Singgung Pacheco dan Jaimerson, Xandao Termotivasi Meneruskan Reputasi Bek Brasil di Persija


  •    Rizqi Ariandi
  •    31/08/19 - 10:40
  •    779

Rizqi Ariandi/Bolalob

Persija Jakarta resmi mengontrak bek asal Brasil, Alexandre Luiz Reame atau yang karib disapa Xandao sampai akhir musim Liga 1 2019. Kedatangan Xandao diharapkan mampu mengatrol posisi tim Ibu Kota yang saat ini terpuruk di papan bawah.

Sebagai pemain asal Brasil, Xandao diharapkan jadi suksesor Willian Pacheco dan Jaimerson Xavier. Dua bek Persija asal Brasil pada tiga musim terakhir.

Willian bermain untuk Persija selama dua musim, pada 2016 dan 2017. Sempat tampil meragukan di musim pertamanya, Willian mampu memperbaiki penampilannya dan jadi pemain penting Persija di musim 2017.

Pemain bernama lengkap Willian Silva Costa Pacheco mampu jadi tembok kokoh Persija. Di musim 2017, Persija jadi tim yang paling sedikit kebobolan. Hanya 24 kali dalam 34 pertandingan. Selain kukuh di belakang, Willian juga cukup produktif di tahun keduanya. Dia mencetak lima gol dari 30 penampilan.




Performa apik Willian berhasil menarik minat tim asal Malaysia, Selangor FA. Willian pun memutuskan hijrah ke Selangor pada musim 2018 sebelum di awal musim 2019 kembali ke Indonesia dan bergabung dengan Bali United.

Setelah kehilangan Willian, Persija kembali mendatangkan bek dari negeri Samba, Jaimerson Xavier. Keputusan yang tepat. Jaimerson mampu tampil lebih baik dari pendahulunya. Secara tim, dia berhasil membantu Persija merebut tiga gelar dalam semusim, termasuk Liga 1. Lalu secara individu, Jaimerson mampu menorehkan tujuh gol dari 30 penampilan.

Sayangnya, Persija harus kehilangan Jaimerson di akhir musim. Dia memutuskan untuk hijrah ke Madura United. Jauh sebelum kedatangan Willian dan Jaimerson, tim berjulukan Macan Kemayoran punya palang pintu hebat dari Brasil. Dia adalah Antonio Claudio. Toyo -sapaan karib Antonio Claudio- berhasil mempersembahkan gelar juara Liga Indonesia 2001. Saat ini, Toyo berstatus sebagai asisten pelatih Julio Banuelos sekaligus penerjemah.

Catatan-catatan apik yang ditorehkan tiga bek asal Brasil di Persija membuat Xandao termotivasi. Mantan pemain Sporting Gijon tersebut bertekad melebihi prestasi para pendahulunya itu.

"Saya senang dengan reputasi pemain Brasil yang pernah main di Persija. Mereka punya catatan bagus. Itu memotivasi saya untuk tampil baik. Saya akan berbuat yang terbaik untuk Persija," kata Xandao.

Pemain 31 tahun itu pun mengaku sudah menjalin komunikasi dengan Jaimerson. Dari komunikasi itu, Xandao menggali informasi mengenai Persija dan Liga Indonesia.

Soal Jaime, saya baru-baru ini mengenalnya, saya sudah berkomunikasi. Dia menyampaikan hal-hal positif tentang Persija dan saya termotivasi untuk membela Persija di tahun 2019 ini," tutur Xandao.





Video Trending



Berita Terkait


1586241002210

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?