Tembok Kokoh Baru di Southampton, Siapa Sih Kevin Danso?


  •    Robert
  •    03/09/19 - 19:40
  •    833

Bolalob

Di dua laga awal Liga Primer Inggris musim ini Pelatih Southampton, Ralph Hasenhuttl memainkan tiga bek dalam formasinya, namun dua kekalahan mereka dapat baik dari Liverpool (1-2) dan juga Burnley (0-3).

Hasenhuttl sadar bahwa formasi itu tak berjalan dengan baik, ia pun langsung mengembalikan pakem lama Soton dengan posisi empat bek dalam taktik 4-4-2.

Dalam dua laga terakhir empat poin berhasil didapat oleh Soton, yakni kemenangan 2-0 dari Brighton dan menahan imbang Manchester United 1-1. Dan pada dua laga ini Hasenhuttl pun menurunkan sosok Kevin Danso. Pemain asal Austria itu mengirimkan umpan untuk gol peyeimbang Soton yang dicetak oleh Jannik Vestergaard. Walau di laga terakhir melawan United, Danso harus diusir lapangan karena mendapat dua kartu kuning akibat tekel kerasnya terhadap Scott McTominay.




Danso bermain baik menjadi bek kiri, walau posisi asli dirinya adalah bek tengah. Soton mendapatkan Danso dengan status pinjaman dari Augsburg di tenggat waktu transfer Liga Primer Inggris beberapa pekan lalu. Jadi Siapa Sih Kevin Danso?


Baru berusia 20 tahun, Danso telah mengungkapkan bagaimana sosok pelatih Ralp Hasenhuttl adalah alasan utama baginya untuk pindah ke Southampton.

"Ini adalah impian masa kecil saya untuk bermain di Liga Premier dan akhirnya menjadi kenyataan," katanya kepada situs resmi Soton.

“Saya menantikannya, terutama bermain untuk klub yang hebat jadi saya hanya ingin memulai. Dia [Hasenhüttl] sangat berpengaruh. Saya kenal dia dan pekerjaan yang telah dia lakukan di Bundesliga.

“Dia orang Austria, saya juga orang Austria jadi dia sangat penting bagi saya dalam keputusan saya untuk datang ke sini. Aku siap untuk mengenalnya, mengenal taktiknya dan menendang." halaman 2 dari 5
Bermula dari MK Dons

Danso pindah bersama orang tuanya yang berasal dari Ghana ke Inggris tepatnya di Milton Keynes ketika dia berusia enam tahun, dan dia berbicara bahasa Inggris dengan fasih. Dia bergabung dengan akademi MK Dons pada usia 9 tahun, di tahun yang sama saat Dele Alli berusia 11 tahun.


“Di Inggris sangat sulit untuk datang sebagai pemain muda, jadi kami mulai berpikir: Di mana peluang terbaik untuk menjadikannya sebagai pemain sepakbola profesional? Saya tahu pindah ke Jerman akan membuat saya keluar dari zona nyaman saya, tetapi saya benar-benar ingin membuatnya dan saya memahaminya pada usia muda," ujar Danso saat bergabung dengan Ausburg.

Ia pun melanjutkan karir ke akademi Augsburg pada tahun 2014, musim sebelum bintang Inggris Alli dijual ke Tottenham Hotspur. halaman 3 dari 5
Debut profesional bersama Augsburg

Pada 3 Maret 2017, Danso melakukan debut Bundesliga untuk Augsburg pada usia 18 tahun dan 165 hari, menjadi pemain termuda yang membuat penampilan liga dalam sejarah klub. Seminggu kemudian, ia menandatangani kontrak baru berdurasi empat tahun. Dia kemudian terus memperkuat tempatnya di tim utama.


Danso memiliki musim yang baik pada tingkat individu walau Augsburg kesulitan di Bundesliga. Mereka finis di urutan ke-15, tetapi pemain muda Austria itu adalah aset bersinar dan terus berkembang pesat. Danso pandai membaca permainan dan memiliki kesadaran yang baik dalam menjaga lawan.

“Saya sangat menghormati bagaimana dia berurusan dengan hal-hal kecil dan itu menunjukan karakternya dan dia tidak kehilangan kerendahan hatinya meskipun dia adalah pemain yang besar dan kuat!," ujar pelatih Augsburg, Manuel Baum. halaman 4 dari 5
Mirip Marcel Desailly

Postur tubuh, kecepatan, posisi dan bahkan gaya berjalan Danso, mengingatkan kita pada mantan bek Perancis, AC Milan dan legenda Chelsea Marcel Desailly.

Danso tangguh dalam duel udara, sama-sama mahir bermain sebagai bek maupun gelandang bertahan. Dia adalah pemain muda serbaguna yang mampu melangkah keluar dari pertahanan untuk menekan lawan secara agresif.


Di usia 20 tahun, Danso telah membuat 46 penampilan profesional di dua liga top Eropa dan terlihat sangat mengesankan dalam dua pertandingan pertamanya dengan Southampton.

“Dia menunjukkan sejak hari pertama dia di sini bahwa dia tahu bagaimana mempertahankan. Dia tahu cara bermain sepakbola dan, secara fisik, memiliki opsi yang sangat bagus," pujian dilontarkan oleh Hasenhuttl.

“Dia sangat cepat dan juga pandai melompat untuk mendapatkan sundulan. Pada usia ini, dia sangat berpengalaman karena dia memainkan banyak pertandingan di Jerman."

“Pemuda ini memiliki banyak potensi dan kami akan mengembangkannya karena ia berpikiran terbuka dan bekerja keras. Ini persis jenis pemain yang kami cari dalam filosofi kami." halaman 5 dari 5
Langganan Tim Nasional Austria

Danso telah lama berada dalam tahapan tim nasional Austria. Dia telah mewakili Austria sampai ke tim senior, di mana dia telah membuat enam penampilan.


Sebagian besar capsnya datang di tim U-21, dan ia pergi ke Kejuaraan Eropa musim panas ini, di mana ia mencetak gol melawan finalis Jerman.

Masa Depan?

Danso telah diuntungkan dari kemampuannya untuk beroperasi dalam dua posisi yang berbeda. Fleksibilitasnya tentu saja merupakan sifat utama, tetapi apa yang dia miliki adalah pengetahuannya tentang kapan harus keluar dan menekan lawan. Dia tinggi (190 cm), kuat, cepat dan sulit untuk dilewati, membuatnya cocok untuk tim yang bermain garis tinggi, seperti Southampton.

Penampilan kokoh Danso musim ini bisa membawanya kepada transfer permanen di Southampton atau bahkan klub top Inggris lainnya pada musim depan. Namun perjalanan itu masih panjang bagi Danso.
Terakhir diubah:  07/09/19 - 22:00







Berita Terkait


1572055915587

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?