Jelang Community Shield: Pep Guardiola dan Juergen Klopp Memanas dan Saling Kritik


  •    Murtianto
  •    03/08/19 - 11:10
  •    413

Jelang Community Shield: Pep Guardiola dan Juergen Klopp Memanas dan Saling Kritik
Dailymail.co.uk

Jelang pertemuan Liverpool dan Manchester City diajang Community Shield di Stadion Wembley, London, Minggu (4/8), pelatih kedua klub, Juergen Klopp dan Pep Guardiola memanas dan saling melemparkan kritik.

Klopp menyerang dengan perkataan, Man-City beroperasi di atas 'pulau fantasi transfer. Itu karena Man-City dinilai jor-joran dalam pembelian pemain setiap musimnya.

Klopp menyebut Man-City, Real Madrid, Barcelona dan Paris Saint-Germain, sebagai tim yang berbelanja jor-joran sekalipun ada pembatasan Financial Fair Play dari badan sepak bola Eropa UEFA.




"Kelihatannya ada empat klub di dunia yang bisa melakukannya secara konstan. Madrid, Barcelona, City dan PSG. Apa pun yang mereka inginkan, mereka lakukan," kata Klopp seperti dikutip AFP.

Pep Guardiola merasa terusik dengan pernyataan tersebut. Ia pun menjawab dengan versinya sendiri. "Klaim itu mengganggu saya. Tentu saja mengganggu saya karena tidak benar kami belanja 200 juta pound pada setiap pasar transfer," kata Guardiola, Sabtu (2/8).

"Saya tidak suka karena itu tidak benar. Musim lalu kami membelanjakan 17 juta pound untuk seorang pemain," tegas Guardiola. Pemain itu adalah Riyad Mahrez yang dibeli pada harga 60 juta pound.

Tapi rekor harga pemain ini disalip Liverpool yang pada saat yang sama membeli Virgil van Dijk sebesar 75 juta pound dan kiper termahal di dunia Alisson Becker yang mereka beli pada 67 juta pound.

Musim panas ini Man-City hanya mengeluarkan 62 juta pound untuk mendapatkan gelandang Atletico Madrid Rodri. Tapi harganya ini tidak seberapa jika dibandingkan dengan Real yang membeli Eden Hazard dan Barca yang membeli Antoine Griezmann masing-masing pada harga di atas 100 juta euro.

"Dua musim silam jika kami belanja banyak itu karena saya menangani tim yang 10 atau 11 pemainnya di atas 30 tahun, kami harus menyelesaikannya," jelas Guardiola.

"Tetapi kami tak bisa belanja 200 juta pound setiap musim. Contohnya, musim lalu Liverpool belanja lebih dari 200 juta dolar, dan mereka tidak bisa melakukan itu musim ini, sama saja kan. Saat ini klub-klub tidak bisa belanja banyak setiap musim," kata Guardiola.






Video Trending



Berita Terkait


1596335402042

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?