Reaksi La Grande Indonesia Usai Muncul Petisi Larangan ke SUGBK


  •    Gerry Putra
  •    08/09/19 - 16:30
  •    5447

Gerry Putra/Bolalob

Kericuhan saat laga Timnas Indonesia kontra Malaysia, di Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (5/9/2019) membuat munculnya petisi larangan La Grande Indonesia dan Ultras Garuda ke SUGBK.

Pada laga 'panas' tersebut, memang sempat terjadi kericuhan di tribune selatan. Tribune tersebut ditempati oleh kelompok Ultras Garuda. Sedangkan tribune utara yang didiami La Grande Indonesia terbilang aman dari kericuhan.

Hal itu membuat publik sepak bola Indonesia kecewa. Bahkan muncul petisi tersebut yang terangkum di change.org yang membuat dua kelompok suporter itu terpojok.

Salah satu pendiri La Grande Indonesia, Benediktus Arden, mengatakan petisi tersebut dinilai tak berdasar. Ia juga menolak mengomentari kericuhan yang terjadi.




"Mungkin kurang jauh mainnya yang buat petisi itu. Kondisi kericuhan awalnya bukan dari tribune kami. Jadi saya tidak bisa berkomentar soal kericuhan karena memang bukan berasal dari tribune utara," kata Arden kepada Bolalob.

Meski mendapat pandangan kurang baik usai kericuhan tersebut, Arden mengatakan La Grande tetap dengan tujuannya mendukung perjuangan Timnas Indonesia.

"Silahkan tolak identitas kami, tapi semangat dukungan dan cinta kami tetap untuk Timnas Indonesia," tuturnya.

La Grande Indonesia juga terlihat hadir dalam pertandingan uji coba Timnas Indonesia U-19 melawan Iran U-19, di Stadion Patriot, Bekasi, Sabtu (7/9/2019). Sedangkan Ultras Garuda tak hadir secara kelompok.







Berita Terkait


1579860003639

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?