan tuduhan mewakili kurangnya rasa hormat terhadap kompetisi, semua pemain sepak bola yang terlibat dan ratusan profesional CONMEBOL, lembaga yang sejak 2016 tanpa lelah bekerja untuk transparan, memprofesionalkan dan mengembangkan sepakbola Amerika Selatan."
halaman 3 dari 3
Ancaman Sanksi Dua Tahun

Messi sendiri terancam hukuman penjara selama dua tahun akibat tuduhan seriusnya kepada CONMEBOL.

Menurut aturan CONMEBOL, menghina federasi dan pejabatnya adalah pelanggaran. Seperti yang ada di Artikel 7 dari buku aturan CONMEBOL menyatakan berbagai pelanggaran yang dapat dijatuhkan, yang menunjukkan bahwa Messi dalam masalah.

Butir 2 (b) dari artikel itu menyatakan, "Berperilaku menyinggung, menghina atau membuat pernyataan fitnah dalam bentuk apa pun" dan butir 2 (d) menyebutkan, "Menghina dengan cara apa pun dan dengan cara apa pun untuk CONMEBOL, otoritasnya, pejabat , dll. ", sebagai pelanggaran sanksi.

Sekarang, mengikuti aturan, Messi menghadapi larangan hingga dua tahun. Presiden Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA), Claudio Tapia, mengisyaratkan hal yang sama dengan berkata, "Saya tidak bisa berbicara karena saya bisa dikenai sanksi selama dua tahun".

Jika Messi memang mendapat sanksi seperti itu, ia akan kehilangan babak kualifikasi untuk Piala Dunia 2022 di Qatar dan Copa America 2020 di Argentina dan Kolombia.







Berita Terkait


1568005801798

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?