(Blibli Indonesia Open) Akane Juara, Jepang Bawa Pulang Dua Gelar


  •    djarumbadmintoncom
  •    21/07/19 - 17:06

Djarum Badminton


Jakarta | Gelar juara di nomor tunggal putri Blibli Indonesia Open 2019 BWF World Tour Super 1000 menjadi milik pebulutangkis Jepang, Akane Yamaguchi. Bertanding di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (21/7), Akane sukses mengandaskan perlawanan wakil India, Pusarla V. Sindhu lewat kemenangan dua game langsung dengan skor 21-15 dan 21-16. Hasil manis ini lantas menjadi gelar perdana bagi Akane saat berlaga di Indonesia.

“Ini pertama kalinya saya menang di Indonesia dan di turnamen level Super 1000. Jadi saya sangat senang sekali dengan hasil ini,” ujar Akane Yamaguchi kepada Djarumbadminton.com.

Akane cukup memegang kendali permainan di game kedua. Tunggal putri peringkat empat dunia ini bahkan mampu mengantisipasi setiap pergerakan dan serangan yang coba dibangun Sindhu. “Sindhu punya postur tubuh yang lebih tinggi dari saya dan smash-nya pun cepat dan kencang. Jadi sepanjang pertandingan tadi, sebisa mungkin saya harus bisa mengantisipasi serangan-serangannya,” jelasnya.

Kekalahan yang dialami Akane pada pertemuan terakhir kontra Sindhu, rupanya menjadi motivasi tersendiri bagi pebulutangkis asal Negeri Sakura ini. Apalagi, Akane juga sedang dalam misi pengumpulan poin jelang Olimpiade Tokyo 2020 mendatang.

“Di pertemuan terakhir, saya kalah dari Sindhu. Itulah yang menjadi salah satu motivasi saya untuk memenangkan pertandingan kali ini. Ditambah lagi, saya sangat ingin bisa tampil di Olimpiade 2020 nanti. Walaupun persaingannya ketat, tapi saya akan terus berusaha. Yang pasti, saya sangat senang dengan gelar juara kali ini,” tutup Akane.

Di sisi lain, Pusarla V. Sindhu mengaku harus puas dengan gelar runner up yang didapatkannya pada ajang Blibli Indonesia Open 2019 BWF World Tour Super 1000 ini. Sebab, ia merasa sudah berusaha tampil maksimal dan memberikan yang terbaik sepanjang pertandingan.

“Hari ini pentandingan yang sangat bagus. Saya merasa sudah bermain dengan bagus dan begitu juga dengan Akane. Saya beberapa kali membuat kesalahan sendiri saat sedang unggul di pertandingan final ini. Walaupun cukup kecewa karena belum bisa menjadi juara, tapi ini menjadi pengalaman yang luar biasa buat saya,” ungkap Sindhu selepas pertandingan.

“Tentunya persaingan di sektor tunggal putri saat ini sudah sangat berbeda dengan beberapa tahun lalu. Saya rasa semua pemain sudah berada di level yg sama saat ini, khususnya di top 10 dunia, persaingan sangat ketat dan merata,” pungkasnya.

Dengan hasil ini, Jepang sukses membawa pulang dua gelar juara dari sektor tunggal putri melalui Akane Yamaguchi dan ganda putri lewat pasangan Yuki Fukushima/Sayaka Hirota.








Berita Terkait


1565266753000

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?