Fakhri Menyebut Piala AFF U-18 2019 Menyiksa Anak-Anak


  •    Kukuh Wahyudi
  •    15/08/19 - 07:29
  •    5034

Timnas U-18. (Kukuh Wahyudi/Bolalob)

Mengakhiri fase penyisihan Grup A Piala AFF U-18, pelatih Indonesia U-18, Fakhiri Husaini, mengaku tim besutannya mulai kehabisan “bensin”. Menurutnya, hal itu terjadi lantaran babak grup yang padat.

Dimulai dari 6 Agutus 2019 dan berakhir pada 14 Agustus 2019, setiap kontestan Grup A harus bermain sebanyak lima kali. Alhasil, mereka hanya memiliki waktu istirahat antarpertandingan,.

Fakhri mengatakan beberapa pemain yang rutin ia andalakan kondisinya mulai menurun. Jadi, timnas tidak bisa tampil sebagaimana mestinya.

“kondisi ini sebenarnya bukan dialami Indonesia saja tetapisemua tim. Kami terjadi pemurunan fisik. Kami yang beranggapan punya ke dalaman tim yang cukup baik ternyata bermasalah juga,” ucap Fakhri usai laga terakhir Grup A kontra Myanmar (14/8/2019).




Rotasi pun tak berjalan lantaran pemain pengganti tak sesuai ekspektasinya.

“Pemain yang kami harapkan dapat menggantikan pemain yang terus-terusan main nyatanya tidak bisa berkontribusi baik untuk tim ini,” katanya melanjutkan.

“Jadwal terlalu padat. Pada 6-14 Agustus main lima pertandingan. Ini turnamen terlalu menyiksa anak-anak,” tutur pelatih berusia 54 tahun itu.

halaman 2 dari 2







Berita Terkait


1566217395742

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?